Jika kamu sering bepergian ke luar rumah, air minum kemasan sudah pasti menjadi barang bawaan yang wajib dibawa ke mana-mana. Biasanya, untuk menghemat pengeluaran, nggak jarang banyak orang yang mengisi ulang botol air minum kemasan tersebut untuk dibawa di hari berikutnya. Memang terkesan lebih ramah lingkungan, namun faktanya hal ini justru berbahaya bagi tubuh lo!

Botol air minum kemasan yang didesain sekali pakai ini, akan memiliki risiko jika kamu pakai berulang. Untuk lebih jelasnya, Hipwee Tips sudah merangkum ulasannya berikut.

Botol plastik minuman kemasan biasanya mengandung Bisphenol A atau biasa dikenal sebagai BPA yang mana berbahaya untuk kesehatan

mengandung BPA via www.arah.com

Advertisement

BPA ini biasanya digunakan oleh pabrik untuk memadatkan dan membentuk suatu barang termasuk botol kemasan. Dilansir dari laman Hello Sehat, hampir 90% populasi manusia bisa jadi memiliki BPA dalam tubuhnya. Kandungan BPA ini bisa jadi masuk melalui makanan maupun minuman yang diletakkan dalam wadah yang mengandung BPA.

Meskipun sebelumnya Badan Administrasi Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengatakan BPA aman terdapat dalam produk plastik. Namun, semenjak tahun 2010, FDA mulai menyatakan adanya kekhawatiran terhadap efek kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh BPA.

Nggak cuma kandungan kimianya, botol plastik yang digunakan berulang cenderung menjadi sumber bakteri jika kurang teliti ketika membersihkannya

kurang bersih via aceh.tribunnews.com

Kontaminasi bakteri tersebut akan semakin parah jika botol plastik yang digunakanĀ  berasal dari minuman kemasan sekali pakai. Jika kamu menggunakan botol ini semakin sering, semakin besar kemungkinan bakteri dapat berkembang biak, bahkan meningkatkan risiko menipisnya lapisan botol plastik yang memungkinkan rusaknya lapisan botol.

Advertisement

Seperti dikutip dariĀ Huffington Post, Richard Wallace, M.D., dari University of Texas Health Center mengungkapkan bahwa leher botol merupakan tempat di mana bakteri berkembang. Jika digunakan semakin lama dan berulang, kamu tentu akan mengalami beberapa masalah kesehatan tertentu.

Setiap botol plastik terbuat dari bahan yang berbeda, dengan tujuan penggunaan berbeda pula. Kamu dapat membedakannya dengan memperhatikan angka pada bagian bawah botol

kode di bawah botol plastik via www.liputan6.com

Kode segitiga di bawah kemasan plastik nomor 1, 2, 4, dan 5 tergolong aman. Tetapi, sebaiknya hindari penggunaan plastik bernomor 3, 6, dan 7. Meski ada pula plastik botol bernomor 7 yang tergolong ramah lingkungan dan masih aman untuk digunakan namun kamu tetap harus waspada.

Botol plastik PET atau PETE yang dengan label nomor 1 ini biasa digunakan sebagai botol minum sekali pakai. Botol ini merupakan salah satu jenis botol yang nggak bisa diisi ulang dan akan rusak jika terkena suhu panas tinggi.

Penggunaan botol air minum kemasan yang dipakai berulang dapat menyebabkan beberapa masalah pada kesehatan! Nah, kamu patut waspada nih~

menyebabkan masalah kesehatan via www.idntimes.com

Mengisi ulang air minum pada kemasan botol sekali pakai dapat menyebabkan kontaminasi pada air. Hal ini terjadi akibat botol yang dibuka terus menerus akan membawa bakteri. Selain itu, bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan plastik dapat berpindah ke air di dalam botol lo! Risiko perpindahan akan meningkat jika botol digunakan untuk menyimpan bahan lain seperti minyak goreng. Belum lagi jika air mineralmu sering terpapar panas.

Nah, jika kamu sering menggunakan botol plastik berulang, bisa jadi kamu akan mengalami masalah kesehatan seperti sakit perut dan mual. Lebih parahnya lagi kalau dipakai terus menerus, hal ini bisa menyebabkan kanker lo!

Kalau ingin menggunakan botol minum yang bisa dipakai berulang, carilah botol dengan kode nomor 2. Botol plastik ini terbuat dari HDPE (high-density polyethylene) yang berciri lebih tebal, berwarna lebih menyerupai putih susu.

Mengingat nggak sedikit risiko yang dapat membahayakan kesehatan dari mengisi ulang botol minum sekali pakai, sebaiknya hindari hal tersebut mulai sekarang, dan jangan lupa cek keterangan plastik yang tertera pada kemasan, ya!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya