Beberapa hari terakhir, publik dihebohkan dengan sejumlah sanksi yang dilayangkan oleh lembaga negera independen, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Dalam surat tersebut, diumumkan sejumlah siaran yang mendapatkan sanksi dari KPI karena dianggap melanggar sejumlah aturan.

Hal inipun langsung memicu reaksi publik. Pasalnya ada siaran yang menurut warganet nggak pantas mendapatkan sanksi. Bahkan, ada juga promo film yang turut mendapatkan sanksi dari lembaga ini.

Beberapa waktu lalu, KPI mengeluarkan pengumuman tentang 14 program siaran yang mendapatkan sanksi, termasuk  promo film “Gundala”

tontonan yang dapat sanksi KPI via twitter.com

Advertisement

KPI mengumumkan sejumlah program siaran televisi yang mendapatkan sanksi. Di antaranya siaran yang disanksi, terdapat dua siaran yang paling menarik perhatian publik, yaitu promo film “Gundala” di TV One dan film “Big Movie Family: The SpongeBob Squarepants Movie” GTV. Warganet pun langsung bereaksi terkait sanksi tersebut. Bahkan di Twitter, tagar (tanda pagar) #SaveSpongeBob menjadi trending topic. Publik seakan nggak terima jika film kartun tersebut malah terkena sanksi di saat banyak program lainnya yang lebih patut untuk diberikan peringatan atau sanksi.

Joko Anwar yang kesal dengan sanksi tersebut, menjelaskan artis kata “bangsat” dalam KBBI. Bahkan saking geramnya ia mengajak publik untuk membubarkan KPI

Joko Anwar serukan bubarkan KPI via twitter.com

Sutradara yang kini tengah naik daun, Joko Anwar, turut memberikan tanggapannya mengenai sanksi yang diberikan oleh KPI. Bahkan Joko merasa geram karena promo filmnya, Gundala, ikut terkena sanksi. Joko menjelaskan kalau ada dialog “bangsat” dalam cuplikan film tersebut yang membuat KPI melayangkan sanksi. Joko pun menjelaskan arti dari kata tersebut menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Bangsat bisa diartikan sebagai kutu busuk atau kepinding. Namun kata ini juga dipakai untuk menyebut orang yang bertabiat jahat. Jadi sebenarnya nggak ada yang salah dengan penggunaan kata tersebut. Nggak cuma protes soal filmnya, Joko juga membaha tentang film SpongeBob yang nggak terlepas dari sanksi KPI. Joko pun mengatakan kalau lembaga seperti KPI menganggap SpongeBob melanggar norma kesopanan, maka ia nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. Oleh karena itulah, Joko Anwar pun menyerukan agar KPI dibubarkan melalui tagar #BubarkanKPI.

Hal itupun disetujui oleh sebagian besar warganet. Mereka juga menganggap KPI nggak tepat dalam memberikan sanksi. Mereka juga setuju kalau KPI sebaiknya dibubarkan.

Advertisement

@CobaLainnya: Anak 90an nonton nya kartun semua. Fine fine aja ni negara. Semenjak sinetron banyak dan kartun jarang pada jaman sekarang, lihat lah pemuda nya. Bgst semua, sama kayak @KPI_Pusat
@arasyandi: saya dari kecil nonton tom & jerry alhamdulillah sampe sekarang belom pernah nabok orang pake wajan 🙂
@hari_shevchenko: Ayok om buat petisi atau apa gitu… Saya juga udah muak sama kpi dari dulu… Dikit dikit dilarang kita ini mau nonton apa coba???

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya