Nggak cuma disemur atau rendang, daging sapi juga sering diolah menjadi steak. Beberapa orang menganggap bahwa steak merupakan makanan yang cukup mahal. Padahal sebenarnya, harga steak bergantung pada jenis atau bagian daging sapi yang dipakainya.

Ketika akan makan steak di tempat makan, beberapa orang sering bingung dengan pilihan jenis daging yang tersedia di menunya. Nah, supaya nggak sebarang pilih, berikut Hipwee Tips paparkan beberapa bagian daging sapi yang biasanya diolah menjadi steak.

1. Dari sekian banyak nama daging yang ada di menu, sirloin merupakan salah satu yang cukup populer

ada serat lemaknya via craftlog.com

Advertisement

Karena berada di bagian punggung, sirloin memiliki tekstur yang agak keras dan alot ketika dimakan. Daging sirloin ini memiliki lapisan lemak yang menempel di salah satu sisinya. Dibanding bagian daging lain, sirloin memiliki ukuran yang lebih besar saat dipotong. Dari segi harganya sendiri sirloin cukup terjangkau.

2. Kalau ingin daging dengan kandungan lemak yang lebih rendah daripada sirloin, kamu bisa memilih bagian tenderloin

lebih empuk via www.seriouseats.com

Sebenarnya, tenderloin masih merupakan bagian dari sirloin (sama-sama daging bagian punggung), hanya saja diambil dari bagian dalam yang empuk. Karena minim lemak, tenderloin cocok dikonsumsi olehmu yang lagi diet. Sayang, ukurannya cukup kecil dan harganya juga lebih mahal daripada sirloin.

3. T-bone merupakan perpaduan antara bagian tenderloin dan short loin yang berbentuk huruf T

T-boneĀ masih ada lemaknya via www.snakeriverfarms.com

Daging bagian T-bone ini nggak selembut tenderloin karena masih memiliki lapisan lemak di dalamnya. Agar menghasilkan rasa yang lebih juicy, T-bone bisa kamu masak dengan teknik grilling dan broiling alias pemanggangan.

4. Bagian tulang iga atau rusuk sapi pun bisa diolah menjadi steak, biasanya ini diberi nama rib eye

lemaknya cukup banyak via wildideabuffalo.com

Advertisement

Bagian iga memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi yang membuat rasanya makin gurih, apalagi jika disiram dengan saus. Sayangnya, kamu harus hati-hati saat memasaknya karena iga ini mudah sekali gosong. Kalau mau memasak iga untuk steak, kamu bisa membeli daging tanpa tulang.

5. Flank merupakan bagian otot perut sapi yang juga bisa diolah menjadi steakĀ 

bentuknya agak panjang via www.simplyrecipes.com

Bagian daging ini biasanya berbentuk panjang dan memiliki tekstur yang kurang lunak saat dikunyah. Makanya, kalau pesan steak dengan bagian ini, pilihlah tingkat kematangan medium rare atau setengah matang.

6. Bagian atas paha depan sapi juga bisa dibuat steak yang dikenal dengan nama chuck

bentuknya agak kotak via www.houstonchronicle.com

Daging ini berbentuk segi empat yang memiliki ketebalan dua hingga tiga sentimeter. Supaya empuk, daging ini harus dipukul-pukul dan dipanggang pada api kecil dulu. Nggak cuma buat steak, chuck juga biasa dipakai untuk membuat bakso, semur, maupun rendang lo!

Jadi, bagian daging sapi yang sering dibuat steak nggak cuma sirloin atau tenderloin saja. Kamu pun bisa memilih bagian daging lain yang kamu suka. Tinggal sesuaikan selera dan isi dompetmu saja.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya