Makhluk tuhan paling seru, teman. Ya, bersyukurlah kalian yang punya teman. Sulit dibayangkan kalau di dunia ini kita nggak punya teman. Seberapa banyak teman kalian? Sedalam apa kalian mengartikan sebuah pertemanan? Hanya sebatas menepis sepi atau hanya sebatas teman bermain? Banyak yang tidak bisa ku ungkapkan dengan kata-kata arti pertemuanku dengan kalian, teman-temanku.

Teman kecilku, sungguh aku merindukan masa masa kita bermain tali karet 15 tahun yang lalu. Sungguh aku ingat waktu kita bermain sampai batas adzan mahgrib tanpa beban pikiran. Aku juga ingat waktu kita berlomba menduduki peringkat di kelas. Saat kita malu-malu saat suka dengan lawan jenis. Oh indahnya kenangan-kenangan kita waktu kecil. Semoga kalian selalu sehat ya, di manapun kalian berada.

Advertisement

Teman sekolah, teman gokilku. Kisah kasih di sekolah masa-masa paling indah. Bahagianya saat-saat umur masa sekolah SMP dan SMA. Salah satu alasan masuk sekolah ya bertemu teman. Tidak cukup memori otakku buat menyimpan segala kenangan kita. Dari bolos pelajaran Bahasa Jerman sampai disuruh bikin surat pernyataan. Hayo siapa yang suka bolos rame-rame? hehe. Makan kuaci berjamaah saat guru nerangin di depan. Teman menyusun trik biar bisa saling memberi jawaban saat ujian. Banyak hal yang aku rindukan. Apalagi kisah tentang asmara cinta saat di sekolah. Ini tidak bisa tidak dibahas. Dari yang sahabat jadi cinta, dari benci jadi cinta, dan lain sebagainya. Ada juga yang naksir kakak kelas. Mana nih suaranya yang pernah naksir kakak kelas? Tapi, sungguhlah hati ini bersedih ketika perpisahan itu datang, ya sebut saja saat kelulusan. Terhempas ketepian. Ini saat yang tak ingin ku lewati sebenarnya, tapi kehidupan terus berjalan. Kita harus melanjutkan hidup masing-masing tanpa mengurangi kadar pertemanan kita ya. Semoga kalian sehat bahagia dan tercapai segala yang dicita-citakan.

Semua itu, mungkin hanya sebagian kecil dari beribu ribu kenangan yang telah kita buat. Mungkin kalian juga punya beribu kenangan megah yang tidak akan kalian lupakan saat bersama teman-teman. Pernahkah kalian menyampaikan rasa sayang kalian pada teman? Sedalam apa kalian mengartikan sebuah pertemanan? Mungkin susunan kalimat-kalimat sederhana ini akan sedikit menyampaikan rasa senangku bertemu kalian dan bisa menjadi teman kalian.

Berasa cepat waktu mengajak kita terus iringi setiap takdir kisah kita.
Setiap kata terucap hiasi hari saat tawa bersama. Tak semua terlukis manis, banyak celah-celah dimana kita tertawa, gurau dan canda ternyata banyak yang tersembunyi. Ada kebencian, rahasia dan kata tak sejalan.
Tapi, itulah yang memberi warna di kisah kita, tak perlu sesali tak perlu diperpanjang kita belajar untuk memaafkan, memaklumi, karna kira jua belum tentu benar adanya .

Advertisement

Banyak yang kita temukan di sini, mencari teman dan menjadi seorang teman. Silih berganti kepercayaan tertuang. Kadang bersama, sebentar lagi menjauh terus mencari kembali. Tapi itu wajar, hati butuh teman yang cocok untuk menuangkan segala keluh kesahnya. Kita dipertemukan bukan tiada maksut, walau banyak tercatat cacat di kisah ini. Mungkin hanya karena ego dan proses kita untuk dewasa.
Tapi, banyak juga kisah manis yang gagah kita miliki, yang akan selalu indah kita ingat.

Inilah warna indah yang harus kita jaga, yang harus dipahami agar tidak berubah, harus dimengerti agar tetap utuh. Meski kalian tidak pernah tahu bagaimana luar biasa aku mengartikan pertemuanku dengan kalian, tapi kisah ini penuh arti.

Sejenak hati berkata lelah tepiskan amarah, ingin hilangkan gundah berlari merintih tiada terdengar oleh siapapun.
Tak mampu benamkan diri untuk bercurah. Tapi, hati ini punya teman yang tiada lain adalah kalian. Yang kupercaya hanya pada kalian, semua rasa bahagia, sedih, kecewa, gelisah, sakit hati dan senang dapat tercurahkan. Selama ini tiada yang tersembunyi. Segala maaf terucap di kala salah terkuak. Kata terimakasih terdengar di kala tulus hati bergerak. Senyum kian melentik manis kala teman tetap setia di sini untuk berpijak.

Terimakasih teman-temanku. Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan dan mempunyai pekerjaan yang layak serta diberi jodoh terbaik dari Tuhan. Amin.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya