Untuk kamu, ya kamu. Aku harap kamu membaca cerita ini, bukan untuk menambahkan kekesalanmu padaku. Tetapi, untuk memaafkanku. Namamu selalu kubawa dalam doaku meski kita sudah berpisah. Terlalu banyak kenangan tentang kisah kita yang terus melekat di dalam batinku.

Terlalu banyak impian serta harapan yang sudah sama-sama kita rangkai untuk masa depan kita. Ingatkah kamu akan tembok hitam yang ingin kita buat kelak di rumah kita? Ingatkah kamu akan dapur berwarna biru tua yang aku idamkan untuk di rumah kita nanti? Terlalu banyak kenangan dan kebahagiaan yang sudah terjadi di dalam hubungan ini.

Ingatkah kamu akan seberapa kencang detak jantungku disaat kamu membawaku bertemu orang tuamu? Ingatkah kamu seberapa gugupnya kamu saat berbicara dengan orang tuaku? Terlalu banyak perjuangan dan keluh kesah yang kita jalani.

Tetapi, seperti kata pepatah "Seberapa besar usahamu, semua keputusan akhir berada di tangan Tuhan" sama dengan usaha serta perjuangan yang kita lakukan. Perjuangan yang kamu lakukan untuk mendapatkanku, perjuanganmu untuk memilih bersama diriku, perjuanganmu meyakinkan orang tuaku bahwa kamu akan menjagaku tidak sejalan dengan kehendak Tuhan.

Mungkin memang kita tidak ditakdirkan untuk bersama, mungkin ada perempuan atau lelaki lain yang sedang menunggu kita dengan sabar untuk terlepas dari nostalgia yang kita buat selama ini. Yang bisa kita lakukan sekarang hanyalah berjuang dan berusaha untuk memulihkan diri kita masing-masing, berusaha menata kembali hati kita untuk menyambut kedatangan orang baru, berusaha untuk menyimpan rapih kenangan kita selama ini dan tidak membukanya kembali.

Percayalah, apabila Tuhan menghendaki kita untuk bersama, satu tahun dua tahun ataupun puluhan tahun lagi kita akan kembali bersama. Tapi, untuk sekarang ini yang bisa aku lakukan hanya mendoakanmu, menyebutkan namamu dalam doaku setiap hari agar kamu diberikan kekuatan untuk memaafkan diriku dan menjalani hari-harimu dengan bahagia. Kan terus kusebut namamu dalam doaku :)

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya