Pernah denger pepatah, kamu butuh jalan-jalan ke luar negeri untuk mengenal negerimu lebih dalam lagi? Hipwee Travel setuju banget dengan pernyataan ini. Seringnya kita bisa menghargai negara kita, kalo kita udah ngerasain gimana rasanya tinggal atau jalan-jalan di negara lain.

Salah satu destinasi luar negeri yang bisa dikunjungi untuk jalan-jalan adalah Vietnam. Waktu tempuh Vietnam dari Indonesia, khususnya Jakarta, adalah 3 jam. Hal ini tentu membuat ongkos pesawat lebih murah dan nggak butuh waktu terlalu lama untuk jalan-jalan ke Vietnam. Meskipun cenderung dekat dengan Indonesia, tapi budaya Vietnam ini jauh berbeda dengan Indonesia. Ada lagi alasan-alasan penting lain mengapa jalan-jalan ke Vietnam sangat direkomendasikan yang Hipwee Travel jelasin di artikel ini, seperti…

1. Mata uang Dong Vietnam nilainya 0,61 Rupiah Indonesia. Kamu akan berasa jadi orang kaya kalo jalan-jalan di Vietnam.

Berasa kaya dadakan kalo travelling ke Vietnam via www.his-travel.co.id

Advertisement

Kalau kamu jalan-jalan ke Vietnam, kamu sebaiknya bawa mata uang Dolar US untuk kemudian ditukar menjadi Vietnam Dong. Usahakan uang USD yang kamu punya mulus supaya nilai tukarnya tinggi ya. Ketika sampai di Vietnam, cari money changer dan tukar USD kamu ke Vietnam Dong. Selembar USD bisa jadi segepok VND. Kamu berasa kaya mendadak. Nilai mata uang rupiah pun lebih tinggi dibanding nilai mata uang Dong Vietnam. Semua berasa sangat murah saat di Vietnam.

2. Kamu akan selalu merasa selow ketika jalan-jalan di Vietnam. Kecepatan kendaraan aja cuma 40 km/jam, baik di jalan raya maupun di jalan tol.

Kecepatan paling cepat kendaraan di Vietnam 40 km/jam. Selow abis via www.dinilint.com

Vietnam ini punya atmosfer yang sangat santai dan selow. Penduduk Vietnam punya kebiasaan untuk duduk-duduk di depan rumah dengan bangku pendek sambil berbincang satu sama lain. Rasanya waktu sangat santai. Bahkan kecepatan kendaraan di jalan raya maksimal cuma 40 km/jam.

3. Vietnam, terutama Ho Chi Minh City punya populasi motor paling banyak sedunia. Rasain sensasi nyebrang jalan sambil tutup mata.

Motor dan es kopi yang Vietnam banget via www.dinilint.com

Rata-rata penduduk Vietnam punya motor dan memang motor jadi alat transportasi andalan bagi masyarakat Vietnam. Saking banyaknya, jalanan pun tertutup dengan motor. Lalu lintas di Vietnam, terutama di Ho Chi Minh City yang padat motor juga terbilang semrawut. Biasanya traveller kesulitan menyebrang jalan. Tips yang Hipwee Travel lakukan saat nyebrang jalan adalah dengan tutup mata dan jalan aja. Cara ini adalah cara paling jitu dan bikin Hipwee Travel selamat sampai di seberang jalan. Haha.

4. Cobain keliling Vietnam naik sleeper bus. Di dalam bus cuma ada tempat tidur bertingkat dan nggak ada kursi sama sekali.

Naik sleeper bus via www.dinilint.com

Advertisement

Kalo kamu travelling ke Vietnam, khususnya ke HCMC, sebaiknya kalian cobain rute HCMC – Dalat – Muine – HCMC. Sistem transportasi di Vietnam bagus dan aman. Bahkan ada peraturan yang mengharuskan sopir bus di Vietnam untuk istirahat setelah 2 jam menyetir. Jadi udah pasti stamina sopir-sopir di Vietnam bagus banget.

Sempatin juga untuk ngerasain serunya naik sleeper bus. Sleeper bus ini cuma terdiri dari ranjang tingkat dan nggak ada kursinya sama sekali, kecuali kursi untuk sopir. Begitu naik ke bus, kamu wajib lepas sepatu dan menaruh sepatumu dalam plastik yang sudah disediakan. Sensasinya beda dibanding naik bus dengan kursi seperti yang biasa kita temui di Indonesia.

5. Jelajahi kota pusat bisnis Vietnam, Ho Chi Minh City. Ada banyak bangunan bergaya Eropa dengan arsitektur megah dan berbagai aktivitas pilihan.

Ho Chi Minh City yang punya banyak bangunan bergaya Eropa via worldtravelfamily.com

Kalo kamu baru pertama kali ke Vietnam, ada baiknya kamu jalan-jalan di HCMC. Kota ini adalah pusat bisnisnya Vietnam. HCMC sendiri terbagi dalam beberapa distrik. Distrik yang biasa dijelajahi traveller adalah distrik 1. Di distrik 1 ini juga terdapat hostel dan hotel.

Kamu juga cukup jalan kaki untuk jalan-jalan ke bangunan-bangunan iconic di HCMC seperti Reunification Palace, Municipal Theatre, City Post Office, Notre-Dame Cathedral, dan banyak bangunan bergaya Eropa yang megah lainnya. Ada juga pasar seni yang menjual berbagai souvenir khas Vietnam.

Kamu juga akan menemukan berbagai aktivitas menarik seperti mengunjungi Cu Chi Tunnel, mengintip kekejaman perang di museum, atau yang santai-santai aja seperti nonton Water Puppet Show. Jangan lupa untuk makan pho di pinggir jalan dan jajan es kopi yang enak banget di jalanan HCMC.

6. Main ke city of flower, Dalat. Kota ini romantis abis dan cocok untuk pasangan yang lagi honeymoon.

Kota Dalat dilihat dari Valley of Love via www.dinilint.com

Kamu butuh waktu seharian dari HCMC untuk menuju Dalat. Tapi perjalanan panjang ini sangat worth it dengan pengalaman jalan-jalan di Dalat. Dalat disebut sebagai city of flower, karena memang di mana-mana ada banyak bunga-bunga cantik yang tumbuh di seantero kota. Udara di Dalat juga cenderung sejuk.

Naik roller coaster hidrolik yang rem-nya dikendalikan sepenuhnya oleh penumpang via www.dinilint.com

Di Dalat kamu bisa sewa mobil seharian. Kalau sewa mobil kamu akan dapat mobil besar khas Eropa dengan sopir yang sangat menguasai rute Dalat. Dalam satu hari kamu bisa diantar mengunjungi istana raja dan berfoto ala putri raja, ke bukit cinta, hingga menjajal roller coaster hidrolik yang rem-nya dikendalikan sepenuhnya oleh penumpang demi menuju air terjun.

7. Berpetualan di Muine. Kota pinggir pantai cantik yang punya padang pasir berwarna putih dan kuning.

Kapal nelayan khas Vietnam via www.dinilint.com

Setelah puas jalan-jalan di Dalat, kamu bisa lanjut menjelajahi Muine. Udara di Muine ini cenderung panas karena kotanya berada persis di pinggir pantai. Kamu bisa melihat cara unik nelayan-nelayan Vietnam memancing ikan menggunakan kapal bulat khas Vietnam yang cuma ada di Vietnam.

Fairy Stream yang punya pemandangan mirip negeri dongeng via www.dinilint.com

Muine juga punya padang pasir yang dinamai Red Sand Dunes dan Yellow Sand Dunes, sesuai dengan warnanya. Kalo ke sana paling asik pas sunrise. Aktivitas paling seru tentu aja main serosotan di bukit-bukit pasir. Ada juga Fairy Stream, sungai yang terbentuk dari pasir yang pemandangannya mirip negeri dongeng.

Travelling ke Vietnam menambah wawasan dan pengalaman baru. Orang Vietnam juga ramah-ramah dan sangat membantu. Emang cuma dikit yang bisa Bahasa Inggris, tapi mereka paham bahasa tubuh yang universal. Hati-hati dengan orang yang terlalu ramah, yang ujung-ujungnya cuma mau minta uang dengan jumlah banyak karena mereka merasa traveller pasti punya banyak uang. Intinya sih tetep waspada dan nikmati aja apa yang ada di depan mata.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya