Banyaknya Pengangguran di Negara Kita Tercinta...

Seperti kita ketahui bersama indonesia darurat pengangguran. Banyaknya pengangguran bukan hanya karena sedikitnya lowongan pekerjaan dan bukan hanya pula banyak yang tidak pintar secara akademis, Akan tetapi masih banyak jobseeker yang kurang memperhatikan sisi-sisi lain (faktor X) yang harus dilakukan sampai ia mendapatkan perkerjaan yg didambakan, Penulis tidak akan membahas sisi teknis masalah kenapa banyak jobseeker masih belum mendapatkan pekerjaan, Mungkin d kesempatan ini penulis akan berbagi beberapa pengalaman di dalam beberapa point, di antaranya:


  1. KESOMBONGAN, Masih banyak sekali jobseeker yang mengandalkan kemampuannya atau dengan kata lain sombong terhadap kemampuanya (skill, akal dan pengalaman) . Di sini artinya jobseeker tersebut merasa mampu dan yakin atas yang dimiliki tanpa harus berdoa, bertawakal serta menyerahkan semua yg sudah dilakukan ke Tuhan dan yang paling menyakitkan lagi akhirnya kekecewaan datang menghampiri, Kenapa bisa demikian? Sekali lagi karena kesombongannya. Merasa bahwa karena kepintarannyalah yang bisa mempermudah jalannya. Bukan kah Tuhan Maha Mengetahui segala apa yang sedang terjadi dan akan terjadi. Ya! Ada Tuhan yang selalu menuntun dan menempatkan bahkan menjadikan seorang jobseeker tersebut diterima di perusahaaan atau mendapatkan pekerjaan yang sesuai diharapannya.

  2. Tidak Konsisten, Bisa jadi seorang jobseeker tersebut tidak mendapatkan atau belum mendapatkan pekerjaan dalam waktu yang lama karena tidak konsisten dalam usaha mencari pekerjaan. Seperti kita ketahui waktu berjalan terus dan tanpa disadari jobseeker tersebut sudah mulai bosan, lelah, malu bahkan muak tak kunjung mendapat pekerjaan yg didambakan. Akhirnya sudah mulai malas ketika mendapatkan panggilan untuk Interview atau tes. Sekali lagi ini sangat manusiawi, hehehe tetapi jangan sampai terlena dibuatnya. Harus segera bangkit!

  3. Hukuman atau Ujian, Seperti yang penulis ketahui, sangat percaya adanya hukuman atau ujian. Entah kita pernah menyakiti seseorang (pacar,sahabat atau orang lain) pada zaman kuliah dulu. Di momen ini lah masa yang tepat untuk kita interopeksi diri karena ketika kita menyakiti seseorang tanpa disadari kita telah membangun batu penghalang dijalan yang akan kita tuju. Saran saya segeralah meminta maaf ke mantan atau teman tersebut. Kalau tuhan mengijinkan jalan yang akan kita tuju akan menjadi mudah.

  4. KEYAKINAN, Banyak diantara jobseeker berkeyakinan bahwa pekerjaan yang dia cari merupakan satu – satunya sumber kita mendapatkan rizki. Akhirnya keyakinan kita bukan lagi kepada Tuhan Sang Maha Pemberi rizki dari segala penjuru, melainkan dari pekerjaan tersebutlah kita bisa mendapatkan uang atau rizki. Dan pada akhirnya sandaran hati kita bukan lagi kepada Tuhan akan tetapi kepada pekerjaan yang nantinya akan kita dapatkan. Sekali lagi hal seperti ini lah yang membuat kecewa seorang hamba. Yaaakkk KECEWA!. Karena bentuk penyandaran yang salah. Ingat ya, Tuhan telah menjamin rizkimu sebelum bumi dan langit diciptakan, cukup dengan melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya Tuhan akan menberi rizki yang tidak di sangka-sangka dan memberi jalan keluar dr setiap permasalahan kita alami.

  5. AMBISIUS, Tidak sedikit jobseekers yang sangat sangat ambisius untuk mendapatkan suatu pekerjaan. Ambisius boleh, tetapi jika sampai buta itu yang sangat menyesatkan. Kenapa penulis bilang sesat, karena dia melupakan Ayat Tuhan, dimana Tuhan mengetahui mana yang baik mana yang tidak, so cukuplah berusaha semaksimal mungkin dan serahkanlah semua ke Tuhan . Jika kalau memang rizki tidak bakal lari. Bukan kah rizki seperti "AJAL", kemanapun engkau pergi jika sudah waktunya dia akan menghampirimu juga.

Advertisement

Hehehee, Begitulah sedikit pengalaman dari Penulis, Sebaiknya yakin dan tidak usah malu kalau masih belum mendapatkan pekerjaan atau ada temen seangkatan yang sudah mendapatkan pekerjaan. Jangan pernah berburuk sangka kepada Tuhan. Kenapa ya Tuhan tidak mengabulkan doaku,kenapa ya Tuhan mempersulit jalanku dalam mencari kerja? Ingetkan, kalau setiap doa yang kita panjatkan ada tiga point yang harus diyakini :


  1. Tuhan akan mengabulkan seketika.

  2. Tuhan akan menyimpan kelak untuk kita di akherat (Kehidupan yang lebih baik).

  3. Dan Tuhan akan menjauhkan kita dari marabahaya atau celaka (point ini yg harus diyakini jobseeker, kalau tidak keterima kerja berarti Tuhan menjauhkan kita dr lingkungan yang tidak baik, dari waktu yg akan sia-sia, bisa jadi pula setelah keterima kerja kita nya yang malah stresss hehehe).

Pesan terakhir dari penulis, jika teman-teman kita sdh mendapat pekerjaan atau kehidupan temen kamu sudah lebih baik dari dirimu . Tanamkan ini

Advertisement


" Kita hanya tertinggal satu langkah di belakang mereka, Besok kita jauh 1000 langkah ada di depan mereka" .


Semoga selalu sukses, mendapatkan keberkahan dan bisa bermanfaat untuk sesama.

Best Regards, Kuli_Server

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya