Bercanda itu boleh-boleh saja, tapi sebaiknya selalu berhati-hati jika terkait dengan hal-hal yang sensitif terutama hal yang berbau SARA. Salah bicara, salah-salah justru bisa dikecam bahkan dituntut seperti yang baru-baru ini dialami oleh komedian kondang, Andre Taulany.

Dikecam lantaran candaan yang dianggap menistakan agama, Andre Taulany diketahui segera menyambangi kantor MUI untuk bersilahturahmi dan secara terbuka memohon maaf melalui rekan media kepada seluruh masyarakat atas bercandanya yang terlalu lepas. Selengkapnya simak ulasan Hipwee Showbiz berikut ya!

Beberapa waktu lalu, video wawancara duo Sule-Andre bersama bintang tamunya Virzha di sebuah acara televisi menjadi viral lantaran ada perkataan Andre yang dianggap menistakan agama

Advertisement

Dilansir dari laman Detik, Andre Taulany mengaku khilaf dan memohon maaf atas bercandaannya yang menyinggung pihak tertentu dalam sebuah acara televisi. Video wawancara yang viral tersebut berisikan perbincangan Andre dengan penyanyi Virzha perihal bisnis parfum yang digelutinya saat ini.

Dalam video tersebut, komedian Sule awalnya bertanya kepada Virzha tentang alasan dirinya merambah bisnis parfum. Virzha mengaku mengagumi Nabi Muhammad SAW yang wanginya seperti 1.000 bunga.

Di sela-sela perbincangan itu, Andre kemudian melontarkan lelucon. Candaan itulah yang kemudian dinilai sebagian orang menghina Rasulullah SAW.

“Aromanya 1.000 bunga? Itu badan apa kebon?” ujar Andre.

Lawakan Andre tersebut lantas menjadi polemik, sehingga akhirnya Andre pun memutuskan menutup kolom komentar di akun Instagramnya dan menyambangi kantor Majelis Agama Indonesia (MUI)

Andre ke kantor MUI

Andre Taulany diketahui menyambangi kantor MUI untuk bersilahturahmi dengan Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, Cholil Nafis. Dilansir dari laman Detik, kedatangan Andre ke MUI selain untuk bersilahturahmi juga untuk membicarakan secara pribadi permasalahan yang terkait dengan dirinya.

Advertisement

“Alhamdulillah di kesempatan baik ini, saya bisa hadir ke tempat ini untuk bersilaturahmi bertemu dengan Bapak Kiai Haji Cholil untuk pertama-tama adalah untuk bersilaturahmi dan tentu saja ada maksud dari saya pribadi menyikapi permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi terkait dengan diri saya,” kata Andre di kantor pusat MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

Secara terbuka, Andre meminta maaf melalui MUI sebagai perwakilan umat Islam atas kekhilafan yang ia lakukan. Andre meminta masyarakat membuka pintu maaf atas kesalahan yang ia perbuat

Andre mohon maaf melalui awak media via news.detik.com

Andre Taulany mengakui kekhilafannya dan memohon agar masyarakat mau membuka pintu maaf atas kekeliruan yang telah dilakukannya. Andre bahkan menyatakan tidak mungkin dirinya menghina nabi.

“Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, apabila ada canda-candaan saya atau mungkin kata-kata saya yang secara tidak langsung menyakiti perasaan saudara-saudara semua, seluruh umat Islam, saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan dan juga kelalaian saya yang tanpa saya sengaja,” ujarnya melalui laman Detik.
“Naudzubillah min dzalik kalau saya sampai menghina nabi saya sendiri, nabi kita semua, Nabi Muhammad Rasulullah SAW,” imbuhnya.

Dalam kunjungan tersebut, Cholil Nafis mewakili Majelis Ulama menerima dan mendengarkan cerita langsung dari Andre Taulany. Beliau pun meminta masyarakat untuk membuka pintu maaf

Andre mohon maaf via www.instagram.com

Kepada Detik, Cholil Nafiz menyebut Andre tidak berniat menghina Nabi Muhammad dan berharap kasus ini bisa jadi pembelajaran, agar menghindari agama sebagai bahan bercandaan.

“Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini Mas Andre datang ke MUI. Saya Cholil Nafis, Ketua Komisi Dakwah MUI, mewakili Majelis Ulama, untuk terima beliau (Andre Taulany). Beliau sudah menceritakan tentang beberapa hal yang terjadi bahwa itu tidak ada kesengajaan dan tidak ada niat untuk menghina Rasulullah SAW,” ungkap Cholil di kantornya, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

Atas perbuatannya tersebut, Andre Taulany tidak hanya ramai menerima kecaman di media sosial tetapi juga dilaporkan ke pihak yang berwenang terkait dugaan penistaan agama oleh sejumlah pihak, termasuk Persaudaraan Alumni 212. Duh, semoga kasusnya bisa segera terselesaikan baik-baik dan ke depannya kasus semacam ini nggak terulang lagi ya, Guys!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya