Tak mudah menjalani jejak dan langkah sebelumnya, banyak orang yang tidak ingin melihat kau patah semangat wanitaku. Beberapa pengalaman hidup telah kau lalui, adanya perubahan dalam diri membuat kau semakin enggan untuk mengurusi hal yang tidak hanya seperlunya saja, tetapi hal yang sering mengganggu dalam hidupmu.

Dulunya kau gadis yang lucu, selalu mengeluhkan keegoisanmu di depan semuanya, mengelukan segala rasa marahmu kepada semuanya, mengelukan segala keras kepalamu kepada semuanya, kau wanitaku yang bertanggung jawab atas semua yang kau bilang bahwa kau adalah egois, keras kepala, dan pemarah.

Advertisement

Dulunya kau selalu manja perihal meminta, setidaknya kau berusaha keras dan apa daya orang di sekelilingmu sangat sayang padamu sehingga yang kau minta tak pernah terlewatkan untuk mereka turuti. Dalam hal kedewasaan kau mestinya harus sudah bisa membedakan mana yang kau bilang itu biasa saja, biasa saja karena kau terlalu acuh dan sangat acuh wanitaku.

Kau selalu menginginkan hidup dalam kemandirian sedangkan mereka yang kau sayang tidak pernah ada cela membuatmu bahagia, kemandirian yang kau bangun membuat semua perempuan iri nduk, apalagi kau yang sekarang giat mengejar karir dan belajar tak ada wanita sekuat kau dikota orang sendirian dengan begitu rumitnya masalah keduanya. Salut dan bangga di dalam hati

Sudah saatnya kau memperbaiki egoismu,keras kepalamu dan hati yang kau bilang itu sebuah kekesalan nduk.

Advertisement
Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya