Berkarier di industri musik internasional, kini bukan hal yang asing lagi bagi Agnez Mo untuk berkumpul bersama penyanyi ternama internasional lainnya. Bahkan Agnez nggak jarang diundang dalam acara pesta atau kumpul-kumpul bersama para musisi ini. Seperti yang baru-baru ini terlihat, Agnez hadir dalam acara yang diadakan oleh label rekamannya di California, 300 Entertainment.

Menggunakan outfit berwarna merah yang dipadukan dengan two piece berwarna hitam, penampilan Agnez dalam acara tersebut terbilang mencuri perhatian. Apalagi dengan rambutnya yang dikepang, membuat Agnez terlihat sangat stylish. Namun sayang, penampilan Agnez tersebut justru menuai kritikan dari warganet Tanah Air.

Postingan Agnez saat hadir di sebuah acara bersama artis internasional lainnya itu mendapat kritikan dari warganet. Bahkan Agnez terlihat mematikan kolom komentar

kritikan warganet via www.instagram.com

Advertisement

Dalam beberapa postingan Agnez beberapa waktu lalu, terlihat dirinya tengah menikmati “nongkrong” bersama artis-artis satu manajemen dengannya. Penampilan Agnez memang terbilang mencuri perhatian. Dan nggak sedikit yang memuji fesyen yang dia pilih untuk pesta bertema “hot girl summer” tersebut. Tapi ternyata, bagi sebagian penggemarnya di Tanah Air, penampilan Agnez dianggap sangat vulgar. Oleh karena itu, unggahan-unggahan Agnez pun banjir kritikan. Bahkan Agnez sampai harus menutup kolom komentar salah satu unggahannya.

Meski dirinya dikritik oleh warganet Tanah Air, tapi sama sekali nggak menyurutkan Agnez untuk mempromosikan salah satu budaya di Indonesia, yaitu Anyam Rambut

promosi anyam rambut via www.instagram.com

Meski dirinya mendapat kritikan terkait penampilan dalam acara tersebut, namun Agnez Mo tetap ingin menunjukkan kebanggaannya terhadap budaya Tanah Airnya sendiri. Ternyata gaya rambut Agnez yang terbaru memiliki tujuan tersendiri. Ia ingin menunjukkan bahwa braids alias kepang ternyata juga menjadi bagian dari budaya salah satu suku di Tanah Air, tepatnya di Papua. Di Papua, braids tersebut memiliki istilah lain yaitu “anyam rambut”. Melalui hal inilah Agnez Mo ingin menunjukkan bagaimana miripnya budaya satu dengan yang lainnya. Agnez pun menganggap bahwa ini adalah bagian dari unity in diversity alias bersatu dalam perbedaan.

Meski menyesuaikan penampilannya dengan industri musik internasional, tapi sepertinya Agnez Mo sepertinya nggak lupa untuk tetap menunjukkan jati dirinya sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang memiliki ragam suku dan budaya.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya