Salam hangat untukmu yang sedang memperjuangkan aku. 

Bukan sebuah kebetulan jika kamu membaca surat ini. Aku sudah menunggu lama untuk bisa menyampaikan ini padamu.

Advertisement

Mungkin hari ini kita belum bisa bertemu, karena kamu yang masih berpacu dengan peluh dan waktu untuk menggapaiku. Aku tahu perjuanganmu bukanlah hal yang mudah, namun apa dayaku? Aku hanya bisa dengan setia menunggumu sampai suatu hari ku dengungkan pencapaianmu. Karena aku yakin, pada waktu yang tepat kau akan memiliki seutuhnya. Tidak akan ada lagi orang yang meragukanmu, ataupun mengatakan bahwa kamu tak sanggup, dan takkan mampu untuk bisa mendapatkanku. 

Walaupun mungkin perjalanan-mu memang sedikit berliku. Wajar bila terkadang kamu berfikir bahwa semesta seolah berpihak pada sebagian orang saja dan bukan padamu. Wajar bila ada kalanya kamu merasa lelah dan ingin berhenti saja. Aku pun paham. Tapi, jangan pernah berhenti hanya karena kamu sibuk memperhatikan sekelilingmu. Fokus saja pada Aku! Fokus pada tujuanmu, yaitu Aku! Biar saja jika semua terlihat mudah bagi orang lain, tapi tidak bagimu.

Percayalah bahwa yang lebih kuatlah yang diberikan rintangan lebih berat. Dengan usahamu yang menuntut kegigihan, maka kamu takkan dengan mudah menyerah dan melepaskanku. Dan rasa banggamu akan menjadi penuh saat hari pencapaian itu tiba dan kita dipertemukan.

Advertisement

Akupun yakin, bahwa aku tidak pernah salah dalam memilih. Saat kau mampu untuk memikirkanku, maka saat itu pula aku yakin padamu. Kamu adalah seseorang yang tangguh dan layak untukku. Jika waktu terasa lambat berjalan, dan kamu sudah tidak sabar untuk memintanya berlari, lihatlah kembali sudah sejauh mana kamu melangkah sampai hari ini.

Tidak bisakah kamu bertahan sebentar lagi? Perjuanganmu sedikit lagi membuahkan hasil. Pupuk kembali semangatmu, angkat kepalamu dan ingat saat awal pertama kali kamu memilihku. Kobarkan kembali rasa yang menggebu-gebu itu, karena aku masih sama dengan aku yang dulu. Tak pernah menjauhimu ataupun meragukanmu.

Seperti pepatah mengatakan "hasil tidak mengkhianati usaha" begitupun aku yang tidak akan mengkhianati kamu. Jika pada akhirnya, kamu bertemu aku tetapi dalam wujud yang lain, dan mungkin berbeda dengan yang kau bayangkan.

Jangan berkecil hati, ataupun merasa kecewa. Perjalanan masih panjang, dan kamu takkan punya waktu untuk meratapi-nya. Karena yang terpenting adalah kamu telah "berjuang". Perjuanganmu itulah yang nantinya akan kisah yang kamu ceritakan pada masa tuamu, dan membuktikan bahwa kamu hebat! Kamu pun akan menjadi inspirasi bagi perjuangan orang lain.

Dari aku yang bangga telah kamu perjuangkan.

Mimpimu

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya