Hai kamu apa kabar? semoga harimu baik-baik saja. Setiap hari aku mendo'akanmu agar Allah senantiasa melindungimu. Hari ini aku menepati janjiku untuk memberimu surat cinta pertama dan terakhirku, yang sebenarnya berat hati aku menulis ini. Selama 2 tahun kita menjalin hubungan, belum pernah sekalipun aku mencurahkan rasa sayang dan cintaku padamu dan hari ini lewat suratku ini aku mencurahkan semua rasa selama kita menjalin hubungan ini.

masih ingatkah pertama kali kita bertemu? saat itu aku tidak pernah berpikir kamu akan menjadi bagian terpenting dalam hidupku, dan sampai saat ini pun kamu masih jadi yang terpenting dalam hidupku walaupun takdir berkata lain. Terkadang aku merasa kenapa Allah tidak adil, saat aku benar-benar menemukan seseorang yang aku cintai. Allah menakdirkan kamu bukan untukku. Tapi mungkin ini jalan yang terbaik untuk kita, daripada kita saling menyakiti satu sama lain.

Advertisement

Tahukah kamu, dulu aku bermimpi mempunyai keluarga kecil bersamamu. Merasakan hidup senang dan susah bersamamu, melewati semua masalah bersama tapi dalam sekejap semua mimpiku hancur, karena keegoisan ayah dan ibuku, karena terlalu besar gengsi mereka. Jadi tolong maafkan mereka karena aku tidak bisa memilih diantara kalian.

Tapi yang perlu kamu tahu bahwa sampai saat ini aku masih sangat mencintaimu dan pasti aku akan merindukan kamu yang setiap saat mengucapkan kata-kata romantis yang mengingatkan aku agar tidak lupa makan dan sholat. Aku yakin dengan berjalannya waktu, hatiku akan baik-baik saja, aku hanya perlu waktu untuk menata hatiku lagi. Setiap hari aku berdo'a semoga kamu mendapatkan wanita yang lebih baik dan seperti yang kamu inginkan.

Mulai saat ini aku sudah membebaskanmu. Aku cuma minta jangan pernah lupakan aku, kenangan kita dan masa – masa indah kita berdua, tempat-tempat yang selalu kita kunjungi.

Advertisement


Semoga kepergianmu hanya sementara dan jika memungkinkan untuk kembali merajut mimpi-mimpi yang tertunda.


Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya