4 Fakta Tessy Srimulat. Salah Satu Ikon Lawak Tanah Air yang Dulu Pernah Jadi Anggota Korps Marinir!

Fakta Tessy Srimulat

Sebagai warga negara Indonesia, agaknya kita patut bersyukur punya banyak komedian bertalenta. Mulai dari yang legendaris seperti Warkop DKI dengan guyonan slapstick-nya, hingga stand up comedy yang nggak jarang pula bikin ketawa sambil nyentil isu sosial. Karena mereka itu hidup terasa lebih lentur sebab ternyata banyak hal yang bisa ditertawakan.

Advertisement

Tapi bicara dunia lawak Indonesia nggak akan lengkap tanpa menyebut Srimulat. Dan bicara kelompok lawak yang didirikan Tegus Slamet Rahardjo ini nggak akan komplit tanpa membahas seorang Kabul Basuki a.k.a Tessy, pelawak yang kerap memerankan karakter perempuan di setiap panggung dan layar kaca. Lelaki 72 tahun kelahiran Banyuwangi ini selalu berhasil lucu dengan ciri khas kosmetik tebal, kemben, dan cincin batu akik di seluruh jari tangannya.

Persona yang cukup unik itu jadi salah satu alasan kepopuleran Tessy, mengingat pada tahun 80-an pelawak seperti dirinya belum begitu umum. Nah, biar makin kenal sama salah satu ikon lawak Indonesia ini, berikut Hipwee Showbiz rangkum 4 fakta mengenai Tessy yang ternyata pernah dipandang sebelah mata akibat perannya.

1. Jarang diketahui, Tessy merupakan mantan Korps Marinir yang ikut menjalankan operasi pembebasan Irian Barat tahun 1961-1963

Tessy merupakan mantan anggota Korps Marinir via www.kapanlagi.com

Jauh sebelum dikenal dengan nama panggung Tessy, Kabul Basuki adalah anggota KKO TNI Angkatan Laut yang sekarang kita kenal sebagai Korps Marinir. Ia bergabung pada tahun 1961 untuk menjalankan operasi pembebasan Irian Barat sampai tahun 1963. Perjalanannya sebagai seorang anggota angkatan laut bertahan sampai tahun 1979 kemudian terjun ke panggung hiburan rakyat hingga bergabung dan meniti kesuksesan dengan Kelompok Lawak Srimulat cabang Surabaya.

Advertisement

2. Tessy sempat dipandang sebelah mata dan dianggap transpuan

Sempat dipandang sebelah mata hingga dikira transpuan via www.jurnalasia.com

Sukses sebagai pelawak yang kerap memerankan perempuan nyatanya pernah membawa Tessy pada situasi yang nggak menyenangkan. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Marten & Friends, Tessy mengatakan kalau banyak orang yang telah menganggap remeh hingga mengira ia adalah seorang transpuan. Ia menjelaskan bahwa semua peran yang ia mainkan hanya untuk kebutuhan pekerjaan semata. “Tessy itu kan hanya sebagai peran saja. Tapi orang banyak mengatakan Tessy banci,” ucapnya. Kendati demikian, ia mengatakan bersyukur mendapat peran yang melambungkan nama Tessy di industri hiburan tanah air. Nama Tessy sendiri ia ambil dari putri sulungnya Tessy Wahyuni Riwayati Hartatik.

3. Ia pernah dicekal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena sosok perempuan yang ia perankan

Pernah dicekal KPI karena dandan seperti perempuan via www.liputan6.com

Nggak hanya diremehkan, Tessy mengaku juga pernah dicekal KPI karena kerap berdandan layaknya perempuan di setiap peran. “Dicekal karena pakai baju perempuan. Tapi setelah dicekal malah banyak artis yang (penampilannya) lebih dari saya,” ujar Tessy. Hal ini dibenarkan rekan lawak Tessy, Polo Srimulat yang juga hadir di kanal YouTube aktor senior Roy Marten tersebut. Polo mengatakan kalau setelah Tessy dicekal banyak artis yang berani tampil dengan dandanan seperti rekannya, namun anehnya nggak ada pencekalan sebagaimana kepada Tessy.

4. Tessy pernah terjerat narkoba dan dibantu seorang jenderal untuk memulai kembali karier di industri hiburan

Advertisement

Terjerat narkoba dan nganggur setengah tahun via detak.co

Diketahui Tessy sempat terjerat kasus narkoba. Nggak dimungkiri, citra negatif akibat narkoba tersebut membuat Tessy kesulitan untuk diterima kembali di industri hiburan. Ia bahkan mengaku nggak dapat pekerjaan selama setengah tahun. “Saya tuh enam bulan nggak dapat pekerjaan. Di TV saya enggak, layar lebar boro-boro. Kerja off-air (juga) nggak ada,” jelasnya.

Namun kondisi problematik Tessy akhirnya terselamatkan oleh tawaran film dari seorang kenalannya yang seorang jenderal. Oleh Brigadir Jenderal Pol Siswandi, Tessy diminta bermain dalam film yang ia gagas bersama Deputi Analis Kebijakan Utama Bidang Narkoba Bareskrim Polri berjudul “3 Pilihan Hidup”. Walau filmnya nggak laku keras, Tessy merasa bersyukur telah dibukakan pintu masuk kembali ke dunia hiburan. Sejak jerat narkoba menyeretnya hingga kini, Tessy aktif dalam gerakan Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN).

Itu dia 4 fakta mengenai salah satu ikon lawak Indonesia. Ternyata kehidupan menjadi seorang komedian nggak melulu menyenangkan dan penuh dengan tawa ya~

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE