Tentang hidup. Ya hidup. Memang benar hidup adalah pilihan. Kita sendirilah yang menentukan jalan mana yang akan kita jalani. Namun ketika hidupmu dihadapkan pada banyak pilihan, bukan berarti kau bisa mengambil sikap seenaknya, bukan berarti kau bisa bebas mengambil jalan yang ingin kau lalui tanpa memikirkan yang lain. Bukankah kau pernah berpikir bahwa kau tak ingin dijadikan pilihan?

Lantas apa kau pikir, aku dia dan mereka pun mau dijadikan pilihan? Kau bisa semudah itu bilang percayalah tapi tahukah kau? Bagi beberapa orang, termasuk aku, percaya bukanlah hal yang begitu mudah untuk dilakukan. Ada banyak hal yang terjadi dalam hidupku yang membuatku begitu rentan atas sebuah rasa percaya. Dan ketika aku memutuskan untuk percaya padamu, saat itu juga aku sedang berjuang keras untuk mengalahkan rasa takutku.

Aku, yang pernah merasakan rasa pahitnya sebuah kehilangan, yang pernah merasakan pedihnya kepercayaan yang tak lagi dihargai. Apa kau tahu bagaimana rasanya? Ketika kau percaya dan kepercayaanmu terkhianati begitu saja? Aku tahu. Aku paham. Sungguh, aku tak pernah ingin lagi percaya. Aku tak pernah menyayangkan bila hidupku berjalan tak sesuai keinginanku, aku hanya menyayangkan jika di saat kau bisa membuat pilihan, kau justru tak bisa memilih dengan pertimbangan hati dan logika. Dan ketika kau dihadapkan pada pilihan yang kau anggap sulit, sudahkah kau mengadu pada Sang Pemilik Kehidupan? Menepilah sejenak dari hiruk pikuk kehidupan dan mendekatlah pada Sang Pencipta. bersujud dan berdoa, meminta petunjuk yang terbaik dariNya. Allah S.W.T. Tak akan pernah menjerumuskan umatNya, Dia akan selalu memberi petunjuk bahkan lewat hal-hal yang terlihat mustahil bagi kita.