Alergi ketika hamil sering terjadi pada ibu terutama ketika trimester pertama kehamilan. Ini biasa terjadi ketika konten masuk 6 minggu dan lazim berakhir sesudah konten beusia 16 minggu. Jika Anda tidak mengalaminya, maka bersyukurlah karena alergi yang dialami ibu hamil ini memang satu ujian Allah yang amat menguji kesabaran dan iman seorang ibu.

Penyebab Alergi Ketika Hamil

Alergi terjadi karena perubahan hormon dan masalah angin. Hormon hCG yang banyak dikeluarkan di awal kehamilan menjadi penyebab alergi terjadi.

Perlu Berjumpa Dokter?

Alergi selama kehamilan adalah normal. Namun, muntah yang terlalu parah dan kehilangan selera makan dan minum yang ekstrim dapat membahayakan ibu dan konten. Jika ibu mengalami muntah yang terlalu sering setiap hari, tidak mampu makan dan minum tanpa muntah kembali dan hilang berat badan, ibu harus menemui dokter dengan segera. Ibu dapat mengalami ternyahidrat dan kekurangan nutrisi dalam tubuh.

Advertisement

Cara Mengatasi Alergi Ketika Hamil

1. Makan sedikit dan sering. Perut yang kosong bisa menambahkan mual. Mempertahankan tingkat gula secara stabil dalam darah. Cobalah makan makanan kering dan hambar dalam jumlah sedikit sepanjang hari.

2. Makan apa dan bila Anda inginkan, tetapi hindari makanan yang berlemak, pedas, asam atau digoreng dan kurangi makan lemak umumnya. Mengambil makanan yang kaya protein dan vitamin B seperti yoghurt. Makanan yang mudah dimakan dan dicerna seperti biskuit juga bisa diambil.

Advertisement

3. Simpan makanan ringan seperti biskuit tawar di samping tempat tidur Anda. Luangkan sedikit waktu untuk makan biskuit tersebut pada waktu pagi dan beristirahat sebelum turun dari tempat tidur.

4. Tulis dalam diari bila Anda merasa lebih buruk dan lebih baik. Seringkali ada pola harian dan ada waktu tertentu pada setiap hari untuk Anda makan atau minum tanpa terengah-engah.

5. Hidu buah lemon. Bau sepotong buah lemon dapat mengurangi mual Anda. Tambahkan beberapa iris buah lemon ke dalam teh es atau air berkarbonasi.

6. Minum teh jahe. Siapkan teh jahe menggunakan akar yang disagat atau ambil sirup jahe atau pil. Jahe baik untuk menenangkan perut dan mengurangi mual. Namun, jahe harus digunakan dalam jumlah yang sederhana dan dengan berhati-hati. Ia juga tidak efektif untuk beberapa orang.

7. Makan makanan tambah darah. Kurang bacaan HB dan darah antara penyebab datangnya alergi dan mual selama kehamilan. Antara buah yang boleh dimakan ialah buah delima, kurma dan lain-lain yang dinyatakan disini.

8. Vitamin B6 (piridoksina) atau multivitamin kehamilan dapat mengurangi mabuk kehamilan. Jika Anda mengambil vitamin selama kehamilan, Anda mungkin kurang mengalami gejala yang parah. Periksa dengan dokter Anda sebelum mengambil suplemen selama kehamilan.

9. Coba terapi alami. Aromaterapi (minyak jeruk, lemon atau jeruk) atau homeopati dapat membantu Anda tetapi jumpalah praktisi yang berpengalaman dalam merawat wanita hamil.

10. Cobalah minum di antara waktu makan terutama jika Anda rasa sulit untuk minum tanpa muntah kembali. Batasi minuman saat makan. Pastikan Anda minum dengan teratur. Coba hisap es batu jika Anda muntah air.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya