Di usia 17 (tujuh belas) tahun saya, pernah punya aspirasi untuk me-manage tempat-tempat yang jarang dirambah orang untuk saya jadikan obyek wisata. Ini salah satu yang ada di dalam daftar saya. Mengelola Desa Nelayan Mauk, Tangerang. Sebentar ... saya bisa menyebutkan yang kedua, membangun komunitas muda. Mungkin terlalu dini, namun itu yang terjadi, walau belum sampai. 

Saya sempat membuat list tersendiri. Tidak sulit membuat list untuk aspirasi ini. Jangan mencoba untuk mendapatkan daftar yang benar, mulai saja. Jangan khawatir tentang bermimpi terlalu besar atau terlalu kecil. Ini baru saja dimulai. Jangan khawatir tentang apa yang akan dipikirkan orang lain. Jangan khawatir tentang berapa banyak hal yang telah kamu tulis. Tulis saja, tulislah sesegera mungkin.

Berikut ini penuturan anak muda tentang aspirasi yang mereka punya sejak remaja:

1. Canthra, 23 tahun, karyawan swasta.

"Sewaktu masih di bangku SMU sampai lulus kuliah, saya tidak pernah lagi punya aspirasi. Saya menghabiskan waktu dengan bergabung di organisasi. OSIS, senat mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan. Segalanya sudah terjalin dan terealisasi. Perlu atau tidaknya mengejar aspirasi yang pernah ada di usia belasan, itu tergantung. Masing-masing orang punya pilihan dalam menjalani hidup. Jadi teruskan saja."

2. Wayan, 25 tahun, petugas layanan masyarakat.

"Selagi remaja, saya seperti menjalaninya begitu saja. Tidak ada alur khusus. Di usia 10 (sepuluh) tahun, saya udah terbiasa bergabung dengan warga sekitar untuk melakukan hal-hal praktis yang secara langsung bisa accomplished, seperti menyusun jadwal kerja bakti mingguan dan meng-organize pengajian remaja putri. Sudah terbiasa."

3. Andri, 27 tahun, karyawan swasta.

"Delapan dari sepuluh. Ya, saya punya impian kecil untuk masyarakat sekitar sejak saya remaja. Saya masih menjajaki dengan menjelajah ke banyak wilayah. Delapan dari sepuluh yang ada di dalam daftar udah tergambar jelas. Saya masih ingin menjalaninya."

4. Lucy, 29 tahun, karyawan swasta.

"Tidak ada aspirasi yang saya punya sewaktu usia belasan. Ingin cepat-cepat lulus sekolah, lalu kerja. Setelah semua, kok masih ada yang kurang padahal tidak ada tuntutan khusus dalam hal bekerja? Ya, sudah. Saya ikut alur saja."

5. Anton, 21 tahun, mahasiswa, internship worker.

"Baru kemarin rasanya menikmati masa remaja. Bergaul dan berkumpul bersama teman-teman. Banyak sahabat, senang rasanya. Tidak ada impian yang benar-benar tentang aspirasi. Sekarang saya menjalani kuliah sambil bekerja. Semoga suatu hari saya bisa berguna untuk orang banyak dari studi, kerja dan pergaulan yang saya jalani."

Bagaimana dengan kamu? Kamu pernah punya aspirasi di masa remaja? Kejar saja dan jalani.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya