Perihal tukar-menukar uang nggak hanya ramai dipraktikkan saat menjelang Lebaran. Di Bank Indonesia (BI), kamu akan menemukan nggak sedikit orang yang menukarkan uangnya karena lusuh, rusak, sudah nggak berlaku atau ditukar ke pecahan lain. Kategori rusak ini pun rupanya nggak hanya sobek atau terdapat coretan saja, akun @putribuddin dalam utasnya pun menceritakan kisahnya menukar uang yang rusak karena dimakan rayap lo! Besarannya pun nggak main-main, totalnya ditaksir 10 juta-an, dan hanya sekitar 5,4 juta yang diperjuangkan ke BI, sedang sisanya sudah nggak terselamatkan lagi.

Meski kedengarannya mustahil, dan mungkin belum banyak orang tahu kalau uang yang rusak termakan rayap itu bisa ditukar dengan pecahan uang yang baru, tapi pengalaman ini nyata. Berikut Hipwee Tips ulas mekanismenya, mana tahu kamu mengalami kejadian serupa.

1. Datanglah ke kantor BI di wilayah setempat pada jam kerja

datang ke kantor BI via radarmalang.id

Advertisement

Sesampainya di sana, ambillah nomor antrean untuk layanan penukaran uang dan duduk manis sambil menunggu dipanggil. Selain di kantor BI, kamu pun bisa melakukan penukaran uang di layanan kas keliling atau pun di bank umum yang melayani penukaran uang rusak.

2. Saat dipanggil, serahkan uang rusak yang akan ditukar kepada petugas

salam keadaan apa pun via twitter.com

Jangan dulu buang uangmu, separah apa pun kerusakannya. Bawa dan serahkan pada petugas di kantor BI untuk dicek kelayakannya mana tahu bisa ditukar dengan pecahan baru. Mbak @putribuddin saja PD kok mengecekkan uangnya yang rusak karena dimakan rayap. Tetap hati-hati memperlakukannya, uangmu sedang dalam kondisi rapuh.

3. Kalau jumlah uang rusakmu yang akan ditukarkan cukup banyak, harap bersabar, ya!

pisah-pisahkan uangnya via twitter.com

Biasanya, petugas akan memisah-misahkan uang rusaknya selembar demi selembar untuk dicek lagi. Kalau uangmu cukup banyak, nggak ada salahnya untuk bantu petugas memisah-misahkan uangnya, ya!

4. Selanjutnya, petugas akan melakukan scanning untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan uang tersebut

Advertisement

Setelah uangnya terpisah per lembarnya, petugas akan memeriksa kondisi fisik uang dengan alat pendeteksi yang akan membaca kelayakan dan keutuhan uang satu per satu. Nah, syarat uang yang bisa diganti ini harus memiliki keutuhan fisik sebesar minimal 67% dan dapat dikenali keasliannya.

Nah, kalau serinya hilang atau nggak lengkap, tapi keutuhan fisiknya di atas 67%, uangnya bisa diganti dengan pecahan baru yang layak edar dengan nominal yang sama. Sedangkan untuk uang yang keutuhan fisiknya di bawah 67%, akan langsung dicap ‘tidak diganti’.

5. Jika uang yang rusak memenuhi syarat untuk ditukarkan tapi nggak bisa dikenali keasliannya, beda lagi penanganannya

uang palsu via potretbengkulu.com

Kalau ditemui kasus semacam ini, kamu akan diminta untuk mengisi formulir pengajuan penelitian lebih lanjut. Petugas akan meminta uang rusak tersebut untuk ditinggal dan memberitahukan biayanya kemudian.

6. Setelah didapatkan uang yang kondisi fisiknya di atas 67% dan dikenali keasliannya, masih ada proses lanjutan yang dilakukan petugas

uang yang layak diganti diarsipkan via twitter.com

Uang yang dinyatakan bisa diganti dengan pecahan baru kemudian akan dilem di atas kertas putih dan digunting serupa bentuk utuh uang untuk diarsipkan.

7. Sedang uang yang nggak diganti, biasanya akan dikembalikan ke pemiliknya

buat kenang-kenangan via potretbengkulu.com

Ada baiknya uang ini dibakar saja supaya nggak disalahgunakan orang yang nggak bertanggung jawab. Atau, kamu juga bisa simpan sebagai kenang-kenangan. Hehe :p

8. Nah, uang rusakmu yang sudah diteliti tadi lantas akan diganti dengan uang pecahan baru

uang pecahan baru pengganti via twitter.com

Uang pecahan barunya ini nantinya akan ditentukan oleh pihak petugas. Bisa jadi kamu boleh merikues, tapi tergantung ketersediannya juga.

Pengalaman @putribuddin yang berhasil menyelamatkan uangnya yang rusak dimakan rayap mestinya menjadi kabar baik bahwa kita bisa menukarkan uang dengan yang lebih layak pakai di BI. Sayangnya, masih banyak orang yang belum mempraktikannya, entah karena malas atau pun nggak yakin bahwa uangnya masih berharga. Mulai sekarang, jangan ragu lagi untuk menukarkan uangmu yang cacat, rusak, nggak berlaku, atau ingin uang dalam pecahan lain ke BI, ya!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya