“Gue udah kecanduan nonton video porno, gue nggak bisa lepas dari semua adegan-adegannya!”

“Banyak hal yang udah gue coba, tapi tetap gagal dan percuma. Sial!”

Fakta yang menunjukkan, pecandu video porno itu lebih banyak dibanding video-video ‘normal’ lain yang seharusnya layak tonton. Adegannya yang menantang, bahkan bisa mengembalikan mood yang buruk adalah faktor paling utama mengapa seseorang tidak bisa lepas dari video yang kini menjadi incaran banyak orang, termasuk anak-anak muda usia sekolah.

Tapi, apakah kamu terus-terusan kecanduan dengan video komersil pengundang syahwat ini? Nggak malu, atau bahkan sudah lupa kalau usiamu semakin menua setiap hari?

Kalau nggak sering-sering, video porno justru (mungkin) dapat meningkatkan semangat kerja seseorang

yang penting jangan keseringan

yang penting jangan keseringan via telegraph.co.uk

Gue termasuk orang yang hampir kecanduan video porno. Hampir, lho ya. Tapi gue sadar ternyata bisa berimbas fatal kalau ditontonnya keseringan, apalagi setiap hari. Akhirnya gue kurangin tuh surasi nontonnya, dari sehari sekali, jadi 3-4 hari sekali. Lumayan efeknya, gue jadi nggak gampang ‘nafsuan’ dan semangat kerja justru meningkat. Nggak tahu kenapa, mungkin ini jadi hiburan tersendiri, selain jalan-jalan atau nonton di bioskop yang juga sering gue lakuin.

NN, 30 th

Ketika menonton video porno, produksi dopamin akan meningat drastis sehingga merangsang munculnya perasaan bahagia. Tetapi jika terlalu sering, menonton video porno justru akan mengurangi sensitifitas seseorang untuk menerima rangsangan seks, serta sentuhan lainnya dari pasangan. Intinya sih, jangan sering-sering aja ya…

Tapi, dampak buruknya lebih banyak dan sudah terbukti nyata. Merusak daerah striatum pada otak, misalnya

wah, jaringan otak bisa rusak gara-gara ini

wah, jaringan otak bisa rusak gara-gara ini via malesbanget.com

Daerah striatum adalah salah satu bagian otak yang berisi keinginan, hasrat dan motivasi. Setiap kali seseorang menonton video porno, daerah striatum ini akan berkurang perannya, sehingga semangat yang biasanya membara akan lenyap begitu saja.

Begini penjelasan lengkapnya…
daerah striatum pada otak

daerah striatum pada otak via silahkandishare.com

ini bagian-bagian otak yang berkaitan dengan pornografi

ini bagian-bagian otak yang berkaitan dengan pornografi via silahkandishare.com

Jika daerah vital di otak saja sudah berangsur rusak, bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu secara maksimal? Hmmm…

Bukan cuma otak, hati dan jiwa juga bisa perlahan-lahan rusak

hati dan jiwa bisa rusak perlahan

hati dan jiwa bisa rusak perlahan via thedatereport.com

“Percayalah pornografi adalah suatu bencana yang kami, orang Amerika kesulitan menghadapinya. Negara kami dapat mempersiapkan perang,  senjata, dan tentara. Negara kami juga mampu menemukan obat-obatan mutakhir untuk menyembuhkan berbagai penyakit modern. Tapi untuk pornografi…believe me…. pada awalnya kami tidak siap dan tidak tahu cara apa yang harus dilakukan untuk melawannya. Kami bingung!”

Dr. Randall F. Hyde, Ph.D

Bukan kecanduan narkoba atau obat-obatan lainnya, pecandu video porno justru akan lebih sulit untuk disembuhkan, karena itu bersumber pada keinginan. Wiiih, gimana dong?

Kecanduan menonton ini tak hanya dirasakan para jomblo, tapi juga dia yang sudah berkeluarga

bukan cuma penyakitnya para jomblo

bukan cuma penyakitnya para jomblo via muslimah.co.id

Ini bukti, bahwa kesepian tanpa pasangan bukan jadi satu-satunya penyebab seseorang kecanduan pornografi. Mereka yang sudah berkeluarga juga bisa mengalami hal ini, jika tak ada niatan memperbakinya sejak dini.

Tak cukup hanya berhati-hati, tapi juga keadaan lingkungan sekitar yang perlu diamati. Menonton itu tidak ada salahnya, tapi efek dan dampak buruknya yang bahaya.

Walau bukan satu-satunya penyebab pornografi disinyalir jadi penyebab meningkatnya kasus perkosaan yang dilakukan remaja

wiih, bahaya juga ya

wiih, bahaya juga ya via seishiya.wordpress.com

hmmm... pie iki?

hmmm… pie iki? via enyekamaludin.blogspot.co.id

Jika memang diperlukan, pergi ke psikiater atau komunitas pecandu pornografi juga sangat dianjurkan. Ingat, kamu tidak sendirian

pergi ke psikiater boleh juga

pergi ke psikiater boleh juga via linkedin.com

Ini kalau kamu merasa tingkat kecanduanmu sudah akut dan kamu terlalu takut untuk jujur pada orang lain. Kamu harusnya sudah tahu, apa yang sebenarnya kamu butuh dan bagaimana cara mengatasinya, termasuk dengan cara pergi ke psikiater. Ini bukan hal sepele, karena berkaitan dengan kehidupanmu di masa mendatang.

Bukan cuma psikiater, ada juga komunitas pecandu pornografi yang siap menampungmu, berikut ‘penyakit’ yang selama ini kamu idap itu. Berbicaralah layaknya orang normal pada mereka, agar permasalahanmu selesai dan rasa cemas tak lagi datang mendera.

Alihkan perhatianmu pada kegiatan lain, supaya kamu lebih peka dan tak mudah merasa kesepian

alihkan perhatianmu

alihkan perhatianmu via mlive.com

Jangan mau kalah sama nafsu!

Begitulah kira-kira kalimat yang bisa kamu patenkan dalam diri sendiri. Sebisa mungkin kamu harus bisa mengalihkan perhatian terhadap hal-hal lain yang pastinya lebih berguna, dan membawa dampak positif dalam hidupmu. Jalan-jalan atau begadang semalaman buat main game, misalnya.

Sebagai gantinya, berarti boleh dong sewa PSK buat melampiaskan nafsu?

NGGAK! Bukan ini yang di maksud. Mengganti niatan menonton video porno dengan menyewa PSK itu sama saja dengan, keluar dari kandang ular, tapi masuk ke kandang singa. Ayolah, keluar dari zona semacam ini tak sesulit yang dibayangkan, kok.

Senantiasa mendekatkan diri pada Tuhan. Sadari tujuan hidupmu itu apa, biar nggak gampang khilaf atau lupa

tujuan hidupmu itu apa sih?

tujuan hidupmu itu apa sih? via shutterstock.com

Ketika semua upaya sudah kamu lakukan, tapi nggak berhasil juga. Muhasabah diri adalah jawabannya. Kamu punya Tuhan, berikut dengan anugerah-anugerah yang Ia berikan. Belajar menyalahkan diri sendiri atas kesalahan juga tanda, kalau kamu mau berubah dan pelan-pelan memperbaiki semuanya. Berani berbenah, supaya kamu bisa cepat berubah.

Kecanduan video porno bukan perkara sepele atau sederhana. Jika dibiarkan tumbuh terus menerus, tujuan hidupmu yang indah pun akan hilang entah kemana, bahkan terbawa arus.

Jangan malu untuk share di kolom komentar jika kamu punya pengalaman serupa. Siapa tahu, ada jalan terbaik yang bisa kamu temukan di sini. 🙂 Cheers!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya