Baru beberapa waktu lalu rasanya Atta Halilintar menjadi Youtuber dengan subscribers terbanyak se-Asia Tenggara. Ia berhasil meraih 10 juta subscribers dan mengalahkan Youtuber-Youtuber kondang lain yang ada di Asia Tenggara. Kini, subscribers-nya udah mencapai angka 13 juta.

Bertambahnya subscribers Atta secara cepat ini seringkali dianggap masyarakat kalau jumlah tersebut merupakan hasil beli alis subscribers palsu. Menanggapi hal tersebut, Atta pun menjanjikan uang tunai sebanyak 1 miliar rupiah jika dirinya terbukti membeli 10 juta subs. Janjinya itupun ditagih saat seseorang menunjukkan video tentang channel Atta Halilintar.

Seorang kreator dengan nama akun Instagram @_rthrbe mengunggah videonya yang memperlihatkan ID channel Youtube Atta Halilintar yang ada di aplikasi Sub4sub pro

View this post on Instagram

#PAYMYMONEY

A post shared by Reviewer Belalang Sembah (@_rthrbe) on

Advertisement

Dalam video tersebut, sang kreator memperlihatkan sebuah artikel yang menunjukkan janji Atta untuh ngasih 1 miliar rupiah untuk siapa aja yang bisa buktikan dirinya beli subscribers. Lalu sang kreator terlihat menyalin ID channel Atta dari sebuah aplikasi bernama Sub4sub Pro ke kolom pencarian di Youtuber. Lalu muncullah channel Youtube Atta.

Sang kreator sebenarnya nggak mengatakan kalau dirinya tengah membuktikan kalau Atta membeli subscribers, tapi warganet menganggap bahwa itu adalah pembuktian dan meminta Atta menepati janjinya memberi uang 1 miliar rupiah.

Atta siap menepati janjinya jika benar-benar terbukti. Ia bahkan tantang balik pembuat video untuk bertemu di kantor polisi

Atta siap ngasih 1 Miliar dengan syarat via www.instagram.com

Advertisement

Banyaknya warganet yang menagih janjinya, Atta pun akhirnya merespons video yang tengah viral itu. Atta menyatakan kalau dirinya siap memberikan uang tunai 1 miliar rupiah kepada sang kreator jika dirinya bisa membuktikan Atta membeli 10 juta subscribers. Namun Atta meminta agar mereka bertemu di kantor polisi aja agar transaksi bisa aman. Namun sepertinya Atta sebenarnya juga mengingatkan sang pembuat video kalau ini bisa disebut pencemaran nama baik jika dirinya tak terbukti membeli 10 juta subscribers.

Setelah videonya menjadi perbincangan hangat, sang kreator pun turut angkat bicara. Dia menyatakan kalau video tersebut hanyalah meme. Ia juga nggak menyangka bahwa Atta menyeriusi hal itu dan membawa-bawa pihak kepolisian.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya