Kau bagiku adalah mimpi, yang kutemui ketika aku terlelap, yang hanya bisa kulihat saat mata ini terpejam, yang wajahnya kubelai lembut saat kesunyian malam bersama dengan dentang jam dinding yang memecah kesunyian itu.


Mimpi itu menyedihkan

Mimpi itu kejam, ia membiarkanku menemuimu lalu ia akan membawamu pergi saat aku terbangun. Kamu juga kejam, karena dalam lelapku engkau ada di sisiku, lalu saat aku terbangun, aku tau kamu akan menghilang. Mimpi ini menyedihkan sekaligus membahagiakan, karena setidaknya aku bersamamu meskipun dalam ketidaktahuanmu. Aku bisa tersenyum bersamamu, menyentuhmu dan merasakan kehadiranmu.

Waktu pun kejam

Waktu selalu saja kejam, dia tak akan pernah membiarkan kita mengulang yang telah terjadi, dia terus saja berjalan tanpa peduli. Dan kini, sang waktu itu pun tidak memberi kesempatan kita bersama, betapa kejamnya ia, walau hanya beberapa saat aku ingin menyentuhmu dalam nyata dan bukan mimpi, aku ingin mendengar ucapan mesra dan melihat senyuman lembut darimu.


Kau selalu tersenyum padaku saat kita hanya sekedar bertemu di jalan. Dan aku sangat menyukainya. Tak bisakah waktu melakukan ini untukku? Tak bisakah ia membawamu ke sisiku walau hanya sesaat?


Mengingat di beberapa kesempatan kita pernah bertemu, aku rindu akan senyuman manis dari bibirmu yang menyapaku, yang meskipun sekedar untuk berbasa-basi tapi itulah keindahan yang selalu ku ukir dalam ingatanku dan yang selalu terlintas di pikiranku saat aku mulai berbaring di tempat tidurku. Dan merupakan nada yang begitu indah saat aku mendengar kau meyebut namaku.

Hatimu mungkin telah menyimpan satu nama

Jujur saja, aku begitu iri pada seseorang yang namanya telah kau tulis rapi di hatimu. Betapa beruntungnya dia. Lalu maafkan aku yang masih sering mencuri waktumu dan tanpa sepengetahuan siapapun aku menemuimu dalam mimpi itu. Tapi aku juga tidak bersalah, meski mencintaimu tapi aku setia menyimpannya dalam diam.


Lalu setidaknya biarkan aku terus melakukannya. Biarkan cinta ini terus bertumbuh tanpa engkau ketahui. Ah, kau benar-benar adalah mimpi bagiku.


Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya