Saat sudah dewasa, akan ada gigi geraham yang tumbuh di gusi paling belakang, tepatnya di rahang atas dan bawah baik di sebelah kanan atau kiri. Gigi ini diberi nama geraham bungsu karena tumbuhnya belakangan. Saat mulai bertumbuh, geraham bungsu ini akan menembus permukaan gusi secara perlahan, sehingga menimbulkan nyeri yang lumayan. Idealnya, gigi bungsu tumbuh dengan posisi yang benar. Sayangnya, ada beberapa kasus di mana geraham bungsu ini tumbuh ke samping, bukannya ke atas dan sejajar dengan gigi lainnya. Kondisi inilah yang dinamakan impaksi.

Umumnya impaksi gigi ini perlu dicabut lewat tindakan operasi agar nggak menyebabkan masalah di kemudian hari. Tapi, nggak ada salahnya untuk melakukan cara-cara di bawah ini biar gigimu yang bermasalah itu nggak terlalu nyeri.

1. Mengunyah makanan sesuai dengan aturan akan membantu menstimulasi struktur rahang yang lebih lebar dan kuat

mengunyah makanan lebih sering via dwomlink.info

Advertisement

Salah satu penyebab impaksi gigi adalah nggak tersedianya ruang (gusi yang menempel pada rahang) yang cukup untuk gigi bisa tumbuh dengan baik. Nah, aktivitas mengunyah yang cukup banyak akan membantu kondisi rahang berkembang menjadi lebih baik. Artinya, struktur rahang akan lebih besar sehingga tempat tumbuh gigi lebih luas terutama pada gigi geraham bungsu.

Aturannya, kamu perlu mengunyah makanan sebanyak 32 kali sekali suapan.

2. Berkumur dengan air garam diyakini mampu meredakan nyeri impaksi gigi karena penumpukan bakteri di sekitar gigi dan gusi

berkumur dengan air garam via id.pinterest.com

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of the Indian Society of Pedodontics and Preventive Dentistry, menemukan bahwa berkumur menggunakan air garam bisa membantu mengurangi bakteri di dalam mulut, seperti dilansir dari Hello Sehat. Air garam berfungsi sebagai disinfektan alami yang membantu meredakan infeksi.

Advertisement

Kamu hanya perlu melarutkan garam secukupnya dalam segelas air hangat. Lalu berkumurlah dengan larutan tadi selama dua atau tiga kali sehari hingga rasa nyerinya membaik.

3. Menempelkan kantung teh celup di bagian gigi atau gusi yang nyeri juga ampuh melawan peradangan dan infeksi

pakai kantung teh via www.youtube.com

Kantung teh celup mengandung tanin yang punya sifat antibakteri dan antiinflamasi, menurut penelitian yang dilakukan oleh American Chemical Society tahun 2016. Karena itu, kantung teh celup juga mampu membantu mengurangi peradangan dan melawan infeksi bakteri pada impaksi gigi.

Gunakan kantung teh celup dingin yang telah didiamkan dalam lemari es sebelumnya. Tempatkan kantung teh di bagian gigi yang mengalami impaksi.

4. Memang agak ekstrim, tapi mengunyah bawang merah ampuh sekali melawan infeksi karena bakteri dan mikroba yang bersarang di mulut

kunyah bawang merah via viralventura.com

Bawang merah telah lama dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba. Alasan inilah yang membuat bawang merah dipercaya dapat mengurangi peradangan, sekaligus melawan infeksi bakteri akibat impaksi gigi.

Potong-potong bawang merah, lalu kunyah di bagian mulut yang sakit selama beberapa menit sampai rasa nyeri mulai berkurang, lalu buang. Air sari dari bawang merah akan meresap masuk ke dalam gusi selama proses pengunyahan.

5. Selain sebagai bumbu masakan, cengkeh juga berguna untuk obat pereda nyeri pada gigi geraham bungsu

pakai minyak cengkeh via www.wikihow.com

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Dentistry, mengungkapkan bahwa cengkeh punya sensasi mati rasa yang bisa membantu mengurangi rasa sakit. Kamu bisa memanfaatkan cengkeh yang masih utuh atau pun yang sudah berbentuk minyak.

Jika pakai cengkeh utuh, kamu tinggal meletakkan cengkeh di atas gigi yang impaksi tanpa harus dikunyah. Sementara kalau pakai minyak cengkeh, teteskan beberapa kali minyak di atas kapas dan letakkan pada gigi geraham bungsu yang sakit.

6. Selain dengan bahan-bahan alami, kamu bisa mengurangi rasa nyeri yang akibat impaksi gigi dengan mengompres rahang menggunakan es batu

kompres dingin via www.mcarthurdentistry.com

Es batu juga punya efek mati rasa kalau didiamkan pada daerah yang nyeri untuk beberapa waktu. Jangan langsung ditempelkan lo, gunakan handuk untuk membungkus es terlebih dahulu. Barulah tempelkan lalu diamkan pada bagian rahang yang nyeri selama kurang lebih 15 menit.

7. Kamu yang lebih suka pakai obat-obatan, minumlah obat pereda nyeri yang bisa dibeli di apotek

minum obat pereda nyeri via www.healthywomen.org

Jika pengobatan alami dirasa kurang manjur atau lama efeknya, pengobatan rumahan lain yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi nyeri impaksi gigi adalah dengan minum obat pereda nyeri yang dijual di apotek, seperti ibuprofen atau asam mefenamat. Jangan lupa untuk memerhatikan aturan minum yang tertera di bungkus obat ya!

Meski bisa diatasi rasa nyerinya melalui pengobatan secara mandiri, baiknya kamu tetap periksakan kondisi gigi impaksimu secara rutin di dokter gigi. Jika memang gigi impaksi sudah menimbulkan masalah kesehatan gigi yang lebih parah, sebaiknya segera lakukan operasi agar masalah gigi dan gusimu bisa teratasi. Nggak perlu takut, karena operasi gigi impaksi nggak semenakutkan itu kok. Kamu bisa cek pengalaman operasi gigi impaksi di sini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya