Apa yang pertama kali terlintas di benakmu kalau mendengar kata investasi? Mungkin yang kamu pikirkan adalah jenis investasi yang membutuhkan modal besar, ya nggak? Padahal investasi nggak melulu butuh modal besar kok! Sebagai warga dunia yang kekinian dan butuh tabungan besar sebagai bagian dari kesuksesan masa depan, sebelum berusia 25 tahun pun kamu bisa banget mulai berinvestasi, biar hasilnya bisa kamu petik di kemudian hari.

Nah, kalau selama ini jenis investasi yang sering kamu dengar hanyalah seputar investasi saham atau obligasi, sebaiknya kamu cek dulu nih ulasan Hipwee Sukses kali ini. Biar kamu nggak menunda-nunda lagi kesempatan buat berinvestasi dan belajar buat jadi pribadi yang lebih disiplin dan terencana, biar masa depan lebih mapan dan terjamin. Simak sampai habis ya!

1. Menabung emas di Pegadaian, cocok nih buat kamu yang mau investasi di bidang investasi emas dengan memanfaatkan modal yang nggak terlalu besar

Investasi emas mulai dari modal kecil via www.pexels.com

Buat kamu yang masih berusia di bawah 25-an, investasi tabungan emas ini bisa kamu coba, lho. Selain nggak butuh modal besar, kamu pun kelak bisa memetik hasil yang lumayan dengan resiko yang relatif kecil karena emas harganya cenderung lebih stabil. Dilansir dari pegadaian.co.id adalah tabungan emas adalah layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan dengan harga yang terjangkau. Layanan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas.

Selisih harga jualnya memang relatif kecil sih dibanding investasi lain via www.pegadaian.co.id

Advertisement

Prosedurnya relatif mudah dan nggak ribet, kok. Cukup melampirkan fotokopi identitas diri, mengisi formulir dan membayar biaya administrasi sebesar Rp 10.000,00 saja plus biaya fasilitas titipan 12 bulan sebesar Rp 30.000,00 kamu sudah bisa membuka tabungan emas ini. Bedanya tabungan emas dengan beli emas sendiri di toko mas, kamu bisa mulai menabung emas mulai dari 0,01 gram dan kelipatannya lho. Nah, nanti kalau misalnya kamu mau nabung emas 5 gram dan dibuatkan dalam bentuk kepingan logam, bisa minta ke pihak Pegadaian untuk dibuatkan senilai tabungan yang kita miliki, mulai dari 5 gram dan kelipatannya. Info lengkapnya bisa cek di sini atau langsung ke kantor Pegadaian terdekat. Nggak ada alasan lagi kan untuk nggak berivestasi emas?

2. Tabungan Berencana bisa jadi investasi mudah dan cermat buat kamu yang suka kebobolan tiap nabung dengan alasan duit habis atau lupa setor ke bank!

Yuk nabung dengan sistem autodebet via www.pexels.com

Kalau biasanya kamu berniat nabung dan berharap dapat bunga tapi ternyata hal itu cuma jadi sekadar mimpi karena sering lupa menganggarkan dana di awal bulan untuk menabung, tabungan terencana bisa jadi jadi pilihan cerdas nih. Memang sih, saat berinvestasi kamu pasti mengharap keuntungan yang banyak. Tapi di usia muda menabung mulai dari jumlah yang kecil pun bisa jadi pilihan investasi sederhana yang kelak bakal menguntungkan kamu, lho.

Anggaplah kamu mulai menabung dengan anggaran Rp 200.000,00 per bulan dan pengaturan masa menabung selama 15 tahun. Nggak terasa, uangmu akan terkumpul jadi Rp 36.000.000 dan ini belum termasuk bunga yang kamu dapatkan, lho

Advertisement

Dengan mengikuti program tabungan berencana, kamu akan ‘dipaksa’ disiplin untuk menabung tiap bulannya karena tabungan ini biasanya ditawarkan dengan sistem autodebet atau ditarik otomatis dari saldo rekeningmu. Kebijakan masing-masing bank memang berbeda-beda, tapi umumnya tabungan jenis ini menawarkan keuntungan bebas biaya admin, suku bunga yang relatif lebih tinggi dari jenis tabungan biasa dan bahkan bisa kamu pilih dalam valuta asing, misalnya dollar. Jangka waktunya pun fleksibel, mulai 1 tahun sampai 20 tahun. Bisa kamu coba nih, biar 10 atau 20 tahun lagi kamu ada modal tambahan DP rumah atau mobil impian 😀

3. Belajar Forex Trading, salah satu jenis investasi valuta asing yang bisa kamu pelajari sendiri dengan hasil yang cukup menggiurkan

Jual beli valuta asing bisa kamu pelajari sendiri lho via www.pexels.com

Forex trading atau foreign exchange trading adalah jenis investasi yang bisa kamu lakukan di bawah usia 25-an, lho. Selain minim risiko, jumlah investasinya pun bisa kamu sesuaikan dengan isi kocek kok. Forex atau di bahasa Indonesia adalah valuta asing bisa kamu ‘perdagangkan’ untuk hasil yang lumayan. Melalui cara ini kamu dapat bermain di pasar modal dengan menukar uangmu dengan mata uang asing yang punya margin keuntungan paling tinggi.

Kalau penasaran dan ingin belajar menjadi forex trader, bersyukurlah kamu yang hidup di era digital di mana semua informasi bisa kamu dapatkan dengan cuma-cuma sehingga kamu bisa belajar berinvestasi di valuta asing dengan 0 rupiah melalui banyak situs di internet. Saran Hipwee, kalau mau memulai investasi ini kamu bisa mencoba dengan modal yang kecil dulu, misalnya dengan membeli 100 dollar terlebih dulu. Nanti kalau nilai tukar dollar terhadap poundsterling naik, kamu bisa tukarkan dollar-mu ke poundsterling. Sebaiknya pilih mata uang yang nilainya relatif stabil, seperti poundsterling atau euro dan saat nilai tukarnya naik, kamu bisa tukarkan lagi ke rupiah. Tertarik mencoba?

4. Investasi di bidang pendidikan, selain nggak bakal pernah dicuri orang atau hilang melayang, juga manfaatnya pasti bakal kerasa suatu saat nanti!

Kalau sudah dapat kesempatan kuliah, jangan disia-siakan ya! via www.pexels.com

Nggak perlu dijelaskan panjang lebar lagi kan kenapa jenis investasi ini adalah jenis investasi yang paling ‘mudah’, bisa kamu lakukan di bawah usia 25-an dan paling mungkin mengubah hidupmu? Kamu bisa investasi di bidang pendidikan dengan sekolah dan kuliah yang tekun, mendaftar kursus di bidang yang kira-kira bakal terpakai di saat kamu bekerja kelak dan juga mencoba ikut program-program pertukaran atau beasiswa yang ditawarkan sekolah atau kampusmu. Nggak mau ‘kan kelak di usia tua menyesal karena nggak sungguh-sungguh menimba ilmu di bangku sekolah?

5.Terakhir, investasi di bidang properti. Bisa mulai nyicil beli tanah atau rumah dari sekarang kalau kamu kebetulan punya modal untuk DP yang cukup dari orangtua atau tabunganmu sendiri

Siapa yang nggak ingin memiliki rumah idaman? via www.pexels.com

Sekarang kalau mau investasi di bidang properti seperti rumah atau tanah aksesnya relatif semakin dipermudah, apalagi kalau kamu sudah lulus kuliah dan punya pekerjaan tetap dengan pendapatan cukup untuk menjamin dana pinjamanmu. Untuk investasi di bidang ini, terutama dengan sistem kredit seperti KPR, kamu wajib untuk banyak-banyak riset dan bertanya ke orang yang sudah berpengalaman biar nggak salah langkah. Tapi yang pasti, kalau kamu berkomitmen untuk investasi di bidang ini, di masa depan kamu akan mendapatkan untung yang sangat lumayan, lho. Apalagi kalau lokasi yang kamu pilih cukup strategis.

Sekarang sudah banyak kok pengembang yang menawarkan DP kompetitif, tinggal kamu bijak-bijak memilih saja. Kalau berniat investasi di bidang ini kamu mau nggak mau juga harus lebih ketat dan disiplin soal keuangan. Misalnya dana nongkrong sebulan Rp 500.000 wajib dipangkas setengahnya agar pembayaran cicilanmu nggak terganggu. Daripada beli mobil atau gawai yang nilainya cenderung menurun dari tahun ke tahun, nggak ada salahnya memilih investasi properti untuk tabungan masa depanmu. Toh kamu juga yang akan menikmati hasilnya kelak.

Nah, dari sejumlah jenis investasi tersebut, kira-kira kamu tertarik untuk mencoba yang mana nih? Jangan lupa untuk menyesuaikan jenis investasi dengan kemampuan masing-masing ya. Nggak perlu memaksakan diri investasi besar-besaran kalau modal masih pas-pasan, yang penting sudah ada tekad dan usaha untuk mulai berinvestasi. Yuk jadi pemuda pemudi Indonesia cerdas yang pandai mengelola keuangan sejak muda, biar di masa tua nggak ngerepotin orang lain 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya