5 Cara Jitu dan Praktis Riset Produk Sebelum Berjualan. Biar Laris Manis karena Tepat Sasaran

cara riset produk

Modal sudah ada, tekad sudah bulat, tapi masih bingung mulai dari mana? Hal ini umum terjadi di kalangan orang-orang yang baru akan mulai berbisnis. Yang ada di bayangannya mungkin baru keinginan untuk menjalankan usaha sampai memperoleh keuntungan, tapi belum ada gambaran konkretnya. Langkah pertama yang bisa diambil adalah dengan menentukan produk apa yang akan dijual.

Advertisement

Langkah ini mungkin cukup memusingkan dan jadi salah satu hal yang harus diperhitungkan dengan matang karena produk merupakan barang yang akan jadi inti dari proses jualan itu sendiri. Nah, supaya nggak bingung lagi, ada beberapa langkah yang bisa diambil agar jualanmu tepat sasaran. Simak yuk apa saja!

1. Cara pertama untuk menentukan produk merupakan cara yang cukup mudah untuk dilakukan yaitu dengan melakukan riset melalui situs e-commerce

Cara ini cukup simpel yaitu hanya dengan masuk ke beberapa situs e-commerce dan mengecek melalui fitur produk terlaris, produk populer, atau produk yang paling banyak dicari. Di sana akan ditunjukkan berbagai peringkat produk paling laris yang bisa kamu pertimbangkan sebagai produk yang juga akan kamu jual nantinya.

Akan tetapi, kamu perlu melakukan pengecekan ini beberapa kali untuk melihat mana yang paling konsisten jadi produk yang paling sering dicari karena biasanya berubah-ubah. Perlu diingat juga bahwa banyak penjual yang juga memilih produk terlaris untuk dijual sehingga akan ada banyak pesaing dengan produk serupa.

Advertisement

2. Google menyediakan banyak tool untuk mulai berbisnis, salah satu yang bisa dimanfaatkan adalah Google Trend

Google Trends/ Credit: Google Trends via trends.google.com

Tool ini biasanya digunakan untuk mencari tahu seberapa sering suatu topik dicari di Google, makanya akan lebih cocok jika kamu sudah memiliki rencana beberapa produk dulu sebelumnya. Nantinya produk-produk tersebut bisa kamu cek dengan fitur ini untuk mengetahui informasi pencarian meliputi lokasi, rentang waktu, hingga kepopulerannya. Melalui fitur ini, kamu juga bisa menggunakan Related Queries untuk mendapatkan hasil statistik dari produk yang terkait dengan kata kunci yang dimasukkan.

3. Meskipun terlihat seperti cara yang lawas namun melakukan riset dengan menyebar kuesioner ternyata masih jadi cara yang cukup efektif lo

Jika kamu sudah memiliki target pasar yang jelas dan spesifik, misalnya untuk kalangan menengah ke bawah, anak kuliahan, atau ibu rumah tangga, maka kamu bisa menggunakan kuesioner berisi pertanyaan-pertanyaan yang langsung tepat sasaran seperti berapa biasanya mereka menghabiskan uang untuk suatu produk, apa fitur paling penting, seberapa sering membeli, dll.

4. Ulasan produk di berbagai media juga bisa digunakan untuk patokan dalam memilih produk untuk dijual

Ada banyak sekali ulasan yang tersebar di berbagai media sosial, misalnya TikTok, YouTube, Twitter, atau bahkan di marketplace itu sendiri. Biasanya barang-barang laris yang suatu waktu menjadi trending dan paling banyak dicari akan banyak pula diulas oleh para reviewer. Jika sudah memiliki gambaran kasar produk yang ingin dijual maka kamu bisa membuatnya lebih spesifik dengan mencari menggunakan keyword tersebut di beberapa media sosial dan marketplaceĀ untuk mengetahui mana yang paling populer.

Advertisement

5. Untuk mendapatkan data yang lebih lengkap maka kamu juga bisa menggunakan berbagai macam tools berbayar

Tool berbayar/ Credit: ijeab on Freepik via www.freepik.com

Tools riset ini biasanya memiliki fitur lengkap yang bisa kamu gunakan dengan jangka sesuai dengan yang ditawarkan. Biasanya hasilnya juga lebih akurat dan bisa diandalkan sehingga akan sepadan dengan uang yang dikeluarkan. Tenang, tak hanya informasi tentang produk yang sedang laris saja kok yang bisa didapatkan namun juga statistik penjualan dan laporan yang lainnya.

Nah, itu dia beberapa pilihan cara yang bisa digunakan untuk melakukan riset produk apa yang sebaiknya dijual. Selain dari segi laris saja, jangan lupa juga ya pertimbangkan hal lainnya seperti apakah cocok dengan target pasar, apakah akan tetap stabil sepanjang waktu, dan lain sebagainya.

Untukmu yang saat ini ingin atau sedang merintis usaha, gabung yuk sama komunitas UMKM #KitaMulaiBersama! Daftar di bit.ly/MILISKMB untuk berlangganan newsletter supaya nggak ketinggalan info berisi konten dan event menarik seputar kewirausahaan dan pengembangan UMKM.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE