Dalam dunia kerja, berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain itu hal yang wajar. Karena katanya, untuk meningkatkan kualitas diri, kita harus terus mencari tantangan baru dan nggak berdiam di zona nyaman.

Tapi, jika sedang terikat dengan satu pekerjaan, tentunya sedikit sulit untuk meluangkan waktu mencari lowongan baru, apalagi menghadiri interviu yang umumnya dilakukan pada saat jam kerja. Kamu pasti ngerasa nggak enak kan, kalau ketahuan atasan mau ngelamar di tempat lain? Nah, berikut 6 trik yang bisa kamu lakukan biar interviu kerjamu bisa berjalan mulus.

1. Lakukan sedikit kebohongan kecil. Demi kebaikan nggak apa-apa kok~

sedikit berbohong untuk kebaikan via www.inc.com

Advertisement

Banyak alasan yang bikin pekerja nggak mau ketahuan atasannya kalau sedang melamar kerjaan di perusahaan lain. Makanya, minta izin untuk melakukan wawancara kerja pun mustahil dilakukan. Dalam hal ini, sedikit berbohong nggak apa-apa kok. Toh ini demi perkembanganmu juga. Tapi usahakan berbohong dengan ‘rapi’ biar nggak dicurigai dan malah bikin kamu tambah nggak enak hati.

2. Minta cuti atau lakukan lagi ‘sedikit’ kebohongan lain dengan pura-pura izin sakit

minta cuti atau pura-pura sakit via www.simonstapleton.com

Ingat, kamu berbohong hanya untuk perkembangan kariermu. Setiap perusahaan pasti akan memberikan izin kepada pekerjanya yang sakit. Nah, kamu bisa memanfaatkan momen ini untuk menghadiri interviu kerja. Tapi, jika kamu takut kualat dan jadi benar-benar sakit, mungkin kamu bisa menggunakan hak cutimu beberapa hari dengan alasan yang nggak bikin atasan berspekulasi.

3. Jika lokasi interviumu dekat dengan kantor, kamu bisa izin makan siang lebih lama

Minta izin makan siang lebih lama via www.employeebenefits.co.uk

Biasanya, waktu interviu kerja dilakukan dalam rentang waktu sebelum atau setelah makan siang. Jika ternyata lokasi interviu-mu dengan kantor cukup dekat, kamu bisa izin kepada atasanmu untuk makan siang lebih lama dan diam-diam menghadiri interviu kerja. Sekali lagi, lakukan dengan rapi.

4. Jika jenis pekerjaanmu nggak menuntut untuk selalu hadir di kantor, kamu bisa minta izin untuk bekerja dari rumah

izin untuk bekerja dari rumah untuk menghadiri interviu via www.forbes.com

Advertisement

Hari-hari ini, sudah banyak jenis pekerjaan yang cukup fleksibel mengatur jam kerja pekerjanya. Jika jenis pekerjaanmu saat ini adalah salah satunya, kamu bisa memanfaatkan hal itu dengan memikirkan beberapa alasan yang masuk akal untuk diizinkan bekerja dari rumah. Misalnya, kamu butuh konsentrasi ekstra atau sedang tidak enak badan tapi harus menyelesaikan pekerjaan.

5. Utarakan keinginanmu untuk minta wawancara di luar jam kerja

Minta ganti waktu interviu selain jam kerja via careers.workopolis.com

Cara ini akan menunjukkan kualitasmu kepada calon perusahaan baru, kalau kamu pribadi yang dapat diandalkan dengan skala prioritas. Jelaskan saja sejujurnya alasanmu nggak bisa keluar pada saat jam kerja, untuk meminta interviu dilakukan di luar jam kerja. Dan jangan lupa ajukan alternatif waktu yang memungkinkanmu bisa menghadiri interviu tersebut.

6. Jika berbohong demi kebaikan membuatmu merasa bersalah, jujur adalah jalan satu-satunya

Utarakan keinginan dengan jujur kepada atasan via juliedennis.net

Tentu saja ada orang yang nggak nyaman berbohong meski untuk kebaikan. Jika kamu salah satunya, maka jujur adalah tindakan yang tepat dilakukan. Utarakan saja sejujurnya alasanmu ingin pindah kerja kepada atasan. Buat atasan mengerti dengan penjelasanmu yang masuk akal. Atasan yang baik pasti akan selalu membuka kemungkinan untuk terus berkembang, salah satunya dengan membiarkan pekerjanya mengeksplorasi dunia pekerjaan di luar perusahaannya.

Nah, tentunya kamu punya alasan tersendiri untuk berpindah dari pekerjaan yang sekarang. Entah karena alasan finansial atau alasan kenyamanan dan eksplorasi kemampuan belaka. Apa pun itu, lakukanlah dengan bijak agar nggak merusak hubunganmu dengan perusahaan yang sekarang. Karena bukan nggak mungkin, di masa depan kamu bakal berurusan dengan perusahaan tersebut.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya