Kamu mampu bersuara lirih tanpa satu orang pun mengetahui. Saat kamu berbisik lirih kepada hati yang tak bertuan. Kamu menyelinap tanpa henti dekat kepada hati. Namun ragamu berlalu. Karena kamu adalah misteri terindah di sepanjang perjalananku meniti hari. Menyapa hari dengan kembali berharap dan bersyukur atas segala karunia yang telah diberikan Ilahi. Kamu adalah misteri terbesar di dalam hidup ini, yang raut bayang rupanya masih menggelayut tak pernah memudarkan diri. Kamu misteri terbesar di dalam hidup ini, yang selalu mengingatkanku akan kekuatan dan keikhlasan menjalani kehidupan yang keras dan penuh liku ini. Kamu adalah misteri terbesar yang ada di dalam hidup ini, yang selalu menjadi topik terindah dan menjadi perbincanganku kepada Ilahi disetiap panjang sujudku merebahkan diri.

Coretan hari pada raga yang menjauh pergi. Berbahagialah dan tersenyumlah selalu dirimu di sana dalam memijaki hari. Sebab, hati sampai kapan pun jaraknya terbentang jauh dan melangkah pergi, hati tetaplah setia dinanti. Hati tiada pernah mendustai. Senyummu di sana terdapat sebagian titipan munajat kasihku kepada Ilahi. Apalah arti menyayat diri sepeninggalmu yang hingga kini masih menjadi misteri. Aku selalu mengerti.

Advertisement

Terima kasih untukmu sebaris nama di dalam munajat rebahku. Kamu inspirasiku. Kamu kekasih hati yang kian abadi tersimpan sendiri direlung hati. Aku pun tak ingin mencari. Aku pun tak ingin mengusik. Senyummu adalah ucap syukurku kepada Ilahi pada awal aku mulai menyapa hari. Namamu belum mampu tergantikan. Namamu tiada tergantikan. Sebab, yang terbaik bukanlah untuk dicari. Aku tak pernah ingin lagi mencari sosok terbaik lainnya. Enggan dirasa. Ingatan itu tidak untuk dilupakan ataupun ditinggalkan. Sejak jejakmu yang telah lama menghilang dan kembali menyapa hari yang pernah hilang, hati tiada berkutik. Terobati lara kerinduan. Ucap syukurku kepada Ilahi yang membuat hari yang telah hilang menyapa kembali dengan harapan. Sebab, kamu adalah misteri terindah disepanjang perjalananku meniti hari. Sejak mengenalmu, tak inginkan lagi aku berganti selain namamu. Namun kamu, tersenyumlah selalu dirimu di sana dalam menjalani hari. Jagalah disetiap sujud panjangmu. Biar aku memulihkan lara sepeninggalmu yang penuh misteri hanya bersama Ilahi. Ikhlasku, jika memang pilihan akan membawa kebaikanmu seumur hidupmu. Sepanjang perjalananmu, menjagamu dalam doa kerinduan. Roda kehidupan akan selalu berputar. Biarlah semua mengalir seperti air seperti misterinya. Kelak, keadilan waktu yang berbicara.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya