Pasti kamu pernah merasakan sakitnya dikhianati. Sangat menyakitkan, apabila orang yang telah kita percaya dan kita sayangi, melakukan tindakan yang menyakiti perasaan. Seyogyanya, jika kita telah dipercaya orang lain, maka sudah semestinya kita menjaga amanah yang telah diberikan.

Misalnya saja, janganlah sesekali mengumbar urusan pribadi teman atau kekasih anda kepada orang lain. Sudah sepatutnya, kita menjaga privasi teman atau kekasih anda, sehingga hubungan kalian akan baik-baik saja, tidak dipenuhi dengan drama seperti kisah sinetron yang memuakkan. Tunjukkanlah bahwa anda bisa menjadi seorang kekasih atau teman yang memiliki ketulusan, tanpa pamrih. Berteman bukan karena harta, jabatan, status sosial, bertemanlah karena kalian adalah orang baik, yang harus saling berbagi, menyayangi dan saling mengasihi dalam hidup yang kalian jalani.

Jangan pernah sekali-kali menyakiti, karena sekali terluka, akan teramat sakit untuk dirasakan. Kekecewaan yang begitu besar, siap menghadang didepan mata. Dikhianati oleh orang yang kita sayangi, kekecewaan yang dirasakan, beribu kali dan berlipat rasanya, dan jika harus memilih, lebih baik dikecewakan orang yang tidak kenal. Karena disakiti atau dikecewakan oleh orang yang kita kenal dan sayang, akan menimbulkan luka yang teramat mendalam.

Jangan juga selalu mengumbar alasan yang ribet belibet, selalu berdalih ini itu, berucap demi kebaikan kamu dan mengemukakan alasan lain yang membuat orang lain ilfeel, dan berfikir kamu tidak memiliki ketulusan, hanya pamrih semata didepan orang lain. Seorang teman atau kekasih yang baik, tidak akan mengumbar atau membicarakan privasi teman atau kekasihnya tanpa izin kepada orang lain, yang tidak ada urusan dengan teman atau kekasih kita. Seluruh dunia, tidak perlu tahu apa yang teman dan kekasih kamu lakukan. Hargailah kehidupan pribadi mereka, tidak peduli sedekat apapun kalian. Setiap orang berhak memiliki privasi sendiri dalam hidupnya, yang mungkin saja, dia tidak mau berbagi dengan orang lain, dan ingin menyimpannya sendiri dalam hidupnya.

Orang yang menyia-nyiakan ketulusan dan kepercayaan dari orang lain, maka akibatnya akan fatal bagi orang tersebut. Meskipun kalian misalnya, sangat dekat tidak terpisahkan. Hukuman bagi orang yang tidak amanah, adalah tidak akan ada yang percaya pada dia, meskipun ada masa dia berkata jujur, sejujur-jujurnya. Bahkan orang lain akan menjauhi dirinya, karena sikapnya yang tidak amanah dan tidak dapat dipercaya.

Oleh karena itu, jangan suka mengumbar masalah pribadi orang yang kita kenal dan menjadikannya gosip empuk yang siap disantap setiap saat. Hargai kehidupan orang lain, pasti kalian tidak suka bukan, ada orang yang mengutak atik hidup kalian, dan seolah-olah lebih tahu daripada kamu sendiri. Masak sih ada, orang yang suka jika hidupnya direcoki orang lain, yang jalanin hidup itu siapa coba? Ya kan? Kamu pasti kesal, dan pengen ngelempar batu pada orang-orang yang sok tahu itu.

Jangan sampai salah pilih temen dan kekasih deh, sekali salah pilih, bisa fatal akibatnya, kamu bisa jadi bahan gosip yang dia bicarakan saat dia bersama orang lain. Dan bisa jadi, saat dengan kamu, dia membicarakan orang lain, padahal mungkin orang lain tidak mau kamu tahu tentang hal tersebut. Tapi teman atau kekasih kamu itu, berbicara tanpa batas, yang akhirnya kamu dan mungkin orang lain jadi tahu hal yang ga perlu kamu tahu. Jadi berabe kan? Makanya pilih temen atau kekasih itu mesti selektif, jangan berteman atau punya kekasih yang suka bikin gosip, nambahin berita jadi runyam, dan punya pengaruh buruk buat kamu dan lingkungan sekitar.

Dan jalani kehidupan ini dengan baik ya. Karena hidup adalah bagaimana kita belajar untuk saling berbagi, mengasihi dan menyayangi sesama. Tanpa memandang apakah kita sederajat, ataukah kita sama-sama kaya, sama-sama pandai. Hidup adalah bagaimana kamu, bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain, namun bukan berarti kamu dapat memanfaatkan orang lain dengan sewenang-wenang. Tanpa memikirkan perasaan orang lain.

Migunani Tumpraping Liyan, istilah jawa yang berarti hidup yang kamu jalani, sudah seharusnya dapat bermanfaat bagi orang lain. Yang dapat diartikan juga, berbagilah kasih sayangmu, berbagilah harta, ilmu dan apa yang kamu miliki, sehingga orang lain dapat merasakan dan terbantu dengan apa yang telah kamu lakukan.

Maka, kebahagiaan akan muncul dengan sendirinya. Ada perasaan menyenangkan, bunga-bunga kebahagiaan bermunculan, tidak ada dengki, iri hati, tidak ada pamrih, terhadap apa yang telah kita lakukan untuk orang lain. Hati akan terbebas dalam mengharapkan sanjungan, imbalan dari orang lain. Yang ada adalah ketulusan dan keiklasan, sehingga damai dalam hati akan terwujud dalam kenyataan.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya