Kamu selalu bilang sunrise itu lebih indah, itu pertanda bahwa malam yang penuh kegelapan telah berganti ke pagi yang penuh kecerahan, berbeda dengan aku yang selalu menyukai sunset, bagiku sunset pertanda bahwa hari yang panjang akan segera berganti ke malam yang tenang, di mana ada bintang-bintang dan rembulan yang menghiasi langit, ada ketenangan malam yang menyatu dengan alam.

Kesukaan kita tentang hari memang berbeda, namun bukan berarti perbedaan itu lantas menciptakan perpisahan, kan? Meski sunrise dan sunset itu berbeda keindahannya tetaplah terpancar dari satu sumber yaitu matahari.

Advertisement

Kamu berlalu bersama sunset yang kucinta, ketika aku bangun dan mendapati sunrise yang kamu cintai itu aku berharap kamu ada disana, namun kenyataannya tidak. Sunrise yang berlalu ke sunset dan sebaliknya, telah berganti entah berapa lama, sudah tak mampu ku hitung namun kau tak jua kembali.

Kau memang pencinta Sunrise namunkau bukanlah sunrise itu yang selalu kembali hadir did setiap harinya, kau berlalu dan tak pernah kembali. Sejak kepergianmu, aku selalu menjadi orang yang menanti sunrise dengan harapan kamu akan ada disana, namun sekian waktu berlalu jawabannya tetap sama, sunrise tanpa kamu.

Kini aku merasa lelah menanti sunrise dan juga kamu, aku tahu tanpa ditunggupun sunrise itu pasti kembali, dan kini aku juga yakin meski ditunggu pun kamu tidak akan pernah kembali.

Advertisement

Karena itu aku akan berhenti menunggu. Terima kasih pencinta sunrise yang pernah hadir dihidupku dan mengajarkaku tentang keindahan sebuah sunrise, dan meski kau pergi disaat sunset, aku akan tetap menggap sunset itu indah, karena sunsire dan sunset berasal dari satu sember keindahan yaitu matahari.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya