ANTARA TIADA

// Menikmati secangkir kopi, di belai sunyinya malam, menggores beberapa kata basah, di bawah cakrawala malam sedikit terang, hanya terlihat tenunan awan, tergulung dengan Hembusan angin malam //

// Duhai Sayang, pemilik senyuman berpijar, kemari, duduk di sebelahku, dengarkan susunan bait Aksara, dari kisah fiksi dan nyataku, semua ; 'ku Persembahkan untukmu, Cinta yang tak akan pernah mati, rindu yang mengalir dalam urat nadi, rasa terpendam dalam detak jantung, menjaga jiwaku tetap ada, terbungkus daging yang dijahit jutaan syaraf //

// saat kurajut semua asa, dalam bentangan semesta, di atas lembar-lembar tanah, tak ada kata lelah di balik layar Cita-cita, yang 'ku penuhi dengan menebar senyum, hingga mengikat senyummu di antaranya, membuat hidupku penuh Drama ada dan tiada //

// pernah 'ku bertanya dengan alam, cerita apa yang 'ku lakoni, hingga Sutradara semesta tertarik menjadikan aku aktor utama, menjadikan serba bisa dalam mengikuti peperangan di atas dunia //

// Duhai Jiwaku, Sudikah dinda memasangkan zirah di atas pundakku, hingga terikat erat dan tak terlepas, saat aku berada di tengah medan pertempuran melawan Fitnah dan menghadapi panah-panah syaitan dan tebasan pedang maksiat //

// aku berharap, dinda yang memasangkan jubah keimanan yang aku miliki, hingga Jannah bisa kuraih, aku yakin, bersamamu semua kulewati, tak ada sakit mengiasi diri hilang percuma tanpa menghasilkan pahala, aku harap semua menjadi nyata,.. Kau Cinta akhir yang aku miliki, terima kasih untukmu yang mau mengerti aku, maafkan semua kesalahanku //

Romeil R

DI BAWAH HUJAN

Ketika
Mendung bergulung
Langit berselimut gelap seakan malam
Butiran embun hinggap di dedaunan
Petani menari riang
Tak perduli kilatan di atas kepala
Setahun tanah kering kerontang
Tak bertunas apa yang ditanam
menangis ; hujan menerpa wajah
Cinta akhirnya datang juga
Butiran hujan membawa Cinta
Bahagia ; terlukis dalam lantunan Do'a
Aku ; hujanmu setiap waktu
Tak perlu ditunggu
Selalu Untukmu
Kau ; Bumi tempat Cintaku bersandar
Tanpamu ; aku tiada tak berguna
Kau ; hidup matiku
Tanpamu ; semesta sudah musnah
Duhai Bidadariku
Aku bukan Romeo
Cinta berakhir di Neraka
Bukan Pula Samson Betawi
Hilangnya Cinta ; seiring bulu ketiak tergunting
Aku ingin menjadi Aku
Mencintaimu seribu satu
Bagai hujan menjadi berkah
Ana " Bintangku
Kau suka ; katakan – terima Cintaku
Aku akan membawamu
Kau benci ; Blokir semua – buanglah Cintaku
Aku akan hilang ditelan waktu
Jodohku ; semoga tetap ada
Kamu atau kehendak Allah

Romeil R

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya