Fakta tentang berhubungan seks selama kehamilan

Kehamilan pertama pada orangtua baru merupakan suatu anugerah yang tak hanya membahagiakan tapi sekaligus juga bikin deg-degan. Deg-degan karena ini kehamilan pertama dan sebagai orangtua amatir ada banyak hal baru yang belum sepenuhnya dipahami. Semuanya jadi serba hati-hati karena takut salah dan membahayakan kesehatan janin dan sang ibu. Ya wajar sih, namanya juga pengalaman pertama.

Nah, salah satu hal yang bikin para pasangan orangtua baru merasa penasaran adalah soal berhubungan intim di masa kehamilan. Misalnya, boleh dilakukan apa nggak, posisi apa yang aman dan sebagainya. Pertanyaan- pertanyaan ini kerap membuat para orangtua newbie bingung dan penasaran. Faktanya, hubungan intim di masa kehamilan diizinkan kok, dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan agar sang ibu tetap merasa nyaman dan janin tetap aman. Biar wawasanmu lebih terbuka dan nggak galau lagi, simak ulasannya berikut ini sampai habis ya!

1. Berhubungan intim saat hamil bisa dilakukan selama kehamilan sang ibu sehat. Justru sebagian ibu merasa libidonya jauh lebih tinggi saat hamil lho!

Sst, libido ibu kadang bisa lebih ‘liar’ daripada sebelum hamil lho via aloftyexistence.wordpress.com

Banyak pasangan yang jadi takut berhubungan seks saat sang istri sedang hamil. Salah satu ketakutan terbesar para orangtua baru adalah membahayakan sang janin saat ayah dan ibunya sedang berhubungan intim. Padahal nih, berhubungan intim diizinkan kok untuk dilakukan dari sejak trimester awal hingga trimester akhir. Dengan catatan, dokter menyatakan kehamilan ibu sehat dan tidak berisiko tinggi.

Dilansir dari healthline.com, libido para perempuan bahkan bisa meningkat tajam saat masa kehamilan. Hal ini bisa terjadi karena selama kehamilan, hormon-hormon di dalam tubuh bergejolak dengan begitu fluktuatif dan aliran darah pun meningkat. Aliran darah yang meningkat dia area genital juga berdampak pada lebih sensitifnya area klitoris dan meningkatnya lubrikasi di area miss V.

Hubungan intim sebaiknya dihindari kalau dokter melarang dengan alasan-alasan medis. Pasalnya, kalau ibu punya riwayat preeklampsia, pernah keguguran sebelumnya, sedang mengalami pendarahan, pecah ketuban dini atau placenta previa, hubungan intim berisiko membuat ibu mengalami pendarahan atau melahirkan sebelum waktunya. Buat yang masih merasa ragu, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter saat kunjungan kontrol kandungan ya, nggak perlu malu karena mereka yang pro sudah biasa menanggapi pertanyaan semacam ini.

2. Agar sang ibu tetap nyaman dan janin tetap aman, hubungan intim sebaiknya dilakukan dilakukan dengan teknik-teknik yang direkomendasikan para ahli medis

Ada teknik-teknik tertentu yang perlu diperhatikan agar seks tetap aman via www.kidsinthehouse.com

Meskipun dinyatakan aman, tentu ada beberapa hal yang perlu kamu dan pasangan perhatikan saat berhubungan intim. Yang pertama adalah perhatikan posisi. Jangan sampai posisi seks yang digunakan menghimpit tubuh ibu atau membuat ibu merasa nggak nyaman. Posisi menyamping seperti sendok atau woman on top lebih dianjurkan saat berhubungan karena meminimalisir tubuh ibu tertindih suami. Selain itu, hindari meniupkan gelembung udara ke area miss V karena sangat berisiko mengakibatkan emboli udara yang mengancam keselamatan ibu dan janin.

3. Berhubungan intim saat kehamilan juga punya beberapa keuntungan lho. Tentunya selain kenikmatan yang kamu dan pasangan rasakan

Seks saat hamil punya beberapa keuntungan lho via mybabysheartbeatbear.com

Keuntungan pertama berhubungan intim saat hamil adalah…ibu nggak perlu was-was hamil lagi karena ibu sudah hamil, hehe. Eh, tapi serius lho berhubungan intim punya sejumlah keuntungan yang sangat sayang kalau dilewatkan. Apa saja keuntungannya?

  • Menurunkan kadar stres
  • Menurunkan tekanan darah jadi lebih stabil dan normal
  • Meningkatkan ikatan batin suami dan istri
  • Meningkatkan rasa percaya diri ibu
  • Membuat ibu jadi lebih rileks sehingga meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur
  • Dapat menjadi induksi alami dan melancarkan proses kelahiran jika rutin dilakukan menjelang HPL (Hari Perkiraan Lahir)

4. Jangan khawatir saat kamu mengalami hal-hal ini saat intercourse. Wajar kok dialami saat berhubungan intim di masa kehamilan

Orgasme di saat kehamilan, rasanya nyeri-nyeri sedap via www.romper.com

Nggak usah khawatir dan takut kalau kamu merasakan sensasi kram yang agak lama saat berhubungan intim di masa kehamilan. Faktanya, kamu bisa saja merasakan kontraksi rahim ringan pasca intercourse selama kurang lebih 30 menit dan pergerakan janin yang lebih aktif dari biasanya. Bahkan kalau ada spotting sedikit pasca berhubungan di trimester akhir, nggak usah terlalu panik kecuali darah yang keluar cukup banyak dan terus-terusan.

5. Berhubungan intim di trimester terkadang justru disarankan, karena seks bisa jadi induksi alami yang menyenangkan. Tapi sebaiknya segera konsultasikan ke dokter jika terjadi hal-hal berikut ini

Seks di trimester akhir bisa jadi cukup menantang via everyday.com.kh

Hubungan intim di trimester akhir sebenarnya bisa dilakukan dari awal hingga akhir trimester dengan catatan ketuban ibu belum pecah. Selain itu, hubungan intim semasa kehamilan perlu diwaspadai dan dikonsultasikan jika kamu mengalami hal-hal ini:

  • Kehamilan kembar yang sudah menginjak trimester akhir. Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu tentang aman dan nggaknya seks di trimester ini
  • Terjadi pendarahan dari vagina dalam jumlah cukup banyak pasca hubungan intim
  • Terjadi kontraksi kuat yang berlangsung dalam waktu cukup lama setelah intercourse
  • Ketuban rembes sebelum waktunya

Kesimpulannya, seks semasa kehamilan aman kok selama dilakukan dengan tepat. Memang rangsangan yang terjadi saat foreplay, intercourse, dan kandungan prostaglandins di sperma bisa memicu kontraksi, tapi selama kehamilanmu tak berisiko, hal ini cenderung nggak berbahaya atau memicu kelahiran sebelum waktunya kok. Untuk informasi lebih lengkap dan akurat jangan sungkan berkonsultasi dengan doktermu saat kontrol nanti ya. Semoga artikel bisa bermanfaat!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya