Menuai kesuksesan finansial tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan tekad yang kuat untuk menjawab tantangan, bahkan tentangan dari lingkungan sekitar. Kamu dituntut bekerja lebih keras dari orang-orang kebanyakan. Dibutuhkan pula strategi agar uangmu tumbuh, tidak ludes sia-sia atau diam di rekening saja.

Tapi, kesuksesan finansial tak mesti harus diraih dengan cara yang rumit. Lebih lagi dengan cara-cara yang haram. Di dalam artikel ini, Hipwee akan menguraikan 15 cara dasar sederhana yang bisa kamu terapkan untuk menjadi lebih kaya. Cara-cara apa sajakah itu?

1. Jangan mudah terseret dalam jebakan besar pasak daripada tiang

hbdasna

Sukses bukan dilihat dari gaya hidup yang high class via www.tumblr.com

Advertisement

Yang mencerminkan kesuksesan finansialmu bukanlah merk tas mahal atau gadget terbaru. Bukan pula seberapa sering kamu makan dan nongkrong di tempat-tempat cool. Terutama kalau sebenarnya pemasukanmu tidak cukup untuk membiayai gaya hidupmu itu.

Calon orang sukses justru tahu betapa pentingnya menghemat uang mereka. Mereka tidak akan gatal membeli barang-barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan, apalagi kalau hanya ingin terlihat “wah” di depan banyak orang. Bagi mereka, yang lebih penting dari gelimang barang-barang mahal adalah modal untuk memulai usaha, serta rekening yang cukup membiayai keperluan hidup mereka.

2. Jangan habiskan uangmu untuk memuaskan keinginan sesaat

Jangan jdajas

Jangan tergiur oleh keinginan sesaat via mexico.cnn.com

Tujuan menjadi kaya memang agar kamu bisa memenuhi lebih banyak keinginan pribadi. Namun, kamu tak akan sempat mencicipi kekayaan jika uang-uang yang kamu kumpulkan selalu habis untuk dibelikan barang impian.

Advertisement

Para ahli menyarankan untuk membagi gaji bulananmu ke dalam skema 50/30/20. 50% uangmu sebaiknya kamu gunakan membiayai hal-hal esensial, seperti makanan dan merawat kamar kost. 20% harus kamu gunakan untuk membayar tagihan bulanan dan menabung. Barulah 30% sisanya bisa kamu pakai untuk bersenang-senang dan mengembangkan diri!

3. Pastikan kamu mampu melunasi setiap barang yang akhirnya kamu beli

Lunasi semua hutangmu

Pastikan kamu sanggup melunasi hutang  via www.fhm.co.id

Di Indonesia, cenderung mudah untuk membeli barang dengan sistem kredit. Bahkan untuk membeli barang semacam iPhone 6 kamu bisa mengajukan kredit bersama teman-teman sekantormu. Kemudahan pengajuan kredit ini bisa membuatmu gelap mata. Mungkin saja kamu akan terjebak mengajukan kredit untuk barang yang sebenarnya tidak bisa kamu lunasi.

Karena itu, hati-hatilah dalam berhutang. Pastikan kamu bisa membayar hingga lunas setiap barang yang kamu beli. Ingat, mau punya gadget atau barang semahal apapun, kamu tetap tidak akan sukses kalau hutangmu menumpuk.

4. Agar tagihan tidak terasa memberatkan, gunakanlah fasilitas debit otomatis dari bank

Tipu otakmu dengan fasilitas auto debit

Tipu otakmu dengan fasilitas auto debit via www.giornalettismo.com

Ketika kamu baru mendapat gaji bulanan, pasti akan terasa berat ketika uangmu itu harus langsung kamu pakai untuk membayar tagihan bulanan listrik, air, internet, dan pulsa. Kok rasanya gaji cuma lewat saja, ya? Karena itu, cobalah “tipu” otakmu dengan fasilitas debit otomatis dari bank.

Dengan ini, gaji yang akan kamu terima akan dipotong otomatis sesuai jumlah tagihan bulananmu. Yang sampai ke rekeningmu pun tinggal gaji bersih yang bisa kamu gunakan untuk keperluan makan, senang-senang, dan menabung. Kamu pun akan terhindar dari suasana hati yang down karena gaji yang “cuma lewat”.

5. Jika tak mendaftar debit otomatis, “gaji” dirimu sendiri sebelum melunasi tagihanmu

Sisihkan untuk tabungan dan keperluanmu dulu

Sisihkan untuk tabungan dan keperluanmu dulu  via www.financialtrajectory.com

Kalaupun kamu tidak memakai fasilitas debit otomatis, jangan langsung melunasi tagihan bulananmu sebelum “menggaji” dirimu sendiri. Maksudnya, sisihkan dulu uang dari gajimu untuk tabungan dan pemenuhan kebutuhan pribadi. Barulah sisa uang itu kamu gunakan untuk melunasi tagihanmu dan untuk hal-hal yang sebenarnya tak terlalu perlu bagi dirimu!

6. Ingat, selalu ada lebih dari satu cara untuk membereskan masalah keuangan. Jangan terlalu mudah untuk berhutang

Sebisa mungkin jangan berhutang

Sebisa mungkin jangan berhutang via genius.com

Bebaskan dirimu dari yang namanya hutang. Berhutang adalah opsi terakhir yang bisa kamu pilih saat kamu sedang berada dalam keadaan kepepet. Terlalu mudah berhutang bisa menjadi sebuah kebiasaan. Kalau udah keserigan ngutang, bisa-bisa kamu semakin kelabakan untuk menabung. Bebaskan dririmu dari semua hutang yang ada. Hutang tak akan pernah bisa menghantarkanmu menjadi orang kaya.

7. Isi pundi-pundi tabunganmu sejak dini. Masa muda adalah saat yang tepat untuk menabung!

Menabung sejak dini

Menabunglah sedari muda via malangtimes.com

Banyak keuntungan yang kamu dapatkan saat memutuskan untuk menabung di usai muda. Menabung adalah salah satu investasi termudah yang bisa kamu lakukan. Oleh karena itu, carilah cara supaya kamu bisa terus menabung. Menabung itu wajib untukmu, karena tabunganmu adalah harta yang bisa menjamin kehidupanmu di masa depan.

Saat masih muda dan banyak tenaga itulah masa paling tepat buatmu untuk menumpuk banyak tabungan, karena saat kamu sudah menginjak masa tua, kamu tak akan punya cukup tenaga untuk produktif dalam menghasilkan uang. Jangan sampai menyesal saat di masa tuamu nanti.

8. Tetapkan tujuan kenapa kamu harus mapan secara finansial

Tentukan tujuanmu

Tentukan tujuanmu via slimbeleggen.net

Kamu juga harus punya tujuan yang jelas kenapa kamu harus mapan secara finansial. Menetapkan sebuah tujuan tertentu akan menjadi sebuah alasan, pemacu semangat, dan pengingat supaya kamu terus berusaha untuk memperbaiki kebutuhan finansialmu. Apakah kamu ingin mapan demi bisa membantu menyokong keuangan orangtua? Apakah kamu ingin mapan agar bisa punya uang untuk liburan keliling dunia? Apakah kamu ingin mapan karena ingin menikah di akhir usia 20-an atau umrah di umur 30-an?

Tanpa adanya tujuan yang pasti, kemungkinan besar niat dan usahamu untuk memperkaya diri akan mudah sekali goyah!

9. Bertemanlah dengan mereka yang bisa menghormati mimpimu untuk menjadi sukses

bergaul dengan mereka yang mendukungmu

bergaul dengan mereka yang mendukungmu via www.inc.com

Berteman memang harus pilih-pilih. Maksudnya, teman yang kamu pilih akan berpengaruh dalam gaya hidupmu. Bertemanlah dengan orang-orang yang bisa memberi pengaruh baik padamu, atau setidaknya mereka bisa menghormati mimpi dan usahamu untuk menjadi sukses. ‘Menghormati’ di sini maksudnya adalah tidak mengejek atau memandang rendah ambisimu. Jangan salah, banyak lho orang-orang yang justru akan mencibir atau memaksamu untuk hidup menjadi karyawan ketika kamu mengungkapkan keinginanmu membuka usaha kepada mereka.

Selain itu, jika kamu salah dalam pergaulan kamu bisa buntung, bukannya untung. Kamu bisa terjebak dalam sebuah gaya pertemanan yang menghambatmu untuk jadi orang sukses. Misalnya, karena tekanan dari teman-temanmu, kamu menghambur-hamburkan uang untuk gaya hidup yang sebenarnya di luar jangkauanmu. Kamu terpaksa pergi ke salon kecantikan tiap dua minggu sekali agar tak dicibir teman-temanmu. Supaya nggak dianggap ketinggalan zaman oleh mereka, kamu pun rela mengganti HP-mu yang sebenarnya masih berfungsi sempurna dengan HP keluaran terbaru. Padahal, kamu harus menghabiskan sebagian besar tabunganmu untuk itu. Duh!

10. Mau cara berhemat yang mudah? Jangan pergi ke luar rumah!

Di rumah kamu bisa hemat pengeluaran

Di rumah kamu bisa hemat pengeluaran via cedir.blogspot.com

Selalu terapkan gaya hidup yang hemat. Hemat bukan berarti pelit, tapi hemat itu bertujuan agar kamu lebih selektif dan bijak dalam menggunakan uang. Kelihatannya memang sepele, tapi berhemat itu gak semudah yang kita bayangkan, lho!

Cara termudah supaya kamu bisa berhemat adalah dengan membatasi diri untuk gak sering-sering ke luar rumah. Daripada pergi ke bioskop, hibur dirimu sendiri dengan menonton film di laptop. Daripada pergi ke kafe, beli saja bubuk kopi lalu buat kopimu sendiri di rumah. Dengan ini, kamu bisa memangkas berbagai pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu.

11. Jangan menggantungkan penghasilanmu ke satu sumber. Milikilah dua jenis pekerjaan yang berbeda

Carilah penghasilan tambahan

Carilah penghasilan tambahan  via www.stylist.co.uk

Jangan merasa cukup aman dan yakin dengan satu pekerjaan saja. Carilah pekerjaan sampingan yang berbeda, lebih ringan dan bisa kamu kerjakan di sela-sela pekerjaan utamamu. Bedakan jenis pekerjaan utama dan sampinganmu agar kamu tidak terlalu jenuh dan supaya urusan pekerjaan yang satu dan yang lainnya tidak tercampur aduk.

Selain untuk menambah pundi-pundi uang di dompetmu, dengan menyibukkan diri dengan dua pekerjaan akan membuatmu tak punya waktu untuk menghabur-hamburkan uangmu. Kamu punya penghasilan yang dobel, dan kamu juga bisa berhemat!

12. Kamu sudah harus bebas hutang di awal umur 30-an

Bebas hutang di usai 30-an

Bebas hutang di usai 30-an  via www.indipro.es

Kamu sudah harus bebas hutang di usiamu yang 30-an. Di awal usia 30-an kamu sudah berumah tangga, sehingga tentu kebutuhan finansialmu semakin kompleks. Kalau kamu masih terlilit banyak hutang, kamu bisa semakin kelabakan mengurus keuangan. Jangankan untuk menabung, membiayai keluarga sehari-hari saja sudah berat. Kalaupun harus terpaksa berhutang, pastikan hutang itu punya manfaat yang sangat penting buatmu, seperti mengambil cicilan KPR dan kredit motor.

13. Saat tabungan sudah mencukupi, putar uangmu di bidang reksa dana atau investasi riil

Ikut investasi reksa dana

Ikut investasi reksa dana via www.merdeka.com

Setelah kamu yakin penghasilan dan tabunganmu sudah mencukupi, cari cara lain untuk bisa mengembangkan tabunganmu. Putar uang yang kamu punya dengan mengikuti reksadana atau investasi. Tabungan saja tidak cukup menjamin keuanganmu di masa depan karena nilainya pasti terkikis inflasi.

Dengan investasi, baik di bidang pasar modal maupun investasi riil, nominal di tabunganmu bisa menjadi berlipat ganda. Jika kamu tak mau mengambil risiko tinggi, kamu bisa mencoba memutar uang dengan metode reksadana. Cukup mendaftar di bank dan tak butuh modal lebih dari sejuta, kamu bisa memastikan bahwa uang yang kamu punya tak akan diam di rekening tabungan.

14. Pastikan kamu mencintai dan menikmati pekerjaanmu sekarang. Rasa lelah yang menghinggapi akan terbayar dengan kepuasan pribadi.

cintai pekerajaanmu

cintai pekerajaanmu sendiri  via mashable.com

Bekerja bukan hanya perkara untuk menghasilkan uang saja. Bekerja juga sebagai sarana untuk mengekspresikan dirimu sendiri. Uang yang banyak tak akan sanggup mengobatimu dari rasa stres karena pekerjaan. Pastikan kamu bisa menikmati dan mencintai pekerjaanmu sekarang.

Saat kamu puas dengan pekerjaanmu, kamu akan terus terpacu untuk lebih produktif dalam bekerja. Produktivitas adalah salah satu kunci utama menuju kesuksesanmu. Rasa lelah pasti ada, tapi setidaknya rasa lelahmu akan terbayar lunas dengan adanya rasa puas dan bangga dengan apa yang kamu lakukan.

15. Dan saat kamu sedang berada di posisi paling bawah, ingatlah bahwa tak ada kesuksesan yang sifatnya instan

Sukses itu butuh proses

Sukses itu butuh proses via www.dailyherald.com

Sukses tak bisa kamu raih dalam waktu yang singkat. Semua yang terjadi di dunia ini adalah hasil dari sebuah proses. Jangan pernah berharap kamu bisa sukses dengan menggunakan jalan pintas apapun. Yang terpenting selalu fokus untuk bekerja sebaik mungkin.

Jangan pernah menyerah jika kamu belum pernah merasakan yang namanya jatuh bangun. Nikmati semua proses yang ada, dan belajarlah dari proses yang kamu alami. Percayalah, sukses akan datang kepadamu saat kamu tak pernah berhenti untuk berusaha!

Cara untuk memperkaya diri itu tak selalu rumit kok. Tapi memang dibutuhkan niat dan usaha yang ekstra dalam mewujudkannya. Mulailah dari hal-hal yang paling mendasar dan sederhana dulu. Jika kamu sudah bisa melakukan hal-hal sederhana ini, yakin deh kamu pasti bisa melakukan hal-hal besar yang bisa membuatmu jadi lebih kaya lagi.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya