"DUHAI ENGKAU YANG SELALU KU PUJA"

Duhai malam
Saat kau datang
Semua rindu seakan datang bak gelombang
Ia ; Cinta Sejatiku
Terus ada dalam bayangan
Tak kuasa ; bersisih walau sebentar
Menjadi asa dalam pangkuan
Terbawa hingga sujud terdalam
Kau ; nama indahmu
'Ku katakan kepada Rabb-Ku
Berikan Jannah untukmu
Sekarang ; iya, saat ini
Demi Rabb-Ku ; kau kurindu
Hari – hari tanpamu, semua menjadi keluh
Setia mendo'akan akhir malam
Kebiasaan membawa bayangmu
Kau ; Cinta Sejatiku
'kuyakin kau tahu
Duhai Penguasa Langit dan Bumi
Mudahkanlah Langkah ini
Menggapai Rahmat dan Ridho-Mu
Kuingin membawa ia ; Ciptaan terindah-Mu
Kuangkat kedua tangan ini
Mengiba pada-Mu
Rabb ; Maha Mengabulkan Do'a
Jadikan ia penduduk Jannah-Mu
Izinkan aku menemaninya
Duhai Rabb-ku
Engkau Pemilik diri ini
Berkuasa Membolak balikan Hati
Jadikan aku penyebab ia tersenyum
Saat 'ku lantunkan syair Do'a
Butiran air mata mengalir
Saat melihat wajahmu ; Duhai Bidadariku
Kau pemilik Hatiku
Tak ada selain kamu
Selamanya ; Insya Allah, hingga akhir nafasku
Cukup engkau yang tahu
Duhai Kau yang tak henti 'ku puja

@romeil.reffeli

"SENYUMANMU SEMANGATKU"

Berjarak bukan jauh
Tersekat seakan merekat
Berkabar dengan rindu
Selalu kamu yang Kutunggu
Bersyair dendangan sphinx
Gagah berwajah manusia
Siapa sangka ; Cintaku begitu setia
Bertingkat menyusuri tangga
Kau ; kehilanganmu syairku tak berdaya
Akan tiba ; tak lagi kumiliki
Puisiku akan pergi
Setelah kau bersanding dengan mimpi
Kau bukan syairku lagi
Keluargamu harus terjaga
Saat Akad Cinta telah tiba
Kau hidup dalam Mimpiku
Tersenyum tertawa tanpa tiada
Selalu ada ; walau gundah melanda
Duhai Manusia pemilik senyum indah
Kupuja dalam dentingan waktu
Entahlah ; godaan jenuh tak pernah ada
Biar penat menggerogoti jiwa
Wajahmu penyemangat lelah
Senyummu berkobarlah semua rasa
Bolehkah aku merindu
Kusalin dalam tulisan cinta
Sampai batas waktunya ada

@romeil.roffeli

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya