Wanita mana yang tidak memimpikan ingin menjadi seorang princess dalam sehari selama hidupnya? Berharap ada yang meminangnya secara tiba-tiba dengan membawa bunga dan cincin serta keluarga pastinya, tentunya dengan dasar saling mencintai. Merayakan pernikahan yang akan menjadi hari paling membahagiakan untuknya.

Diawali dengan akad yang gagah berani lalu berjalan menuju pelaminan bertaburan bunga. Saling berpegangan tangan untuk yang pertama kalinya dan saling menatap untuk yang pertama kalinya juga. Dikelilingi aura bahagia dari keluarga, saudara maupun sahabat. Semuanya bahagia karena kamu bahagia.



Dan untuk pertama kalinya kamu akan merasakan genggaman erat dari kekasih halalmu, mendapat pelukan hangat juga mendapat kasih sayangnya yang insya Allah selalu membuatmu bahagia.



Indah memang, manis sekali dibayangkan dan semua itu masih diangan-angan. Sayangku ukhti bersabarlah, genggaman Allah lebih kuat yang selalu mampu membangunkanmu ketika kamu jatuh. Pelukanya lebih menenangkan yang bakalan membuatmu tidak merasa sendirian. Dan bicaranya lebih lembut hingga kau tak akan pernah sakit hati karena-Nya.



Aku tahu dengan menjadi seorang istri, pahala begitu banyak mengalir apabila taat kepada suaminya. Kamu pasti iri dengan pahala yang mudah didapat ketika sudah menjadi suami/istri mulai dari menyenangkan suami maupun istri bahkan menatap suami pun berpahala, masya allah.

Namun tidak dipungkiri juga kamu bisa meraih pahala sebanyak-banyaknya.



Saat dirimu lelah karena kemana-mana sendiri tak ada yang menemani selain sahabat. Tenang ada yang selalu bersamamu, dialah Allah SWT. Saat kamu takut dalam kesendirian ada Allah SWT, dia maha melihat dan sebaik-baik penjaga. Saat dirimu kecewa ada Allah SWTyang siap memelukmu dan memberimu hadiah pahala tak terduga jika kamu bersabar. Dan saat dirimu resah, kehilangan arah dan hanya ingin menangis tanpa sebab, sesungguhnya Allah swt sedang menuntunmu, mengajakmu pada kebaikan agar kamu sampai pada surga-Nya jika kamu benar-benar merindukannya.



Sayangku ukhti, aku tahu selain kamu merindukan seorang pendamping kamu pun pasti merindukan seorang anak kecil yang bisa meramaikan suasanmu. Tawanya yang renyah, ocehannya yang receh dan tangisannya yang memelas, sungguh itu anugerah terindah bagi setiap pasangan. Namun kamu juga harus ingat meski kamu sekarang belum menikah, untuk menjadi seorang ibu tidaklah harus dengan menikah saja, tidaklah harus ia yang melahirkan bahkan tidaklah harus ia yang mempunyai anak.

Advertisement

Menjadi seorang ibu cukup dengan memberi kasih sayangmu setulusnya kepada siapapun itu. Baik itu kepada adikmu, kepada keponakanmu, kepada anak tetanggamu, atau kepada mereka anak yatim piatu, atau bahkan anak jalanan yang sesungguhnya lebih membutuhkan peran seorang ibu.

Nikmatnya akan sama, yaitu dengan melihat senyum yang lahir dari wajah mungil mereka mampu menghilangkan lelahmu bahkan kesedihanmu. Seperti seorang ibu yang tersenyum melihat anaknya tertidur pulas setelah seharian penuh menjaganya dengan penuh kelelahan bahkan mungkin kekesalan. Namun itu semua sirna karena senyum anaknya ketika tertidur pulas.



Meski umur sudah tak lagi muda, belum menikah bukanlah aib ataupun nasib melainkan Tuhan sedang masih ingin bersamamu lebih lama. Maka pergunakanlah waktu senggangmu untuk lebih mendekat pada-Nya karena jika kamu sudah merasakan cinta-Nya maka kamu tidak akan merasa kesepian. Karena Allah SWT itu romantis, dalam firman-Nya surat At-Thaha : 46 Dia berkata "Janganlah khawatir, sesungguhnya Aku bersamamu, Aku mendengar dan Aku melihat".

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya