Apa kabar? Aku akan selalu pastikan dirimu baik-baik saja, karena apapun demi kebaikanmu selalu aku doakan.

Hai pemilik hatiku, sudah lama ya hatiku masih ada namamu, melihatmu dan memandangmu adalah candu, tapi hanya bisa dari jarak jauh, itu saja sudah membuatku bahagia. Aku pernah menyapa sekali, aku mencoba memberanikan diri. Tapi apa? Aku hanya dianggan angin lalu, dilihat saja nggak, apalagi disapa balik.

Advertisement

Aku ingin sekali memaki diriku sendiri. Kenapa aku bisa cinta sama orang yang bahkan melihatku saja tidak ingin. Yah, aku terlalu berambisi untuk bisa dekat denganmu.


Dekat? Hanya sebuah khayalan yang selalu aku semogakan.


Kamu terlalu sempurna. Maka dari itu, kamu pasti juga mencari yang lebih sempurna. Aku? Jauh sekali dari kata sempurna. Bahkan kata “sederhana” pun nggak mau mendekat denganku. Karena aku banyak kekurangan.

Advertisement

Aku ingin sekali menjadi bagian dari hidupmu, menjadi alasan kamu tersenyum dan menjadi pendamping hidupmu kelak. Tuhan maafkan aku terlalu berharap padanya. Menuntut sesuatu yang bahkan mustahil terjadi. Tuhan sadarkan diriku. Hilangkan rasa cintaku ini. Aku takut terlalu berharap sesuatu yang menyiksa diriku sendiri yang seharusnya bukan milikku.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya