Terkadang hidup memang tidak sesuai dengan yang aku mau, tapi apalah daya aku hanyalah manusia biasa yang hanya menginginkan yang terbaik dengan usaha maksimal sebisaku. Tanpa menghianati proses yang telah aku jalani selama ini satu-persatu impian keinginan terkadang tercapai. Meski tak dipungkiri lagi, terkadang ada kekecewaan yang kualami.

Proses pendewasaan pastinya aku alami seiring waktu dan usiaku yang beranjak ke awalan angka tiga. Pahit, manis, masam dan kecut sudah kuterima semua bahkan ku berusaha untuk menjalaninya dengan biasa, ku jadikan sebagai proses menuju kesuksesan. Apa yang kuharapkan terkadang tak tiba juga, tetapi ku yakin Tuhan selalu punya alasan buat aku dan paham apa yang aku butuhkan saat ini.

Advertisement


Apa yang kuharapkan terkadang tak tiba juga, tetapi ku yakin Tuhan selalu punya alasan buat aku dan paham apa yang aku butuhkan saat ini.


Bersyukur masih diberikan berkat hidup, orang tua lengkap, saudara yang masih ada serta teman-teman yang selalu ada di sekitar kehidupanku membuat aku berani mengatakan pada diri ini bahwa tidak segala kesuksesan hanya diukur hanya dengan uang, kekayaan dan kesenangan duniawi semata. Namun lagi, hidup seolah bertepuk sebelah tangan padaku.

Hidup berjalan tanpa henti tetap kujalani sebisaku, semampuku. Aku sampai tak tahu lagi kapan keinginan dan harapan yang ku dambakan akan datang. Apa yang aku harapkan terkadang menjauh, apa yang kuinginkan terkadang menghilang dan apa yang kumau seringkali sirna begitu saja. Kesabaran dan ketabahan hati kujalani sambil terus meminta kepada Sang Pemilik Diri ini.

Advertisement


Kesabaran dan ketabahan hati kujalani sambil terus meminta kepada Sang Pemilik Diri ini.


Bukan menyerah yang aku lakukan pastinya, segenap usaha dan jalan kucoba agar lebih meyakinkan diri untuk mendekati arti kesuksesan. Tujuanku sama seperti kebanyakkan orang, membahagiakan orang tua, diri dan sekitarku. Menakar kemampuan diriku agar dimampukan dan dipantaskan menerima sukses dariNya.

Aku akan selalu yakin setiap detik yang baik yang aku tuai akan berbalik baik kediriku, maka dari itu selalu aku berfikir positif guna menambah bahan bakar kepercayaan diriku untuk terus berbuat baik bagi diri dan sesama manusia. Terkadang remehan dan cemooh yang datang padaku tak ku hiraukan malah ku jadikan modal pengendalian diriku.

Apapun akhirnya yang kudapat nanti, kuyakin segalanya adalah hasil yang kutuai selama ini. Baik atau buruknya pun kuterima sebagai hasil proses hidupku dan usahaku. Selama proses yang kujalani selalu positif dan baik ku yakin segalanya tidak akan pernah bertepuk sebelah tangan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya