Baru-baru ini dunia Twitter dihebohkan dengan salah satu cuitan warganet yang mengatakan bahwa menurutnya perempuan yang memakai make-up cenderung tidak terlalu pintar, makanya wajahnya yang justru dipoles. Menurutnya perempuan yang pintar akan mengalihkan dana make-up dan skincare untuk membeli buku atau ikut kelas sehingga akan tampil dengan natural saja.

Utas ini akhirnya mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet, kebanyakan memiliki pendapat yang kontra. Tidak hanya perempuan, bahkan laki-laki juga ikut berkomentar. Tapi sebenarnya apa sih alasan perempuan memoleskan make-up ke wajahnya? Hipwee berhasil menanyakan hal ini ke beberapa koresponden laki-laki dan perempuan. Simak yuk alasan sebenarnya!

1. Memakai make-up merupakan hak dan selera. Kalau nggak suka sih nggak apa-apa, tapi tak perlu mengata-ngatai juga

Pakai make-up atau nggak, bukan urusan orang lain~ via www.pexels.com

Advertisement

Menurut saya, tidak ada yang salah dengan per make-up-an. Make-up bagi cewek itu hal yang tidak bisa dipisahkan.
Itu hak selera, sama halnya dengan orang yang suka makan pedas, tidak bisa di-judge kalo orang yang suka makan pedas adalah orang yang tidak sayang organ tubuh mereka. Terus ngata-ngatain orang suka makan pedas.

Saya tidak setuju jika cewek ber make-up itu bodoh. Saya ber-make-up pintar-pintar saja kok.

Aan – Komedian paruh waktu, beauty influencer purna waktu

2. Perempuan memakai make-up nggak melulu ingin menarik perhatian orang lain, bisa jadi untuk mengekspresikan diri

Yang penting alat make-upnya beli sendiri, bukan nyolong via www.pexels.com

Menurutku cewek pake make-up itu ya buat nyenengin diri sendiri aja sih. Selain itu juga buat menambah kepercayaan diri dan self-branding.

Kalau ada yang bilang yang pakai make-up pasti bodoh, itu mah orang-orang iri aja karena nggak bisa make-up. Lagian emang nggak ada korelasinya jago make-up sama isi otak.

Flo – Feminist dan pecinta kuliner

3. Ada juga yang menggunakan make-up karena ada acara, seringnya tampil natural. Tapi, cewek yang mau belajar memakai make-up artinya dia mau belajar

Makeup buat ketemu klien juga bisa kan? via www.pexels.com

Kalo aku pribadi, aku pake make-up ya saat ada kerjaan yang memang harus ketemu client atau ada event. Event disini bisa event kantor, undangan, atau memang lagi ada momen bagus aja. Kalo ke mall jalan sama temen atau pacar ya cuma lipstikan.

Buat aku, cewek bisa make-up aja udah punya nilai plus lo. Berarti kan dia belajar.

Citra – Event and partnership yang sering bertemu client

4. Preferensi orang mungkin berbeda-beda. Make-up mungkin penting, isi otak juga penting. Tapi sejujurnya dua hal ini nggak berkaitan

Pakai make-up saat bertemu client via unsplash.com

Advertisement

Make-up buat cewek itu penting buat menunjang penampilan. Tapi jujur aku nggak suka yang terlalu lebay. Suka risih gitu kalau ada yang ngomongin make-up seru banget kayak ngomongin utang negara. Maksudku ya biasa aja. Ber-make-up tapi tetap sederhana. Yang paling penting justru isi kepala.

Ungkay – Content creator 

5. Memakai make-up bisa juga untuk menunjang penampilan. Jika biasanya kucel, masa kemana-mana juga begitu

Segar juga kan, kalau penampilannya oke via www.pexels.com

Cewek pakai make-up buat keliatan menarik, keliatan manis, keliatan bersih.

Tapi aku nggak setuju kalau cewek pakai make-up pasti bodoh.

Ageng – Seniman

6. Make-up merupakan alat untuk menunjang penampilan, kalau kelihatan segar biasanya akan punya kesenangan tersendiri

Anti pucat via unsplash.com

Sadar banget kalau wajah pucat dan nggak segar makanya pakai make-up. Nggak mesti cantik atau beda, cuma kayak punya kepuasaan tersendiri aja gitu kalau bisa tampil lebih segar.

Nggak ada hubungan sama sekali make-up sama otak.

Lea – Content writer

7. Menganut paham tubuhku otoritasku, memakai make-up adalah hak setiap perempuan. Kalau yang lain suka, itu bonus

Beli makeup atau nggak, itu hak kita kan? via unsplash.com

Kalau aku, pakai make-up ya untuk diri sendiri. Soalnya prinsipku “my body, (including my face of course hehe) my rules”. Jadi mau diapa-apain terserah aku. Kalau orang lain suka ya alhamdulillah, kalau nggak suka ya bodo amat, nggak perlu dilihat :)))

Soal pernyataan cewek make-up biasanya bodoh, hadeeeh, mungkin mainnya kurang jauh. Jadi pemikirannya rada (maaf) kolot gitu. Intelegensi sama make-up itu setahuku (CMIIW) nggak ada hubungannya.

Awrin – 25+ Sobat Youtube favoritmu

8. Bahkan bagi beberapa perempuan, make-up bisa dijadikan pelepas penat atau terapi di kala stres melanda lo

Untuk mengekspresikan diri via unsplash.com

Buat aku pribadi, main dengan make-up itu jadi semacam terapi untuk melepas stres karena selama prosesnya, aku menikmati dan setelah melihat hasilnya juga jadi happy. Sekalipun banyak yang bilang bare face itu lebih baik, aku sih tetap senang main dengan kosmetik, meski akupun tetap enjoy kalau harus keluar rumah tanpa make-up.

Kalau ada yang nyinyir, bilang yang suka make-up itu otaknya kosong, aku sih bodo amat karena aku punya lipstik sekebon bukan buat bikin terkesan siapa-siapa. Lah suamiku aja nggak bisa bedain muted pink sama pink fuchsia! Lagipula, apakah barometer cerdas itu semudah itu diukur dari pake make-up atau nggak? Hedeh!

Raisa – Penyanyi Editor

Di balik semua alasan perempuan mengenakan make-up bukan berarti dunianya selalu tentang make-up kok. Bisa jadi make-up merupakan hobi atau justru tuntutan pekerjaan. Namun apapun alasannya, make-up tidak memiliki hubungan dengan kualitas otak seseorang. Bisa jadi ada yang sering membeli make-up sering juga membeli buku atau ikut kursus juga.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya