Setiap orang pasti memiliki sebuah momen dan cerita bersama Ibu. Entah itu saat masa kecil, remaja, atau bahkan sampai saat ini. Sebuah cerita yang banyak kita lalui bersama Ibu. Setiap kata yang mungkin tak cukup untuk mengungkapkan sosok Ibu di mata kita. Sosok yang tak pernah bisa tergantikan oleh apa pun di dunia ini.

Setiap tutur katanya, kasih sayangnya, senyumnya adalah hal yang tak pernah bisa aku gambarkan. Melihat senyumnya adalah hal yang membuat setiap hal kecil dalam kehidupanku menjadi lebih berwarna. Senyuman yang begitu tulus, membuat aku selalu merindukan sosoknya.

Advertisement

Aku dan Ibuku memiliki cara tersendiri untuk mengungkapkan setiap cerita di antara kami. Sosok Ibu yang begitu tangguh di mataku. Aku mengerti, bagaimana sulitnya berjuang untuk mencari nafkah di kala sosok seorang Ayah sudah tidak ada di samping kami. Mungkin rasanya berat bagi Ibu, namun Ibu selalu berhasil untuk menyembunyikan perasaan resah dan takut di hati kecilnya.


Bu, Terima kasih atas segala kebaikanmu

Terima Kasih karna telah mengizinkanku untuk mencintaimu dengan tulus,

Advertisement

Mengenal arti dunia dan senyuman darimu

Bu, Maaf beribu maaf untukmu

Aku tak pernah bisa memberikan yang terbaik untukmu,

Sebuah kata yang tak cukup untuk diungkapkan

Bu, terima kasih atas segala kebaikanmu

Sebuah rasa yang tak mungkin bisa aku balas

Bu, Terima kasih….


Terima Kasih karna sudah menyayangiku, mendidikku dengan baik, merawatku dengan tulus tanpa ada rasa lelah. Aku tahu, betapa sulitnya Ibu selama ini. Melihat wajahnya yang kini sudah tak muda lagi, tangan yang selalu menggenggamku kini terlihat berkeriput, rambutnya yang hitam legam, kini terlihat putih pucat, namun senyuman Ibu tak pernah berubah, tawanya yang begitu bahagia memberikan warna untukku.

Rasanya sulit tuk mengungkapkan setiap hal indah bersamamu, begitu banyak hal indah yang aku lalui bersama Ibu. Sebuah momen yang selalu aku rindukan dan tak pernah ingin aku lupakan. Setiap hal yang membuatku selalu ingin mengulang kembali momen itu.

Saat aku sakit, Ibu merawatku dengan penuh kasih sayang, menungguku hingga panasku reda, beliau tak mengenal lelah. Bagiku itu adalah momen yang tak pernah bisa aku lupakan. Bagaimana beliau bercerita banyak kepadaku tentang masa-masa kecilnya, aku hanya tersenyum memandangnya, bagiku itu hal yang jarang aku lakukan.

Terkadang, ketika aku pulang, rasa lelah membuatku tak banyak bicara dengan Ibu, mungkin aku selalu mengecewakannya. Aku ingin meminta maaf pada Ibu, Aku ingin Ibu tahu, bahwa aku begitu menyayangi Ibu.

Kupersembahkan sebuah surat kecil untukmu, Bu.


Ibu, aku mulai menyadari

Terkadang aku lupa, kapan aku berbicara hangat padamu

Pembicaraan yang mungkin, mudah tuk aku lupakan

Rasanya kelu, saat aku tak pernah ingat kapan aku berbicara, menceritakan setiap hal kecil denganmu

Sekali pun, aku tak pernah berkata aku mencintaimu

Aku iri pada orang-orang yang dapat mengungkapkan perasaan itu dengan mudah.

Sebuah kata-kata sederhana, namun bermakna.

Aku ingin mengatakannya, namun aku tak pernah bisa mengungkapkannya langsung,

Setiap hal kecil yang aku lewati bersama Ibu adalah hal yang terbaik untukku

Aku tahu, ibu marah dikala aku kesiangan,

Aku tahu, ibu terlihat kesal saat aku pulang telat

Aku tahu, setiap hal kecil yang dilakukannya adalah sesuatu yang aku rindukan

Ibu yang menungguku dikala aku belum pulang

Ibu yang menahan laparnya, hanya tuk bisa makan bersamaku di saat aku pulang

Ibu yang setia menungguku, dikala aku sakit

Satu hal yang tak pernah aku ungkapkan secara langsung padanya; bahwa aku begitu mencintainya, menyayanginya,merindukan setiap hal kecil saat bersamanya.

Aku salah, aku terlalu kesal padanya saat ibu memarahiku.

Aku salah, karna aku selalu mengabaikannya saat aku pulang karna lelah; padahal ibu selalu menungguku, menyambutku di depan pintu

Aku tahu, aku belum bisa membalas setiap senyuman, kebaikan, dan kasih sayangnya padaku.

Terlalu besar kasih sayang Ibu, terlalu sempurna sosok ibu untukku.

Aku ingin mengatakan setiap hal kecil padanya. Memeluknnya, mengatakan bahwa aku mencintainya.

Namun aku tak pernah mengungkapkannya.

Ibu, maafkan aku jika aku selalu membuatmu kecewa,

Maafkan aku yang terkadang egois,

Maafkan aku yang terkadang melawan setiap keinginanmu

Maafkan aku ibu….

Setiap senyumanmu adalah kebahagiaan untukku,

Setiap kata-kata yang kau berikan untukku adalah hal yang ingin selalu aku dengar,

Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu

Maafkan aku ibu,

Di saat kau tertidur, aku ingin memelukmu; mengatakan aku mencintaimu

Terlalu sulit rasanya,

Aku bukan sosok yang mudah tuk mengungkapkannya,

Aku hanya memandangmu di sela tidurmu,

Mengantarkan setiap doa untukmu di malam, agar kau selalu sehat,

Agar kau selalu ada untukku,

Menemaniku, dan melihatku bisa berhasil di depanmu.

Aku terkadang tidak meluangkan waktuku untukmu,

Mendengarkan setiap cerita darimu

Tersenyum memandangmu,

Aku ingin meminta maaf padamu,

Aku selalu mengecewakanmu Bu….

Maafkanlah anakmu ini,

Salam hangat dari anakmu, Aku mencintaimu Bu…..


Selamat Hari Ibu, ……

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya