Saat masuk menjadi mahasiswa baru memang menyenangkan. Apalagi ditambah bisa masuk ke salah satu Perguruan Tinggi bonafid yang sangat kamu idam-idamkan ditambah jurusan favorit,tentu itu merupakan awal yang sangat membanggakan. Kalau awalnya sudah membanggakan apakah kamu yakin bisa menyelesaikan akhir dengan lebih membanggakan ? Mungkin ini beberapa pikiran yang sering terlintas di dalam kepala mahasiswa semester akhir..

1. Mendekati Skripsi atau Tugas Akhir “Apakah aku bisa lulus tepat waktu?” pikiran yang selalu bertamu di otakmu

Advertisement

Dulu sewaktu masih SMA kalian bisa dengan bebas bermain,tidak mengerjakan tugas hanya menyalin tugas milik teman,kurang memikirkan tentang pelajaran karena saat SMA antara siswa yang rajin dengan yang malas kurang dapat di bedakan toh nanti juga bareng lulusnya. Kehidupan mahasiswa sangatlah berbeda,mungkin memang masih bisa bermain bebas dan bisa juga tidak mengerjakan tugas. Tapi apakah kamu yakin dengan tidak mengerjakan tugas lulusmu bisa bareng dengan teman-temanmu? Di perkuliahan lulus tepat atau tidaknya dirimu tergantung pada dirimu sendiri,tidak ada tempat menggantungkan kelulusanmu.Lulus belakangan,lulus tepat waktu,atau lulus di waktu yang tepat itu sepenuhnya ada di tanganmu.

2. Melihat lulusan dari Perguruan Tinggi lain kadang membuat nyalimu “menciut”

Setiap tahun ada beribu-ribu sarjana yang lulus dari Perguruan Tinggi dan siap untuk berkomptisi di dunia kerja.Kamu yang kurang memiliki kepercayaan diri yang lebih, akan mulai memikirkan
apakah aku cukup kompeten untuk bersaing di dunia kerja dengan mereka?” sebenarnya pikiran-pikiran seperti itulah yang mematikan kemampuanmu sendiri.Percaya diri bahwa kamu bisa melakukan dan mampu bersaing dengan siapapun

Advertisement

3. Saat Orang tua mulai menceritakan harapan-harapannya kepadamu

Ketika duduk bersama kedua orang tua tak jarang orang tua melontarkan harapan-harapannya untuk masa depanmu,untuk kariermu.Ada rasa keinginan yang kuat sekali ketika orang tua entah ayah atau ibumu menyampaikan harapan-harapannya tapi disisi lain pemikiran ”apakah nanti mewujudkan harapan orang tua bisa aku lakukan?”
Bagaimana kalau nanti akhirnya tidak sesuai dengan ekspetasi kedua orang tua.
Hey..jangan pesimis asalkan ada niat+usaha+doa kita+doa orang tua, semua yang tidak mungkin akan menjadi mungkin

4. Saat kamu masih menyandang status sebagai mahasiswa lingkugan sekitar banyak yang menganggap kamu “lebih”
Saat masih menjadi mahasiswa dianggap sebagai seseorang yang memiliki nilai lebih memang membanggakan,tapi apakah kamu ingin menjadi mahasiswa abadi? Tentu suatu saat kamu harus meninggalkan kampus yang mungkin memberikan nilai lebih tersebut. Bagi sebagian masyarakat di pedesaan bisa bersekolah di perguruan tinggi akan memberikan tittle “wah” pada mahasiswa tersebut dan mengaggap setelah lulus nanti pasti lebih terjamin masa depannya.Pada kenyataannya setelah lulus nanti para mahasiswa yang sekarang berganti nama dengan Sarjana harus masih bersaing lagi dengan ribuan sarjana lainnya untuk mendapat pekerjaan kecuali bagi yang ingin berwirausaha.

5. Bagi kamu yang memiliki kekasih mulai memikirkan hubunganmu selanjutnya

Mahasiswa semester akhir ataupun yang baru saja lulus bisa dikatakan sudah memasuki usia dewasa,tentu di usia ini sudah pantas untuk memikirkan hal-hal yang menyangkut masa depanmu dengan pasanganmu.Tetapi,bagi mahasiswa semester akhir ataupun yang baru lulus yang sudah mulai menginjakkan dirnya di dunia karier pasti akan memikirkan “bagaimana kalau tempat kerja kita berbeda kota/berbeda pulau? Apakah tetap bisa menjalin hubungan jarak jauh? Apakah lebih baik diakhiri dan mulai merajut mimpi masing-masing?”

Jika beberapa hal diatas terjadi kepadamu,sekali lagi segala keputusan ada padamu.Apapun yang akan terjadi di masa depan kelak semuanya sudah di tentukan dari perbuatan-perbuatan yang kamu lakukan sekarang .

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya