Kabar mengejutkan datang dari seorang pemuka agama di Indonesia. Pada Sabtu (17/8), Ustaz Abdul Somad dilaporkan ke polisi karena diduga menistakan agama. Hal ini dikarenakan ustaz tersebut dianggap menyinggung salib dalam salah satu video ceramahnya yang viral di media sosial. Beragam reaksi dari warganet langsung bermunculan. Banyak orang yang mengaku marah dan tersinggung saat melihat video tersebut, terutama para umat Kristen dan Katolik.

Ceramah Ustaz Abdul Somad dianggap meresahkan. Pasalnya, ustaz terkenal berusia 42 tahun ini memiliki banyak pengikut di Indonesia. Publik khawatir apabila ceramahnya yang menyinggung salib ditelan mentah-mentah dan menyebabkan perpecahan agama. Karena itulah Ustaz Abdul Somad dilaporkan ke polisi untuk diproses lebih lanjut. Berikut ini berikut lengkapnya.

Ustaz Abdul Somad dianggap menyinggung salib saat berceramah. Pasalnya, dia berkata kalau di dalam salib terdapat jin kafir

Advertisement

“Saya terlalu terbayang salib, nampak salib. Jin kafir sedang masuk. Karena di salib itu ada jin kafir,” kata Somad dalam ceramahnya.

Salah satu video ceramah Ustaz Abdul Somad viral di media sosial akhir-akhir ini. Dalam video tersebut, seorang jemaah bertanya, mengapa dirinya merasa menggigil saat melihat salib. Somad menjawab bahwa di dalam salib ada jin kafir. Tidak hanya salib, menurutnya jin kafir juga berada dalam patung. Karena itulah dia mengimbau para jemaah agar jangan menyimpan patung di rumah. Pernyataan Somad yang kontroversial itu dianggap menyinggung umat Kristen dan Katolik.

Tidak terima dengan pernyataan itu, Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan Ustaz Abdul Somad ke polisi dengan dugaan menistakan agama

Brigade Meo NTT dan Ustaz Abdul Somad via www.tribunnews.com

“Kami sudah melaporkan Ustad Abdul Somad ke Polda NTT terkait ceramahnya yang melecehkan umat Kristen. Apa yang dikatakan Ustad Abdul Somad dalam videonya itu sudah sangat meresahkan masyarakat, terlebih umat Kristen,” kata Anggota Brigade Meo, Jemmy Ndeo, seperti dikutip dari Tempo.

Advertisement

Karena ceramahnya dianggap meresahkan, Somad dilaporkan ke polisi oleh Brigade Meo NTT pada Sabtu (17/8). Mereka menekankan kalau pelaporan itu ditujukan pada Somad sebagai pribadi, tidak ada kaitannya dengan umat muslim secara keseluruhan. Diharapkan Somad mau bertanggung jawab atas perkataannya. Jika Somad terbukti keliru, Brigade Meo NTT berharap agar ustaz ini memberi permohonan maaf dan klarifikasi.

Masyarakat dihimbau agar jangan sampai terpecah belah karena ceramah Ustaz Abdul Somad. Apalagi, saat ini Indonesia sedang merayakan kemerdekaan

Ceramah Ustadz Abdul Somad dianggap meresahkan via nusantaranews.co

“Ini momen kemerdekaan, momen persatuan. Negara ini bisa berdiri karena masyarakatnya bersatu waktu itu. Jangan kita hancurkan persatuan yang sudah terbangun selama 74 tahun ini hanya karena seorang Ustaz Abdul Somad,” kata Sekjen Seknas Jokowi, Dedy Mawardi, seperti dikutip dari Tagar.

Pelaporan Somad ke polisi bertepatan dengan perayaan 17 Agustus. Saat harusnya Indonesia merayakan persatuan, justru muncul masalah yang bisa memecah belah rakyat. Karena itulah publik diminta agar jangan terprovokasi. Sebaiknya masalah Somad tetap dipantau dengan pikiran yang jernih. Warganet pun terpecah, ada yang membela, tak sedikit yang menyudutkan. Pembelaan kepadanya lebih karena ceramah tersebut untuk kalangan jamaahnya sendiri. Di Twitter pun beredar pula balasan warganet dengan menautkan video serupa yang dilakukan umat lain. Hal-hal seperti ini yang bikin bangsa Indonesia susah akur ya.

Semoga kejadian ini nggak berlarut-larut dan tidak memantik pertikaian yang lebih besar.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya