Jika seseorang mengatakan kepadamu bahwa untuk mendapatkan kesuksesan, kamu harus berani menerobos kegagalan. Apakah kamu mau melakukan itu? banyak orang yang memilih untuk menghindar. Mencoba untuk menghindari kegagalan dan memilih jalan aman adalah hal yang wajar bagi mereka yang lebih cepat merasa puas dengan hal-hal kecil dan itu akan lebih baik daripada harus mempertaruhkan segalanya kemudian gagal.

Kegagalan adalah jalan yang kamu butuhkan untuk mendapatkan kesuksesan yang besar. Meskipun dalam perjalanan kamu menghadapi banyak kekecewaan yang menggoda untuk mundur dan menyerah, tapi kegagalan akan membuat impian kita lebih berharga. Bisakah kita membayangkan bagaimana jika bisa berpartisipasi dalam olimpiade, mendapatkan beasiswa, atau menjadi entrepreneur muda dan mendapatkan beberapa penghargaan? semua itu mungkin tidak akan berarti banyak jika kita mendapatkannya dengan mudah.

Advertisement

Kegagalan meyadarkan kita untuk melakukan improvement

Kegagalan memberikan kesempatan bagi kita untuk menganalisis dan melihat kembali apa yang salah dan apa yang harus diperbaiki agar tepat berada dijalan yang kita tuju. Mungkin saja strategi yang telah kita rancang dan kita jalani selama ini sudah melenceng dari jalan itu. Atau mungkin jalan yang kita pilih itu salah dan membawa dan akan menyakitkan kita dimasa depan

Ujian apakah kita benar-benar menginginkannya

Advertisement

Untuk mendapatkan sesuatu yang besar, ada harga yang harus dibayar. Misalkan saja jika kamu meminjam sejumlah modal kepada bank dengan jumlah yang besar, pasti bank tidak langsung menerima permohanan peminjaman. Karena untuk menghindari berbagai resiko dan apakah kamu layak untuk menerimanya, kamu harus menjalani berbagai prosedur. Atau bagaikan seorang pendaki, untuk mencapai puncak, dia harus berani menghadapi tantangan dari alam. Mulai dari jalan setapak, mendaki, dan melawan suhu yang ekstrim. Jika tidak mampu dan menyerah, maka ia tidak layak untuk berdiri dipuncak dan jalan yang telah dilalui sebelumnya tidak akan berarti apa-apa. Begitu juga dengan kegagalan, dimana dia sedang memberikan pilihan kepada kita untuk maju atau berhenti dan menguji seberapa kuat keinginan kita sebelum melangkah lebih jauh lagi. Jika kamu sudah memilih, maka kamu harus mempertanggung jawabkan pilihan itu.

Memberikan kesempatan untuk menjadi lebih baik

Terkadang apa yang kita dapat membuat kita lupa siapa diri kita. Lupa kepada keluarga, lupa dengan lingkungan sekitar, tidak peduli dengan hal-hal lain, sombong, dan lupa sama Tuhan. Namun kegagalan akan menyadarkan siapa dan darimana diri kita berasal. Hingga akhirnya membuat kita tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Mempertemukanmu dengan orang baru

Misalkan ketika kamu mendapatkan hasil ujian final yang buruk dari suatu mata kuliah dan membuatmu harus mengulang mata kuliah yang sama di tahun berikutnya. Tapi siapa sangka, walaupun kamu harus mengulang mata kuliah yang sama, tapi dosen yang mengajarnya membuat kamu jauh lebih mengerti dan lebih mudah menyerap daripada dosen yang sebelumnya. Hingga akhirnya kamu lulus dengan nilai A. Benefit yang kamu dapat, Ilmunya mudah diserap dan nilai kamu jauh lebih bagus. Atau mungkin kamu juga dipertemukan dengan seseorang.

Memang tidak mudah untuk keluar dari kegagalan. Karena pada saat itulah memaksa kita untuk percaya pada diri sendiri disaat orang lain meragukannya dan menunjukkan siapa orang-orang disekitar kita. Gagal berarti melawan rasa bersalah, kecewa, dan bahkan membuat harga diri jatuh. Tapi siapa yang menyangka jika esok semua berakhir. Peluang keberhasilan itu senilai dengan resiko kegagalan. Jika siap untuk sukses, berarti harus siap untuk gagal.

Semakin keras sebuah bola dipantulkan, semakin tingga ia melambung.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya