Pada December 2017 aku dan ibuku mengunjungi negara Jepang. Jepang adalah salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh turis. Tidak heran kalau mereka ingin dan sering mengunjungi negara ini, karena negara ini memiliki banyak tempat-tempat menarik dan pastinya bagus untuk foto-foto dan di post di Instagram.

Advertisement

 

Jujur saja perjalanan ku di Jepang kurang memuaskan karena memakai tour yang dibataskan untuk berpergiaan dari tempat ke tempat. Orang-orang Jepang amat ramah, namun sedikit sulit untuk berkomunikasi karena sebagian besar tidak bisa berbahasa Inggris.

 

Advertisement

Pesawat yang saya gunakan adalah Ana Airlines, dan hari pertama saat aku sampai di Jepang kita pun langsung menuju ke destinasi pertama yaitu Universal Studio. Jujur saja aku tidak mengerti satu kata pun yang mereka ucapkan saat aku mencoba salah satu permainan bersama ibuku, kita harus berpura-pura untuk ketawa, dan lebih memalukannya kita ada di tengah-tengah, permainannya adalah menonton 3d Terminator di dalam bahasa Jepang. Tadinya aku ke Universal Studio hanya untuk berkunjung ke Harry Potter land tetapi hanya ada jam tertentu jadi aku hanya membeli barang-barang Harry Potter di merchstore mereka. Antrian pun juga penuh yang membuat main permainan apa pun susah.

 

Di Jepang aku pun juga mengunjungi tempat-tempat traditional lainnya seperti Buddhist temple Sensō-ji, Fushimi Inari Taisha dan temple-temple lainnya. Saat mengunjungi temple aku bisa melihat kebudayaan Jepang, dengan makanan street-foodnya di pinggir jalan dan oleh-oleh yang beragam. Walaupun aku berada di Jepang, aku pun hanya makan sushi sekali, dan hampir setiap hari makan daging bakar. Bukan cuma mengunjungi temple-temple di Jepang namun aku pun juga mengunjungi DisneyLand dan DisneySea.

 

Di Disney Sea, aku hanya mengndarai satu permainan yaitu Volcano Mountain yang mirip seperti arum jeram. Dan hari berikutnya, aku pergi ke Disneyland, di situ aku main beberapa permainan seperti Pirates of the Caribbean, Snow White, dan yang lainnya. Aku juga mengunjunggi Harajuku, dan sayangnya saat aku ke Harajuku, aku tidak enak badan. Di Harajuku, aku hanya makan Mcdonalds dan beli kuku-kukuan.

 

Jujur saja saat di Jepang, aku tidak mencicipi banyak street food mereka yang aku ingat hanya makan tahu yang di steamed dan di siram dengan saus soy sauce dan ditaburkan katsuobushi (fish flakes) dan chilli powder. Aku ingat betapa enaknya makan-makanan yang hangat di saat kedinginan. Namun aku juga mencoba es krim vanilla karena aku tidak suka matcha atau green tea. Di DisneyLand pun aku tidak mencoba banyak snack, karena disana sunguh rame dan antrian untuk makan di restoaran pun bisa sejam. Walaupun tidak mencoba snack-snack aku tetap mengantri di salah satu restoran deket Volcano Mountain di DisneySea, antrian pun sekitar satu jam. Aku dan ibuku memesan, kids meal dan udang dan ada kerupuknya. Dan dalam satu minggu itu aku hanya makan daging sapi di Jepang dan hanya sekali makan sushi.

 

Menurut aku yang paling ku nanti di Jepang adalah Disney dan foto-foto aesthetic yang bisa aku ambil, tetapi menurut ibuku, dia menantikan tas Bao Bao. Tas Bao Bao pun adalah merek tas yang populer dan khas yang harus dibeli di Jepang. Design tas pun selalu sama namun model-model tasnya berbeda-beda. Seminggu aku di Jepang sangat seru namun kurang memuaskan, aku harap aku bisa mengunjungi negara Jepang lagi dan mengeskplorasi tempat dan makanan yang belum aku kunjungi.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya