Jujur saja, kamu pasti pernah berada di kondisi pengen nawar ke pedagang tapi bingung caranya. Terus bikin kamu berpikir, mak-mak kok bisa ya, belanja banyak sekalipun jatah bulanannya pas-pasan? Rupanya mak-mak ini punya beberapa prinsip dasar dalam tawar-menawar. Intinya biar semua kebutuhan bisa dibeli meski dengan kocek seadanya.

Kalau kamu anaknya seneng nemenin mak ke pasar, atau memang sering belanja ke pasar, mungkin kamu bisa pelajari secara langsung trik dan prinsip apa saja yang mak-mak lakukan ketika tawar-menawar. Tapi kalau kamu anaknya nggak ngerti apa-apa soal tawar-menawar, tenang, Hipwee Tips sudah rangkum trik menawar ala mak-mak yang sering berhasil bikin luluh pedagang.

1. Dekati pedagangnya, lalu mulailah mengajaknya bercerita sebagai awalan langkah persuasimu

ehehe ehehe iya… via www.idntimes.com

Advertisement

Prinsip ini biasanya diterapkan oleh emak-emak ketika sedang memilih barang yang akan dibeli. Dengan menggunakan pendekatan persuasif, mak-mak ini biasanya akan memulai sebuah cerita kepada pedagang. Biasanya nggak jauh dari pengalaman hidup. Atau, sok akrab, nanya-nanya si pedagang. Intinya, sentuhlah pedagang tepat di hatinya, biasanya ke-sok-ak-rab-an ini akan mendatangkan berkah kepadamu dalam bentuk potongan harga.

2. Harus optimis dan yakin kalau nggak ada yang nggak mungkin di dunia ini. Pantang pulang sebelum harga kurang!

hore.. gitu dong ngegas via www.indahmudah.com

Mak-mak biasanya nggak akan terlihat lemah di hadapan pedagang. Sekalipun si pedagang sudah memelas dan bilang kalau penawaran si mak nggak bikin untung malah rugi. Pokoknya sekali prinsip tetap prinsip, pantang pulang sebelum harga kurang. Kamu mesti tiru semangat ini. Niatkan sejak berangkat dari rumah biar semangatmu nggak gampang luntur, nak!

3. Pastikan kamu bisa bersikap visioner. Umbar janjimu dan pastikan pada pedagang kalau kamu akan jadi langganannya

makasi mba. besok belanja di sini lagi deh hehe via www.idntimes.com

Mak-mak seakan bisa melihat kalau di masa depan ia akan selalu berbelanja dengan si pedagang yang sama. Padahal mah, kalau besok ada pedagang lain yang lebih murah, si mak pasti akan mengulangi kalimat andalan yang sama “kurangin lagi dong, ya? Besok-besok langganan di sini deh, janji”. Meski kalimat ini terdengar begitu klise, tapi pedagang manapun selalu terperdaya olehnya. Trik ini bisa kamu coba juga.

4. Yah, kadang kamu emang harus menjadi seseorang yang nggak tegaan. Jangan sungkan, mulai penawaran dari setengah harga

ikan hiu ini diskon 90% ya mbak via www.liputan6.com

Advertisement

Sudah bisa dipastikan, kalau patokan penawaran mak-mak pada umumnya adalah 50% dari harga awal. Kenapa? Jawabannya sesederhana kalau nggak tembus 50% biasanya bakal tembus di 40% potongan harga. Kalau kamu mulai penawarannya di 30%, ya, risiko dapat diskonnya nggak seberapa.

Karena alotnya negosiasi, biasanya akan terhenti di 10% dari penawaranmu, dan kamu akhirnya cuma dapat harga murah aja, bukan ‘murah banget’ idaman mak-mak super yang semboyannya adalah, setengah harga atau pergi!

5. Dibanding-bandingin itu emang ngeselin. Tapi untuk urusan nawar, kamu boleh kok bandingin dengan toko sebelah

hmm, di toko sebelah lebih murah ah via david-pranata.com

Mengingat si pedagang nggak mau kalau pembelinya pergi dan malah beli di pedangang lain, maka tingkat keberhasilan cara ini cukup tinggi. Kamu boleh kok, membandingkan harga dengan pedagang lainnya. Eh, tapi kalau memang benar di toko lain lebih murah, kenapa mak-mak nggak beli di sana aja, ya? Ya, namanya juga basa-basi~

6. Libatkan emosi dan upgrade kemampuan beraktingmu secara berkala. Supaya bisa pura-pura pergi dan dipanggil lagi sama penjualnya

kalo nggak mau kurang saya pergi nih? via www.brilio.net

Langkah terakhir ini biasanya dimanfaatkan oleh mak-mak yang mau nggak mau harus membeli barang yang telah ia coba tawar dengan harga ‘murah banget’. Mereka biasanya akan pura-pura pergi jika tawaran serta prinsipnya tak diacuhkan si pedagang. Trik ini harus dibarengi dengan skill akting yang mumpuni. Harus keliatan nggak ngarep banget dan bikin si pedagang yang membutuhkanmu. Biasanya sih, setelah pura-pura pergi kamu akan dipanggil lagi dan si pedagang menyetujui tawaranmu.

Nah, apa yang kamu rasakan setelah mengetahui warisan mak-mak Indonesia ini, menawar barang sampai harga terendah? Tergugah untuk melestarikannya kah? Selamat mencoba, ya!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya