Aku siap untuk meninggalkan segala kenangan kita, segala angan yang telah kita bangun ! mimpi masa depan kita hingga segala pertengkaran yang telah kita lalui sepanjang perjalanan kita bersama. Aku rasa semua itu adalah kenangan indah yang telah kita lalui bersama, dan inilah saatnya aku menanggalkan segala perasaan itu bersama dengan air mata terakhirku untukmu ketika aku mulai membuat surat ini …

Terima kasih untuk menghadirkan berbagai petualangan indah dalam hubungan kita selama ini, aku takkan pernah melupakanmu.Tak ada sedikitpun perasaan menyesal dalam hatiku semenjak pertemuan pertamaku denganmu bahkan hingga saat terakhir kamu memilih untuk melupakan aku.. meninggalkan aku yang masih ingin berbagi segala keluh kesah bersamamu, keputusan yang dahulu sempat membuat duniaku berhenti hingga menyesakkan duniaku dan sempat membuat aku sulit berfikir jernih hingga air mata dan kesedihan memenuhi hariku kala itu.

Advertisement

Kini seiring waktu mengubahku menjadi sosok yang tegar dan airmata tidak lagi mengambil bagian di dalamnya aku telah yakin bahwa memang kita bertemu dan diperbolehkan untuk menjalani masa yang indah dan hebat bersamamu. Pagiku kini kuisi dengan doa bahwa aku dapat menjalani hari yang baru yang dapat kuisi dengan kebahagiaan bersama orang – orang yang menyayangiku, orang yang menganggap aku berarti dan juga dapat memberi semangat baru dlam kehidupanku kini. mungkin akan sulit bagiku jika aku terus meratapi masa lalu itu. Masa dimana kita tak'kan pernah sepakat untuk mengulanginya. Perlahan aku dapat menjadi kuat, menjadi tegar, dan belajar bahwa memang cinta itu memberi tanpa penyesalan.

Aku tak menyesal telah mengatakan hal – hal itu padamu, aku memang beruntung. Aku telah melewati masa dimana aku memberikan cinta yang utuh padamu sepenuh hati yang kupunya. bahkan tak pernah kau bayangkan betapa aku tak berkeberatan jika memang kamu tak pernah menyadari besaran cintaku telah lama sekali memelukmu dengan tulus dan juga menjagaimu di setiap langkahmu entah dengan doa atau dengan usahaku. Bersama dengan surat yang kubuat untukmu mungkin kamu akan menyadari bahwa kini giliranku untuk melepaskan segalanya karena aku mencintaimu dengan cara yang berbeda sekarang. Ini kulakukan karena keputusanmu, aku mengerti jika memang cintaku yang utuh padamu tak sanggup kau terima. Jikapun memang hatimu tertutup untukku, itu tak apa bagiku.

Kini bagianku untuk dapat menyimpan serpihan – serpihan hatiku yang rapuh karenanya dan aku tak'kan berjalan kembali untuk menggalinya. Biarlah, seperti katamu.. semua yang telah terlewat telah kusimpan dalam dan serpihannya bahkan tak'kan dapat melukai kita lagi. Giliranku untuk mencari ruang yang mampu menerima cinta yang utuh sepanjang hidupku nanti. Cinta yang dapat bertahan denganku lebih lama lagi, bahkan hingga cinta itu bertumbuh hingga aku tak sadar bahwa banyak waktu berharga dan menakjubkan untuk kunikmati bersamanya. Tak ada sedikitpun penyesalan dalam hatiku, karena segala hal yang terjadi dalam hidup kita adalah untuk mengajarkan kita sesuatu.

Advertisement

Bagiku tak ada yang lebih menakutkan daripada melupakan, tinggalkan sedikit tempat dalam kenangan mu untukmu belajar dan isi sisanya dengan kenangan yang indah dan baik !

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya