Event budaya Dieng Culture Festival 2018 akan digelar pada bulan Agustus nanti. Kurang dari sebulan lagi hajatan budaya paling romantis di Indonesia akan menyapa kita semua. Apakah kamu akan datang ke Dieng untuk menyaksikannya?

Event tahunan ini selalu ditunggu-tunggu karena ada berbagai acara seru dalam Dieng Culture Festival. Mulai dari Jazz Atas Awan, parade budaya, pelepasan lampion, ritual cukur rambut gimbal dan lain-lain. Maka tak heran, tiap tahunnya selalu ada ribuan pengunjung yang datang ke sana.

Advertisement

Buat kamu yang tahun ini ikut Dieng Culture Festival, kamu harus perhatikan beberapa hal ini. Yuk simak!

1. Pastikan kamu sudah punya tiket masuk ke Dieng Culture Festival. Lebih-lebih kalau kamu datang sendiri ke sana

dieng culture festival via www.sociotraveler.com

Untuk masuk ke venue utama Dieng Culture Festival, kamu harus punya tiket DCF. Kalau kamu datang bersama rombongan travel, kamu pasti sudah dibelikan tiketnya. Akan tetapi bila kamu datang sendiri, kamu harus udah punya tiket sejak jauh-jauh hari. Biasanya sih udah habis di waktu-waktu seperti ini. Jangan sampai kamu dengan entengnya datang ke sana dan langsung ke venue tanpa tiket. Ya pasti dilarang masuk. Hehe.

2. Perhatikan suhu Dieng beberapa hari ke depan karena embun upas sudah turun di sana. Pakaian hangat wajib kamu siapkan

embun es via www.tribunnews.com

Jika kamu merasakan suhu dingin beberapa hari terakhir, di Dieng justru lebih ekstrem. Di sana sudah muncul embun upas (es) yang melanda lahan pertanian dan ladang penduduk. Dinginnya Dieng sudah mencapai 2 derajat di pagi hari. Jika kondisi seperti ini berlanjut, bisa dipastikan suhu minus akan datang pada Agustus nanti saat digelar Dieng Culture Festival. Untuk itu perlengkapan kamu harus lengkap, mulai dari jaket tebal, kaos tangan, kaos kaki, kupluk, bisa ditambah sarung. Hehehe. Jangan sampai kamu malah kedinginan dan males ikutan DCF.

3. Pastikan kamu sudah punya kendaraan di sana. Sebisa mungkin datanglah lebih awal karena bakal macet parah

Dieng rasa Jakarta~ via media.radarbanyumas.co.id

Advertisement

Kendaraan ini jadi penting mengingat kemacetan di Dieng pasti sangat parah. Kalau kamu sudah bareng travel sih nggak masalah ya. Meskipun jelas bakal bermacet-macet ria sewaktu pulang. Jika kamu berangkat sendirian, siapkan kendaraan pribadi untuk ke sana mengingat transportasi umum nggak terlalu bisa diandalkan di kondisi seperti itu. Apalagi, jalan raya di Dieng akan diterapkan satu arah sewaktu DCF. Untuk itu penting kiranya kendaraan pribadi.

4. Nggak perlu naik ke Bukit Sikunir kalau sedang event Dieng Culture Festival. Sikunir rame kaya pasar dan susah lewat ke sana

sunrise sikunir via halodieng.com

Tahanlah hasratmu untuk berwisata ke Puncak Sikunir saat ada event DCF. Lho kenapa memangnya? Ya karena semua orang berpikir untuk ke Sikunir saat DCF. Otomatis semua ingin mendaki Sikunir. Kalau sudah begitu, kemacetan Dieng berpindah ke Sikunir. Sudah jalannya kecil, macet lagi. Di atas gunung juga rame kaya pasar. Mending kamu mendaki bukit yang lainnya.

5. Kamu harus sudah punya penginapan jauh-jauh hari ya. Berbaurlah dengan masyarakat lokal sekitar penginapan kamu

dieng culture festival via www.instagram.com

Homestay di Dieng adalah rumah penduduk yang diatur sedemikian rupa sehingga nyaman ditinggali oleh tamu. Kalau kamu datang ke sana dan belum punya homestay bakal kesiksa banget sih sama dinginnya Dieng. Lagipula susah nyari penginapan di hari H. Kalaupun ada, lokasinya jauh dan harganya mahal. Bisa sih pake tenda, tapi siap-siap aja di tendamu ada es batunya besok pagi. Hehehe.

Jadi, kamu ikutan nggak DCF tahun ini? Masa sih nggak ikutan lagi? Heheheā€¦

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya