Banyak pendapat yang simpang siur terkait mencukur bulu kemaluan. Ada yang beranggapan nggak perlu mencukur bulu kemaluan, ada juga yang beranggapan bahwa mencukur bulu kemaluan perlu dilakukan.

Jawabannya, mencukur rambut kemaluan harus secara rutin dilakukan, karena manfaatnya baik untuk kesehatan.

Yang jadi pertanyaan, gimana sih caranya mencukur bulu kemaluan khususnya buat para cewek? Mengingat, kulit kemaluan itu lebih tipis dan sensitif jika terkena pengaruh dari luar. Hmmm… gimana ya?

1. Pilih alat cukur yang licin, tajam dan nggak gampang berkarat. Ingat, yang kamu cukur ini bulu-bulu halus ~

gunakan pisau cukur yang steril

gunakan pisau cukur yang steril via g03.s.alicdn.com

Sebaiknya kamu menggunakan pisau cukur manual ketimbang elektrik. Pisau cukur manual dirasa lebih menjangkau area vagina yang akan dibersihkan, selain itu kamu juga bisa mengontrol gerakan secara perlahan. Pastikan pisau cukur yang kamu gunakan cukup tajam, supaya memperlancar proses pencukuran.

Sebaiknya ganti secara berkala agar pisau cukur tetap dalam keadaan tajam saat kamu memakainya. Jangan pernah gunakan pisau cukur bekas atau milik orang lain. Ini penting, supaya meminimalisir resiko terkena penyakit atau infeksi.

2. Sebelum mencukur, alangkah baiknya jika kamu basuh Miss-V dengan air hangat dulu. Biar lembut gitu

basih dengan air hangat

basih dengan air hangat via www.polycab.com

Air hangat dapat membuat kulit area bulu kemaluan menjadi lebih lembut, dan membuka pori-pori serta folikel rambut kemaluan sehingga mempermudah proses pencukuran. Basuh miss-v dengan air hangat atau kamu bisa mandi air hangat terlebih dahulu sebelum kamu melakukan proses cukur.

3. Oleskan krim cukur khusus cewek dan pijatlah area yang akan dicukur secara perlahan

oleskan krim lembut sebelum mencukur

oleskan krim lembut sebelum mencukur via i.huffpost.com

Sebelum mencukur, oleskan krim cukur mengandung pelembab untuk mencegah kulit menjadi kering. Penggunaan krim sangat penting agar pisau cukur nggak melukai kulitmu dan mencegah iritasi. Hindari memakai krim yang mengandung alkohol karena zat tersebut bisa mengiritasi kulit.

Sembari mengoleskan krim, pijat lembut kulitmu biar nggak kaget ketika proses pencukuran, selain itu juga dapat melancarkan peredaran darah di daerah kesayanganmu ini.

4. Lakukan proses pencukuran secara bertahap, hindari mencukur habis bulu-bulu Miss-V dalam satu waktu

mencukur secara bertahap

mencukur secara bertahap via vagifirm.com

Baiknya kamu gunting sedikit demi sedikit bulu kemaluanmu setiap minggu. Setelah itu, mulailah membuat bidang dari sudut rambut pada kemaluan kamu lebih kecil dan lebih kecil lagi dengan cara memangkas dan mencukurnya.

Jangan cukur habis secara langsung bulu kemaluanmu karena akan menyebabkan gatal dan iritasi. Jadi, kamu harus sabar dan lakukan perlahan, ya!

5. Miss-V itu manja, dia wajib diperlakukan dengan lembut biar kesehatannya tetap terjaga

perlakukan dengan lembut

perlakukan dengan lembut via www.sehatfresh.com

Saat memulai pencukuran, gunakan satu tangan untuk meregangkan kulit dan cukur bulu kemaluan dengan tangan satunya serta bebas tanpa tekanan. Pencukuran sebaiknya dilakukan searah dengan arah tumbuhnya rambut (dari atas ke bawah).

Hindari mencukur dari arah berlawanan ataupun dari kanan ke kiri untuk mencegah in-grown hair, atau rambut yang tumbuh di bawah permukaan kulit, dengan teknik ini rambut baru juga akan tumbuh berantakan. Nggak mau, ‘kan? Kamu nggak disarankan untuk mencukur ketika sedang menstruasi karena area Miss-V jadi lebih sensitif.

6. Bersihkan Miss-V dan beri pelembab setelah proses pencukuran. Ini berguna untuk menghindari terjadinya iritasi dan peradangan

bersihkan agar tetap kering

bersihkan agar tetap kering via cosmouk.cdnds.net

Langkah terakhir, bersihkan area Miss-V dan jaga agar tetap kering. Jika perlu, oleskan baby oil atau minyak zaitun untuk menjaga kelembaban setelah pencukuran dan mengurangi resiko terjadinya iritasi dan peradangan. Hindari memakai krim, gel, atau pelembab yang menggunakan bahan-bahan kompleks, karena justru bisa menyumbat folikel atau akar bulu.

7. Kenakan pakaian dalam yang longgar, Miss-V juga butuh bernapas bebas

gunakan celana dalam yang longgar

gunakan celana dalam yang longgar via cdn.skim.gs

Setelah proses pencukuran, baiknya jangan pakai celana dalam yang terlalu ketat karena bisa menghambat sirkulasi udara. Kenakan pakaian dalam yang agak longgar dan terbuat dari katun, biar Miss-V nggak terasa gatal dan tetap nyaman tanpa gesekan.

Atau, kamu bisa mencukur bulu kemaluan pada sore hari, jadi kamu bisa bersantai tanpa harus bepergian keluar.

8. Oiya, jangan pernah cabut bulu Miss-V ya! Dia nggak akan pernah terima dengan perlakuan kejam ini 🙁

dia manja :(

dia manja 🙁 via indiegogo.com

Ingat! Kulit kemaluan sangat sensitif, jadi kamu nggak disarankan untuk mencabut bulu kemaluan. Efek yang ditimbulkan adalah rasa sakit dan bisa meninggalkan bekas hitam di area Miss-V. Hal ini sangat menyiksa dan mengurangi keindahan area intim kamu.

Jadi gimana? Udah tahu ‘kan cara-cara terbaik mencukur bulu-bulu halus kesayanganmu ini?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya