5 Cara Kembalikan Motivasi Ketika Penat Bekerja. Burn Out Bukan Masalah!

Ngelakuin hal yang sama terus-terusan pasti bikin capek dan bosan banget, kan? Wajar, kok!

Secinta apa pun kita dengan apa yang kita lakukan sekarang, nggak bisa dipungkiri, rasa bosan atau capek pasti muncul. Di masa pandemi, rasa itu malah semakin kuat. Walaupun kertas kalender sudah menunjukkan tanggal dan hari baru, nggak ada perubahan yang signifikan dan kita merasa nggak semangat. Di masa-masa inilah, memotivasi diri untuk menetapkan tujuan dan mencapainya bisa jadi sangat sulit.

Advertisement

Semua ini wajar, kok! Faktanya, bukan cuma kamu yang merasakan hal ini, loh. Meskipun rasanya sulit untuk bangkit, itu bukan sesuatu yang mustahil. Penting banget untuk tetap termotivasi supaya kamu bisa menindaklanjuti hal-hal yang ingin kamu capai. Berikut adalah beberapa tips untuk tetap termotivasi agar kamu terus bergerak maju!

Terima perasaanmu

Lagi dan lagi, perlu diingat kalau perasaanmu wajar. Gapapa kalau kamu merasa bosan, semuanya manusiawi. Jadi, bersikap baiklah dan jangan terlalu keras pada dirimu sendiri. Kamu gak perlu buru-buru mengembalikan motivasimu. Memberi tekanan pada diri sendiri malah bisa memperburuk keadaan. Kalau kamu terpaksa melakukan sesuatu yang nggak kamu inginkan, kamu akan merasa nggak nyaman dan hasilnya nggak maksimal.

Kenali apa yang jadi penghalangmu

Cari tahu apa yang kira-kira jadi penghalang dalam mencapai tujuanmu. Apakah karena kamu kurang terampil? Atau karena sesuatu yang belum kamu sadari? Untuk ini, kamu bisa bertanya apa kekurangan dan kelebihanmu kepada seseorang yang pernah bekerja sama denganmu. Penting untuk merenungkan kualitas diri dan cara kerjamu supaya kamu bisa mengetahui cara yang tepat untuk meningkatkan diri.

Advertisement

Tetapkan tujuan yang realistis

Untuk mencapai sesuatu yang kamu inginkan, kamu bisa pakai metode penetapan tujuan SMART yang realistis. Metode ini bisa digunakan untuk tujuan jangka panjang dan pendek. SMART sendiri adalah singkatan dari Spesific (Spesifik), Measurable (Terukur), Achievable (Dapat dicapai), Realistic (Realistis), dan Time-based (Berbasis waktu).

Contohnya, seperti yang dikutip dari Foundry, adalah menaikkan nilai selama satu semester. Dengan metode SMART, kamu bisa mengukur waktu (Measurable) untuk mempelajari mata pelajaran tertentu (Specific) selama empat jam dengan istirahat 15 menit (Time-based), di sore hari (Realistic). Rencana ini sederhana dan bisa dicapai (Achievable), kan?

Cari hobi baru yang asyik

Kuas dan cat

Kuas di dekat palet cat | Foto oleh Steve Johnson dari Pexels

Advertisement

Banyak banget pilihan hobi baru yang menyenangkan, loh. Kamu bisa coba menghabiskan waktu untuk belajar keterampilan baru supaya kamu tetap merasa produktif. Ingat untuk mencari hal-hal yang menyenangkan dan jangan merasa terpaksa, ya. Kamu gak perlu merasa harus menguasai keterampilan yang baru itu, kok. Hobi sederhana seperti mendengarkan musik juga boleh!

Rayakan kemenangan besar atau kecil

Setelah menyelesaikan sesuatu, baik besar atau kecil, rayakan itu sebagai sebuah pencapaian! Pastikan kamu mengambil waktu untuk istirahat dan manjakan dirimu dengan makanan favorit atau pergi keluar dengan teman-teman. Setelah selesai merayakan, pertahankan motivasi dengan menetapkan tujuan lain dan terus berkembang!

Burn out dan kehilangan motivasi dalam bekerja memang wajar, namanya juga manusia. Semoga cara-cara di atas bisa membantu menyelesaikan burn out dan balikin motivasimu, ya! Selamat mencoba~

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE