Pernah gak sih ngerasain atau selintas kefikiran kalau teman kita sendiri jauh lebih asik ketimbang sang pacar ? Tragis dan mungkin juga punya arti keindahan tersendiri bagi yang terhimpit dalam situasi seperti ini.

Dari segi peran dalam kehidupan bersosialisasi, predikat teman dan pacar memang sudah cukup melekat sekali. Mereka bagaikan sisi dari koin logam yang berbeda. Mulai dari kebiasaan; cara berpakaian, cara berjalan, makanan kesukaan, cara berbicara, dan masih banyak lagi. Yang pasti mereka berbeda, jikalau ada kesamaan pasti ada pembeda diantara mereka.

Advertisement

Ini tentang kelainan rasa jika nyatanya kita memang sudah memiliki pacar. Terus gimana ? Kita punya teman tapi kok rasanya kedekatannya lebih intim ketimbang si pacar. Terkadang perhatiannya pun tidak kalah care nya sama pacar sendiri.

Mulai dari hang out bareng, sekedar cari cemilan diluar, bahkan sampe nonton bioskop berduaan layaknya orang pacaran. Mungkin disekitaran kalian beranggapan kalau memang kalian sepasang kekasih. Tapi petakanya si pacar beneran mau dikemanain??? Jual ke online shop gitu.

Rumit memang buat ngejelasin perasaan yang ada. Realitanya pacar sudah didepan mata dan disisi yang lain si teman berubah jadi sosok *pacar idaman. Perubahan drastis rasa seperti ini pasti akan punya dampak buruk buat hubunganmu dengan si pacar sungguhan. Akan bermunculan berbagai pro dan konra, dari masalah kecil yang dibesar-besarkan sampai masalah besar yang akan semakin melambung bak balon yang siap meletus. Keberadaan ini seperti di ujung jurang perpisahan untuk si pacar sungguhan.

Advertisement

Tapi jika keadaan kalian berdua single alias tak memiliki pacar, ini masuk kedalam zona aman. Pasti akan banyak dukungan yang bermunculan untuk menyegerakan kalian jadian. Sudah sama-sama cocok ini kan. Masih mikirin apa lagi?

Terakhir kembali lagi untuk kenyamanan hati masing-masing. Meski banyak netizen diluar sana yang memberikan kritikan manis dan pedas ( kalau flavour popcorn sih enak buat nonton film korea hihi ), semua itu balik lagi kekeputusan yang menjalaninya. Apapun rasanya tetap dirasa-rasakan saja. Biar apalah-apalah komentar mereka. Jalani hidup dengan suara hati kecil. Tetap semangat walau banyak cibiran yang menyengat telinga.

Salam manis buat teman rasa pacar.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya