Tips Membuat Bullet Journal. Bisa Asah Kreativitas dan Mengurangi Stres

Jadi lebih semangat buat ngerjain jadwal kegiatan sehari-hari

Mungkin bagi sebagian SoHip, bullet journal adalah suatu yang baru bahkan asing di dengar. Tetapi bagi SoHip yang sering membuka Pinterest pasti nggak asing dengan istilah bullet journal sebab sudah banyak foto kegiatan journaling yang tersebar di laman Pinterest.

Advertisement

Hobi satu ini bukanlah sebatas menulis saja, tetapi kegiatan ini bisa membantumu untuk lebih produktif.

Kenalan dulu sama bullet journal

Kegiatan sehari-hari yang padat bisa membuat kewalahan, bingung, bahkan stres sendiri karena tak bisa menyusun jadwal dengan baik. Dengan adanya bullet journal ini, kamu akan lebih terbantu untuk mengatur rencana kegiatan, daftar tugas, bahkan catatan harianmu dengan lebih tertata.

Kamu bebas menuliskan dan mengatur serta mendokumentasikan kegiatanmu sehari-hari bahkan merencanakan tujuan jangka panjangmu dengan sekreatif dan semenarik mungkin.

Advertisement

Dengan menuliskan impianmu pada sebuah kertas, maka itu akan menjadi pengingat ketika kamu lelah. Dan ketika kamu membacanya, maka akan semangat untuk mewujudkan mimpi itu akan tumbuh kembali.

Tips membuat bullet journal yang menarik dan membantu mengurangi stres

Membuat template bullet journal sendiri nggak susah kok, malah bisa bantu mengurangi stres dan jadi medium healing. Berikut beberapa tipsnya.

1. Buatlah template sesuai dengan kebutuhanmu

cara membuat bullet journal

Tamplete journal yang sesuai kebutuhan | Foto oleh Natasha Fernandez dari Pexels

Advertisement

Tahap pertama untuk membuat bullet journal adalah membuat template yang sesuai dengan kebutuhanmu sehingga kamu akan nyaman ketika mulai melakukan journaling. Jangan lupa untuk menghiasi lembaran blank notebook-mu dengan hiasan yang cantik dan bikin mood naik.

2. Buatlah tabel dan garis pembatas biar bullet journey milikmu terlihat rapi

Nah, agar bullet journal milikmu terlihat rapi, cobalah untuk membuat tabel dan garis-garis sebagai pembatas. Bullet journal yang rapi akan nyaman dilihat dan bikin kamu jadi lebih semangat untuk journaling.

3. Kalau kamu nggak suka pakai blank notebook, coba untuk gunakan medium lain

cara membuat bullet journal

Journaling dengan medium digital | Foto oleh Jess Bailey Designs dari Pexels

Membuat bullet journal nggak harus dilakukan di blank notebook, kok. Kamu bisa menggunakan medium lain yang kamu suka seperti papan tulis dinding yang kecil atau bahkan membuat digital bullet journal dengan menggunakan illustrator. Wah, pasti akan semakin keren!

4. Tuang semua ide-ide kreatifmu

Kamu bisa bebas menuliskan apa saja di dalam bullet journal milikmu. Jangan sia-siakan kebebasan itu untuk mengekspresikan semua ide-ide kreatifmu. Tulis semua ide yang ada dipikiranmu ke dalam bullet journal. Ide-ide yang terkumpul kelak akan membantumu ketika brainstroming di kemudian hari, SoHip.

5. Jangan membandingkan bullet journal-mu dengan milik orang lain

cara membuat bullet journal

Jangan bandingkan, lama-lama bullet journalmu juga akan bagus kok | Foto: Pinterest

Jangan membandingkan bullet journal milikmu dengan karya orang lain yang mungkin lebih lama berkutat dalam dunia journaling. Lebih baik kamu terus berusaha untuk membuat bullet journal-mu jadi lebih bermanfaat dan menarik. Lambat laun bullet journal milikmu juga akan sebagus orang-orang, bahkan jauh lebih bagus sebab kreativitas bisa diasah, kok!

6. Buatlah jadi kebiasaan

cara membuat bullet journal

Buat jadi kebiasaan | Foto dari Negative Space oleh Paxels

Kebiasaan baik kenapa harus ditinggalkan?

Biasanya, untuk membentuk kebiasaan baru diperlukan waktu lebih kurang sekitar dua bulan. Kamu bisa menulis bullet journal rutin setiap hari. Lama-lama kegiatanmu ini bisa menjadi suatu kebiasaan baru yang bikin kamu produktif setiap harinya.

7. Akan lebih semangat kalau satu per satu goals impianmu sudah tercapai

cara membuat bullet journal

Goals tercapai pasti bikin semangat | Foto: Pinterest

Ketika satu per satu goals yang kamu tuliskan itu sudah tercapai, secara tidak langsung hal ini dapat menimbulkan kepuasan tersendiri dalam dirimu. Tidak hanya itu, tracking goals juga membuat kamu semakin bersemangat untuk melakukan hal-hal yang harus kamu lakukan.

Misalnya, kamu ingin menurunkan berat badan sebanyak 5 kilogram dalam satu bulan. Maka, kamu bisa bikin satu halaman khusus untukmu menuliskan hal apa yang harus kamu lakukan untuk mencapai goals tersebut. Kalau kamu konsisten, it’s going to work, bestie!

Bullet journal tentu sangat membantu dalam menyusun kegiatanmu sehingga lebih produktif bahkan bisa berguna untuk mengurangi stres dan mengasah kreativitas. Happy journaling, SoHip!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE