Move On adalah Sebuah Proses, Bukan Tujuan Akhir

Belajarlah mencintai diri sendiri saat kamu sedang move on.

Untukmu yang baru saja merasakan perihnya patah hati, tidak perlu terburu-buru untuk move on. Move on adalah sebuah proses, bukan tujuan akhir. Lakukan secara perlahan sampai kamu bisa melepaskannya.

Tidak ada yang salah dengan move on yang agak lambat, karena pada hakikatnya kita akan selalu kesulitan mengusir kenangan yang pernah kita bangun dengan seseorang. Apalagi bila orang tersebut sangat berharga bagi kita.

Advertisement

Tidak ada yang lebih menyedihkan dibanding dengan hati yang patah karena orang yang kita sayangi. Kamu mungkin merasa sangat kecewa pada awalnya. Kamu menangis, lalu tangisan itu berubah menjadi kemarahan karena orang yang berarti bagimu itu meninggalkanmu. Kemarahan itu kemudian berubah menjadi kebencian; tidak jarang orang yang saling mencintai tadinya kemudian berubah menjadi saling benci. 

Rasa benci kepada mantan kekasih itu perlu diurai sangat lama hingga kamu menemukan seseorang yang baru. Memang, banyak orang yang dengan cepat menemukan pengganti, tetapi percayalah, bila mereka ditanya soal mantan, pasti mereka akan teringat lagi akan kenangan itu. 

Move on bukanlah tujuan akhir, melainkan dengan ikhlas melepaskan atau let go adalah tujuan akhir. Move on adalah proses untuk mendapatkan kelegaan hati setelah ditinggalkan orang yang berarti bagi kita.

Advertisement

Move on tak harus selalu tentang patah hati. Move on bisa tentang apa saja; kehidupan, cita-cita, impian dan lain-lain. Tetapi perlu diingat bahwa move on pada suatu kejadian dalam kehidupan dibutuhkan pengganti.

Maksudnya, bila kita menyerah pada satu hal dalam cita-cita, impian atau kehidupan, kita memerlukan pengganti dengan segera dan jangan menyerah begitu saja.

Contoh lain, bila kamu tadinya bercita-cita menjadi seorang pilot, namun tidak bisa karena matamu miopia dan kamu memakai kacamata, kamu harus mencari cita-cita lain yang sesuai dengan passion-mu. Jangan menyerah begitu saja karena kamu tidak bisa menjadi pilot karena masih banyak hal yang bisa kamu lakukan di luar sana.

Move on adalah sebuah proses, selain proses untuk mendapatkan kelegaan hati setelah ditinggalkan, move on juga adalah proses belajar dari pengalaman dan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Move on membutuhkan waktu, karena memulihkan luka hati, mengembangkan diri dan mempelajari hal-hal yang pernah kamu temui membutuhkan waktu lama untuk dipahami.

Tidak ada yang boleh dan tidak ada yang bisa memaksamu untuk move on dengan cepat. Kamulah yang menentukan proses move on-mu. Kamu yang menentukan berapa lama kamu membutuhkan waktu untuk move on dan siap untuk memulai lembaran baru.

Jangan takut dengan celaan orang lain. Jangan dengarkan mereka karena ini adalah hidupmu. Kamu yang menjalaninya, bukan mereka. Kamu yang bertanggungjawab atas kebahagiaanmu sendiri, bukan mereka.

Sekali lagi, move on bukan tujuan akhir, melainkan proses. Let go adalah tujuan akhirnya. Kamu boleh menangis sampai kamu merasa lega. Kamu boleh menangis sampai hatimu puas.

Mulai sekarang, sayangilah dirimu sendiri dengan menerima keadaan apa adanya dan belajarlah mencintai diri sendiri saat kamu sedang move on. Karena kamu pantas untuk bahagia dan tersenyum lagi

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

mental health and psychology enthusiast. suka nonton anime, tidur, classical head.

CLOSE