Mengenal Self Acceptance ala Gita Savitri. Kulit Tak Selalu Mulus itu Manusiawi Banget kok~

Self acceptance gitasav

Kata ‘cantik’ memang sangat berpengaruh bagi para cewek karena kerap menjadi standar untuk penampilan. Banyak yang melakukan beragam tren kecantikan untuk memenuhi standar cantik dengan kulit yang putih sempurna tanpa cela. Bagi yang belum atau nggak memenuhi standar tersebut bakal merasa kurang percaya diri karena menganggap dirinya nggak cantik. Gita Savitri juga pernah mengalami masa-masa krisis kepercayaan diri karena permasalahan kulitnya sewaktu remaja.

Advertisement

Saat ini Gita sudah menerima semua yang ada pada dirinya dan berusaha merawat tubuhnya dengan sebaik-baiknya. Kira-kira seperti apa ya proses panjang Gita hingga akhirnya bisa menerima diri sendiri dan berdamai dengan kondisi kulitnya? Yuk simak ulasan Hipwee Style berikut ini!

Rasa insecure yang melanda Gita dan segala macam cara untuk menutupi kekurangan pada dirinya, salah satunya mengedit foto menggunakan Photoshop untuk menghilangkan bekas jerawat di wajah

Acne skin | Photo by Kindel Media from Pexels

Kenapa sih kulit gue nggak bisa mulus kayak orang-orang?

Gita pernah mengalami beberapa permasalahan kulit semasa sekolah yang membuatnya merasa nggak percaya diri ketika berinteraksi dengan teman-temannya. Ia memiliki penyakit eczema atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan eksim. Selain itu, Gita juga pernah terkena cacar dan jerawat hormonal yang membuat wajahnya memiliki banyak bekas jerawat. Ia menjadi nggak percaya diri karena merasa memiliki kondisi kulit yang berbeda dengan orang lain. Pandangan orang-orang sekitar tentang standar kecantikan yang harus memiliki kulit putih, bersih, dan mulus tanpa cela juga membuatnya semakin nggak percaya diri.

Advertisement

Dalam kanal YouTube-nya, Gita bercerita mengenai perjalanannya dalam menyembuhkan jerawat dengan konsultasi ke beragam klinik kecantikan. Tapi, permasalahan kulitnya masih nggak kunjung hilang dan menjadi masalah utama baginya. Akhirnya setiap mengambil foto, Gita selalu mengeditnya terlebih dahulu di Photoshop supaya wajahnya nggak terlihat banyak bekas jerawat. Ia melakukan hal itu karena berpikir kalau nggak bisa tampil cantik di kehidupan nyata, senggaknya ia bisa tampil dengan wajah yang presentable di dunia maya.

Sampai akhirnya Gita lelah dengan semua yang dilakukannya. Ia memilih untuk belajar menerima semua yang ada pada dirinya

Self acceptance | Photo by Pavel Danilyuk from Pexels

Sebenarnya buat apa sih gue begini?

Advertisement

Terbiasa menutupi kondisi kulitnya dengan aplikasi edit foto, lama-lama Gita merasa lelah dengan semuanya. Ia bertanya pada dirinya sendiri, ‘sebenarnya buat apa sih gue begini?’. Ia lelah kalau harus terus nggak menjadi dirinya sendiri. Akhirnya, Gita belajar untuk menerima semua yang ada pada dirinya termasuk kondisi kulitnya. Ia belajar untuk memahami apa yang diperlukan oleh tubuhnya. Gita menyadari bahwa penyebab munculnya jerawat pada kulitnya, salah satunya berasal dari makanan yang dikonsumsinya.

Ia mulai mengontrol asupan makanannya dengan nggak mengonsumsi terlalu banyak cokelat dan beragam jenis roti yang bisa memicu timbulnya jerawat pada kulitnya. Gita juga nggak menggunakan pakaian dengan bahan wol karena bisa memicu gatal-gatal eksimnya kambuh. Gita mengatakan bahwa proses menerima diri sendiri  ini sebagai perjalanan yang panjang dan nggak mudah untuk dirinya. Sampai akhirnya ia merasa jauh lebih tenang untuk menjalani hari-harinya setelah ia menerima dan memahami kondisi dirinya.

Gita menganggap skincare dan makeup adalah salah satu cara untuk merawat tubuh yang sudah diciptakan oleh Tuhan

Skincare untuk merawat tubuh | Photo by Anna Shvets from Pexels

Kalau dulu Gita mengunjungi dokter kulit karena ia merasa putus asa dengan masalah kulitnya dan berharap dookter bisa membuat wajahnya kembali mulus, saat ini Gita melihat beragam produk skincare dan makeup sebagai salah satu bentuk self love baginya. Ia merasa bersyukur sudah diberi tubuh oleh Tuhan dan tugasnya untuk merawat dengan sebaik-baiknya.

Menerima kondisi tubuh sendiri itu memang penting ya, apalagi di era digital saat ini yang lebih sering menampilkan wajah cantik dan mulus serta bentuk tubuh yang proporsional. Punya kulit wajah yang berjerawat itu normal kok, kamu nggak perlu menutupinya apalagi sampai membuatmu stres. Semangat para acne fighter!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE