Nggak bisa dimungkiri, perbankan menjadi salah satu bidang pekerjaan yang nggak pernah sepi peminat. Banyak fresh graduate yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan melamar pekerjaan di bank demi bisa menjadi salah satu pegawainya. Meski bukan PNS, penghasilannya memang cukup lumayan, belum lagi citranya yang dikenal baik di mata orangtua maupun calon mertua kelak.

Nah, kalau kamu juga termasuk yang berminat untuk masuk ke dunia karier yang satu ini, udah tahu belum posisi apa aja yang ada di bank? Atau jangan-jangan tahunya cuma Customer Service dan Teller doang?

1. Teller adalah posisi paling familiar di mata orang awam, tugasnya melayani transaksi keuangan nasabah

Advertisement

Nasabah yang ingin melakukan penarikan, penyetoran, atau pemindahbukuan dana antar rekening akan dilayani oleh Teller. Kelihatannya sepele, tapi menjadi Teller nggak hanya dituntut untuk ramah, tapi juga teliti, cekatan, dan tahan stres. Kalau sampai ada salah pembukuan atau keliru saat penghitungan di akhir hari, bisa jadi tombok lo. Nah, posisi Teller ini umumnya menjadi jenjang karier pertama kali saat bekerja sebagai frontliner.

2. Customer Service alias CS tantangannya lebih kompleks ketimbang Teller karena harus menguasai seluruh produk bank secara detail

Customer Service via www.saudagarnews.id

Sama-sama bekerja sebagai frontliner, tugas CS lebih menantang, tapi satu level lebih tinggi daripada Teller. CS harus bisa melayani nasabah dalam hal memberikan informasi produk, memproses pembukaan rekening dan menangani keluhan nasabah. Karenanya, CS dituntut untuk hafal dan paham betul tentang seluruh produk bank untuk bisa menjelaskan dan mengatasi permasalahan nasabah saat ada keluhan.

3. Staf Back Office (BO) punya tanggung jawab dalam mengurusi laporan-laporan atau dokumen yang berkaitan dengan transaksi nasabah

Back Office via magazine.job-like.com

Kalau Teller dan CS bekerja sebagai front office untuk berhadapan langsung dengan nasabah, staf Back Office ini yang bertugas mengurusi pembukuan atau hal-hal yang sifatnya administratif. Ada banyak posisi jabatan di BO sebuah bank seperti bagian kliring, petugas IT, bagian administrasi pinjaman, bagian rumah tangga yang mengurusi ke-SDM-an serta logistik, bagian quality assurance atau yang melakukan penilaian terhadap kinerja layanan bank, dan banyak lagi posisi lainnya.

4. Termasuk ke dalam fungsi marketing, Account Officer (AO) punya tugas untuk mencari nasabah kredit atau pinjaman

Account Officer via magazine.job-like.com

Advertisement

Secara umum, tugas AO atau yang dikenal sebagai mantri adalah melakukan pemasaran produk bank berupa kartu kredit, pinjaman, KPR (Kredit Pemilikan Rumah), termasuk juga modal usaha. Nggak hanya itu, AO juga wajib menganalisa nasabah mengenai usaha dan kemampuan bayarnya serta melakukan penagihan setiap akhir bulan. Biasanya AO diberi fasilitas kendaraan untuk melakukan pencarian nasabah secara mobile setiap harinya. Beberapa bank menyebut AO ini sebagai Lending Officer.

5. Kalau AO/ Lending Officer bertugas mencari nasabah peminjaman, maka Funding Officer mencari nasabah untuk tabungan, tahapan, giro dan lain-lain

Funding Officer via www.merdeka.com

Funding Officer bertugas mencari dan mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya. Dana inilah yang akan diputar lagi oleh bank dalam bentuk kredit kepada nasabah. Dalam mengumpulkan dana, Funding Officer dituntut untuk bisa mengelola nasabah sebaik-baiknya melalui pendekatan secara emosional agar dana yang telah masuk nggak berpindah ke bank lain, syukur-syukur dana nasabah di bank lain bisa pindah ke bank tempatnya bekerja. Sama seperti AO, Funding Officer juga diberi fasilitas kendaraan.

6. Auditor bekerja melakukan pemeriksaan dan analisa atas proses dan hasil kerja karyawan di setiap bagiannya

Auditor via www.btcpa.com

Sebagai seorang Auditor, kamu berkewajiban untuk memastikan apakah hasil kerja karyawan di setiap bagiannya telah sesuai dengan prosedur atau nggak. Jika nggak sesuai prosedur maka akan dimasukkan sebagai temuan yang harus ditindaklanjuti oleh manajemen. Nah, kalau temuannya ini ada yang merugikan perusahaan secara reputasi maupun finansial, maka Auditor akan memberikan rekomendasi kepada pimpinan.

7. Ini yang kariernya cenderung melesat di perbankan, yakni menjadi MT/ODP/PPS (Management Trainee/ Officer Development Program/ Program Pengembangan Staff)

calon pimpinan bank via blog.payrollbozz.com

Program ini mendidik calon karyawan untuk menjadi pemimpin di bank. Istilah yang digunakan beda-beda tapi intinya sama. Untuk bisa mengikuti program ini, tahapan seleksinya panjang dan menggunakan sistem gugur. Setelah dinyatakan lulus sebagai Trainee, kamu pun harus melewati tahap pendidikan berbulan-bulan bahkan sampai 1 tahun dan job training di kantor-kantor cabang. Pokoknya ketat banget deh. Enaknya, selama masa training, kamu akan diberi fasilitas dan uang saku.

Biasanya jalur ini mensyaratkan ikatan dinas minimal lima tahun kepada karyawan. Kalau belum lima tahun kamu mengajukan resign, maka akan dikenakan denda sejumlah tertentu, yang nilainya setara dengan biaya pendidikan selama 1 tahun berikut segala fasilitas yang telah diberikan. Waduh!

Demikian beberapa posisi berikut tugas yang umumnya ada di bidang perbankan. Kalau kamu pengen mendaftar menjadi salah satunya, pastikan kamu paham betul dengan kewajiban dan tanggung jawab dari posisi tersebut ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya